Friday, November 15, 2019

Tabel 4.3 Makna Desentralisasi dan Otonomi Daerah di Indonesia

Soal dan jawaban dari tugas Mandiri 4.2 dalam buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas 10 SMA/ SMK/ MA/ MAK bab 4 halaman 111 - 112 kurikulum 2013 terbitan kemendikbud.



Saya yakin, kalian bisa mengerjakan soal dengan mudah. Akan tetapi, jika kalian ingin mendapatkan referensi, sila perhatikan soal dan jawaban di bawah ini !

Soal

Tugas Mandiri 4.2
Diskusikan tentang manka desentralisasi dan penerapan otonomi daerah di Indonesia. Tuliskan pengertian, landasan hukum, kelebihan dan kekurangan desentralisasi.

Tabel.4. 3. Makna Desentraslisasi dan otