Showing posts with label Kelas 11 Bab 2 Bahasa Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Kelas 11 Bab 2 Bahasa Indonesia. Show all posts

Thursday, August 8, 2019

Daftarlah Topik yang Berkaitan Dengan Kegiatan Belajar di Sekolahmu

Soal dan jawaban Tugas  Bab 2 halaman 72 Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 Kelas 11. Peserta didik diminta untuk membuat daftar topik yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing.

Agar lebih jelas, silakan perhatikan soal dan jawabannya di bawah ini !



Soal

Tugas !
Lakukan kegiatan berikut !
1. a. Daftarlah topik yang berkaitan dengan kegiatan belajar di sekolahmu !
b. Susunlah topik-topik secara runtut ke dalam struktru eksplanasi: identifikasi fenomena, proses kejadian, dan ulasan
c. Kembangkan kerangka itu menjadi sebuah karangan eksplanasi dengan memperhatikan kaidah-kaidah kebahasaan yang benar !

Jawab:

1. Topik yang berkaitan dengan kegiatan belajar di sekolah saya

a. Pada tanggal 21 April, SMA merayakan hari kartini
b. Setiap peserta didik diwajibkan mengenakan pakaian adat
c. Bagi peserta didik putra mengenakan beskap
d. Peserta didik putri mengenakan kebaya
d. Ada perlombaan Kartono dan Kartini
e. Penilaian berdasarkan keluwesan, penampilan dan tata busana


Pada tanggal 21 April 2020, SMA Negeri 1 Kartanegara menyelenggarakan peringatan hari Kartini. Oleh sebab itu, seluruh peserta didik diwajibkan untuk turut meramaikan kegiatan tersebut. Setiap peserta didik diwajibkan mengenakan pakaian adat jawa. Bagi peserta didik putra mengenakan beskap. Sementara peserta didik putri mengenakan kebaya. Mereka diwajibkan mengenakan adat jawa untuk meniru gaya pakain R.A. Kartini yang pada saat itu mengenakan pakaian adat jawa. Agar lebih seru, pada hari itu diselenggarakan perlombaan Kartono dan Kartini. Yakni perlombaan untuk memilih peserta yang memiliki gaya busana dan penampilan terbaik.

Susunlah Kalimat-Kalimat di Bawah ini Sehingga Menjadi Teks-Teks yang Utuh dan Padu

Soal dan jawaban dari pertanyaan nomor 2 tugas halaman 69 Bahasa Indonesia kurikulum 2013 Kelas 11 Bab 2. Peserta didik diminta untuk mengurutkan teks yang masih belum padu.

Agar lebih jelas, silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini !



Soal

2. Susunlah kalimat-kalimat di bawah ini sehingga menjadi teks-teks yang utuh dan padu

1. a. Kayu Ramin diimpor oleh pedagang-pedangan Singapura dari Kalimantan Barat.
b. Di sana diolah menjadi perabot rumah tangga
c. Tentu saja harga sudah 7 atau 8 kali lipat harga di Kalimantan Barat.
d. Kemudian dikirim ke Jakarta, dan dikenal sebagai kayu Jati Singapura.

2. a. Bahkan kalau goyangan atau goncangannya besar, bumi seakan-akan mau runtuh.
b. Ketika itu, seolah-olah bumi ini bergerak-gerak, bukan?
c. Gempa bumi sering diartikan sebagai getaran atau goncangan yang terjadi pada permukaan bumi.
d. Ketika terjadi gempa bumi, memang kita akan merasakan bumi yang kita diami ini bergetar atau bergoyang-goyang.


Jawab:

1. a, b, d,c

Kayu Ramin diimpor oleh pedagang-pedangan Singapura dari Kalimantan Barat. Di sana diolah menjadi perabot rumah tangga. Kemudian dikirim ke Jakarta, dan dikenal sebagai kayu Jati Singapura. Tentu saja harga sudah 7 atau 8 kali lipat harga di Kalimantan Barat.

2. c, b,d,a

Gempa bumi sering diartikan sebagai getaran atau goncangan yang terjadi pada permukaan bumi.  Ketika itu, seolah-olah bumi ini bergerak-gerak, bukan?Ketika terjadi gempa bumi, memang kita akan merasakan bumi yang kita diami ini bergetar atau bergoyang-goyang. Bahkan kalau goyangan atau goncangannya besar, bumi seakan-akan mau runtuh.

Menurutmu Ketiga Cuplikan teks tersebut Dikembangkan Dengan Pola Apa ?

Soal dan jawaban dari Tugas 1 Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 Kelas 11 Bab 2 halaman 68. Peserta didik diminta untuk menentukan pola pengembangan dari teks yang ada.

Agar lebih jelas, silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini !

Soal



Tugas 1

1. Cermatilah ketiga cuplikan teks di bawah ini !

a. Dua puluh tahun lalu,ponsel hanyalah telepon tanpa kabel.Namun demikian, teknologi berkembang cepat. Kerja sama operator dengan produsen ponsel serta aliansi perusahaan di bidang teknologi, membuat ponsel tidak cuma untuk berbicara lisan. Dua tahun terakhir, kemampuan ponsel melakukan komunikasi data bertambah banyak. Ponsel generasi kedua ini, tidak hanya bisa mengirim dan menerima pesan teks SMS (short message service), E-maildownload nada dering,atau games juga dapat terselenggara dengan baik.

b. Penampung limbah pabrik marmer PT CIM yang terletak di puncak Gunung Kapur Desa Citatah Kabupaten Bandung jebol. Akibatnya, 21 rumah di sekitarnya hancur dan rusak berat diterjang longsoran limbah padat pabrik. Tidak ada korban tewas dalam musibah itu, tetapi sedikitnya tujuh orang dibawa ke rumah sakit Cibabat.

c.Anarkisme massa pada umumnya terjadi akibat sikap kritis mereka yang tidak mendapat tanggapan secara wajar. Massa kemudian frustrasi dan marah. Mereka merasa aspirasinya dilecehkan, tidak dihargai. Dalam kondisi itulah, sikap rasional bisa melemah. Emosilah yang kemudian lebih berperan. Apalagi dalam kerumunan massa, emosi mudah menjalar dan tidak terkendali. Terjadilah akhirnya aksi perusakan yang sesungguhnya cara tersebut bertentangan dengan sikap kritis itu sendiri.

Menurutmu, ketiga cuplikan teks tersebut dikembangkan dengan pola apa ? Diskusikan pola topik dari setia teks

Jawab:

a. Topik : Perkembangan teknologi ponsel
Pola Pengembangan: Sebab akibat

b. Topik:  Hancurnya 21 rumah di sekitar PT CIM diterjang longsoran limbah padat pabrik.
Pola pengembangan: Proses

c. Topik: Anarkisme Massa
Pola Pengembangan: Sebab Akibat.

Wednesday, August 7, 2019

Perhatikanlah kembali Teks Eksplanasi yang Telah Kamu baca Secara Berkelompok

Soal dan jawaban dari tugas nomor 2 halaman 66 Pelajaran Bahasa Indonesia kurikulum 2013 Kelas 11 Bab 2. Peserta didik diminta menulis telaah terhadap kaidah kebahasaan dalam teks eksplanasi.

Agar lebih jelas, silakan perhatikan soal dan jawabannya di bawah ini !



Soal

2. Perhatikanlah kembali teks Eksplanasi yang kamu baca. Secara berkelompok, lakukanlah penelaaahan terhadap kaidah kebahasaan yang terdapat di dalam teks tersebut. Kemudian, laporkanlah hasil diskusi kelompokmu di depan kelas untuk mendapatkan tanggapan dari kelompok lain !


Jawab

Judul Teks: Demonstrasi Massa
Penulis: Kosasih
Sumber:

1. Kaidah Kebahasaan: Konjungsi kausalitas
Kutipan Teks:
- Lantas ia mencontohkan rakyat Malaysia dan Brunei yang adem ayem, lantaran kesejahteraan mereka terpenuhi maka demonstrasi di negara-negara itu jarang terjadi.
- Karena merasa dibiarkan, hak-haknya diingkari, bahkan dinistakan, kemudian mereka berusaha untuk menunjukkan jati dirinya dengan berdemonstrasi.
- Demonstrasi yang mereka lakukan sudah tidak didorong oleh kindisi perut yang lapar karena mereka pada umumnya dalam kondisi yang sangat makmur.
- Akan tetapi, fenomena tersebut lebih disebabkan oleh kemampuan berpikir kritis dari warga masyarakat

2. Kaidah Kebahasaan: Konjungsi kronologis.
Kutipan teks:
- Justru yang terjadi kemudian hampir seluruh warganya menunduk khidmat, mengantar jenazah pimpinannya ke luang lahat.
- Mereka kemudian melakukan protes dan menyampaikan sejumlah tuntutan.

3. Kaidah kebahasaan: Keterangan waktu
Kutipan teks:
- Akhir-akhir ini demonstrasi kerap terjadi hampir setiap waktu dan terjadi di berbagai tempat.
- Demonstrasi massa pada awal-awal reformasi di negeri ini pada tahun 1997-1998, bukan dilakukan oleh rakyat miskin ataupun orang-orang lapar.

Tugas Kerjakanlah Secara Berkelompok Untuk Berlatih Tulislah Masing-Masing Lima Contoh

Soal dan Jawaban dari Tugas dalam buku Bahasa Indonesia Kelas 11 Bab 2 Kurikulum 2013 halaman 65. Peserta didik diminta untuk menulis contoh kalimat yang menggunakan konjungsi kausalitas, kronologi, dan yang berketerangan waktu.

Agar lebih jelas, silakan perhatikan soal dan jawabannya di bawah ini!



Soal

Tugas
1. Kerjakanlah secara berkelompok. Untuk berlatih, tulislah masing-masing lima contoh kalimat yang menggunakan konjungsi kausalitas, kronologi dan yang berketerangan waktu. Kamu bisa mengerjakan tugas ini pada buku kerjamu !

Jawab:

a. Kaidah Kebahasaan: konjungsi kausalitas
Contoh penggunaan:
1. Hari ini Eko tidak masuk sekolah karena sakit.
2. Prabowo tidak mendapat hadiah dari Ayah sebab gagal menjadi juara kelas.
3. Joko berhasil meraih juara Tenis Meja tingkat Kabupaten sehingga mendapat hadiah satu buah sepeda..
4. Hawa pada malam hari sangat dingin, oleh sebab itu Didit selalu memakai baju hangat.
5. Sutarko terpaksa mengungsi karena rumahnya terkena banjir.

b. Kaidah Kebahasaan: konjungsi kronologis
Contoh penggunaaan:
1. Setelah meletakkan kacamata di meja, Galih bergegas ke tempat tidur.
2. Seperti biasa, Arina berjalan kaki menuju perempatan kemudian naik ojek langganan.
3. Pada akhirnya Intan berhasil menjadi juara kelas
4. Tiba di rumah, Jodi menghentikan laju sepeda motornya, lalu turun dengan perlahan-lahan.
5. Setelah bekerja keras seharian, akhirnya Budiman tertidur di kursi tamu.

c. Kaidah kebahasaan: keterangan waktu
Contoh penggunaan:
1. Pada bulan pertama tahun ini, Indah berhasil memenuhi target penjualan.
2. Pada pukul 20.00 acara pembukaan lomba Voli segera dimulai.
3. Selama berada di rumah Paman, Saskia rajin bangun pagi.
4. Pagi ini, Rudi akan mulai berjualan sayur di pasar.
5. Malam tadi, nenek tiba di rumah Alma dengan diantar Om Billy.

Tugas Bacalah Kembali Teks yang Berjudul Demonstrasi Massa di Atas

Soal dan Jawaban dari Tugas dalam buku Bahasa Indonesia Kelas 11 Bab 2 Kurikulum 2013 halaman 63. Peserta didik diminta untuk menentukan bagian bagian dari struktur teks Demonstrasi massa.

Agar lebih jelas, sila perhatikan soal dan jawaban tugas tersebut di bawah ini



Soal:

Tugas !
Bacalah kembali teks yang berjudul Demonstrasi Massa di atas. Secara berkelompok, tentukanlah bagian-bagian dari struktur teks tersebut. Kemudian, simpulkan pula struktur teks tersebut berdasarkan kelengkapannya !

Jawab:

a. Identifikasi Fenomenas (Bagian-bagian teks)
Penunjukan isi: 

Akhir-akhir ini demonstrasi kerap terjadi hampir setiap waktu dan terjadi di berbagai tempat. Bahkan, demonstrasi sudah menjadi fenomena yang lumrah di tengah-tengah masyarakat kita. Menanggapi fenomena tersebut, seorang kepala daerah menyatakan bahwa penyebab demonstrasi dan anarkisme tidak lain adalah faktor laparnya masyarakat. Lantas ia mencontohkan rakyat Malaysia dan Brunei yang adem ayem, lantaran kesejahteraan mereka terpenuhi maka demonstrasi di negara-negara itu jarang terjadi

Tentu saja komentar tersebut menyulut reaksi para mahasiswa. Mereka memprotes dan meminta sang bupati mencabut kembali pernyataannya. Para mahasiswa tidak terima dan tidak merasa memililci motif serendah itu. Mereka berpendirian bahwa demonstrasi yang biasa mereka lakukan murni untuk memperjuangkan kebenaran dan melawan kemungkaran yang terjadi di hadapannya.

b. Proses kejadian
Penunjukan isi: 

Persoalannya kemudian, pendapat manakah yang benar; sang bupati atau pihak mahasiswa ataupun komponen-komponen masyarakat lainnya? Barangkali logika sang bupati dikaitkan dengan kebiasaan bayi atau anak kecil yang memang begitu adanya. Kalau seorang bayi merasa lapar, is akan ngamuk: menangis dan meronta-ronta. Namun, apabila logika sang bupati dibawa pada konteks yang lebih luas, jelaslah tidak relevan, misalnya membandingkan dengan kondisi rakyat di Malaysia ataupun Brunei yang adem-ayem, tidak seperti halnya rakyat Indonesia yang gampangan.

Demonstrasi massa tidak selalu disebabkan oleh urusan perut, bahkan banyak peristiwa yang sama sekali tidak didasari oleh motif itu. Dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia, Abraham Maslow membaginya ke dalam beberapa tingkatan. Kebutuhan yang paling mendasar adalah makan dan minum. Sementara itu, yang paling puncak adalah kebutuhan akan aktualisasi diri.

Namun demikian, pada umumnya demonstrasi massa justru lebih didasari oleh kebutuhan tingkatan akhir itu. Masyarakat berdemonstrasi karena membutuhkan pengakuan dari pemerintah ataupun pihak-pihak lain agar hak-hak dan eksistensi mereka diakui. Karena merasa dibiarkan, hak-haknya diingkari, bahkan dinistakan, kemudian mereka berusaha

Banyak fakta dapat membuktikannya. Demonstrasi massa pada awal-awal reformasi di negeri ini pada tahun 1997-1998, bukan dilakukan oleh rakyat miskin ataupun orang-orang lapar. Justru hal itu dilakukan oleh warga dari kalangan menengah ke atas, dalam hal ini adalah mahasiswa dan golongan intelektual. Belum lagi kalau merujuk pada kasus-kasus yang terjadi di luar negeri. Dalam beragam skala (besar atau kecil), demonstrasi bukan hal aneh lagi bagi negara-negara Eropa. Demonstrasi yang mereka lakukan sudah tentu tidak didorong oleh kondisi perut yang lapar karena mereka pada umumnya dalam kondisi yang sangat makmur.

Perbandingan yang cukup kontras dengan melihat peristiwa terbaru di Korea Utara. Kondisi sosial ekonomi warga negaranya sangat jauh terbelakang. Kemiskinan menjadi pemandangan umum hampir melanda di seluruh pelosok negeri. Akan tetapi, ketika Kim Jong-II, pimpinannya itu meninggal, tak ada upaya penggulingan kekuasaan ataupun demonstrasi untuk menuntut perubahan politik di negerinya. Padahal peluang untuk itu lebih terbuka. Justru yang terjadi kemudian hampir seluruh warganya menunduk hidmat, mengantar jenazah pimpinannya ke hang lahat.

Demikian pula jika kita melihat kembali kondisi masyarakat di negara tersebut. Kemiskinan sangat akrab di pinggiran kota dan di sudut-sudut desa di berbagai pelosok. Akan tetapi, mereka jarang melakukan demonstrasi: hanya satu-dua peristiwa. Justru yang jauh lebih getol melakukan hal itu adalah warga yang tinggal pusat-pusat kota, yang secara umum mereka lebih makmur.

c. Ulasan/ review
Penunjukan isi:

Dengan fakta semacam itu, nyatalah bahwa kemiskinan bukanlah penyebab utama untuk terjadinya gelombang demonstrasi. Akan tetapi, fenomena tersebut lebih disebabkan oleh kemampuan berpikir kritis dari warga masyarakat. Mereka tahu akan hak-haknya, mengerti pula bahwa di sekitarnya telah terjadi pelanggaran dan kesewenang-wenangan. Mereka kemudian melakukan protes dan menyampaikan sejumlah tuntutan. Apabila faktor-faktor itu tidak ada di dalam diri mereka, apa pun yang terjadi di sekitarnya, mereka akan seperti kerbau dicocok hidung: manggut¬manggut dan berkata "ya" pada apa pun tindakan dari pimpinannya ineskipun menyimpang, dan bahkan menzalimi mereka sendiri.

Simpulan

Berdasarkan telaah yang telah kita lakukan bersama, bacaan berjudul Demonstrasi Massa di atas memang termasuk teks eksplanasi. Kita bisa membaca bersama syarat-syarat terbentuknya teks eksplanasi sudah terpenuhi pada teks di atas.

Monday, July 29, 2019

Manakah Komentar yang Sesuai yang Langsung Berkaitan dengan Teks Berjudul “Gempa Aceh” Di Bawah Ini!

Soal dan jawaban dari tugas Bahasa Indonesia Kelas 11 SMA/SMK/MA/MAK kurikulum 2013 halaman 61. Peserta didik diminta untuk mengerjakan soal tentang benarkah komentar dalam soal tersebut berkaitan langsung dengan teks.

Agar lebih jelas, silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini !



Soal

Manakah komentar yang sesuai yang langsung berkaitan dengan teks berjudul “Gempa Aceh” di bawah ini!

1. Pemerintah seharusnya segera mengatasi keterlambatan bantuan itu, misalnya dengan mengerahkan helikopter agar bantuan itu bisa segera sampai kepada para warga.
2. Di Aceh, ketika bencana tsunami itu melanda waga di sana, bantuan datang terlambat sehingga para korban kian bertambah.

3. Bencana alam semacam gempa memang sering disertai dengan kerusakan prasarana jalan sehingga bantuan yang diberikan pun menjadi susah masuk. Oleh karena itu, kita harus memaklumi keterlambatan bantuan itu.

4. Datangnya bantuan tidak sekadar berharap kepada pemerintah. Masyarakat di sekitarnya pun yang tidak terkena bencana harusnya cepat tanggap. Begitu pun dengan warga lainnya di seluruh Indonesia, harus memberikan bantuan agar penderitaan mereka dapat cepat berakhir.

5. Sekarang musibah terjadi di mana-mana, tidak kenal waktu dan tempat. Keadaan
demikian harus kita antisipasi sejak dini agar tidak memakan korban yang begitu
banyak.


Jawab: 

1. Sesuai
2. Tidak sesuai
3. Tidak sesuai
4. Sesuai
5. Sesuai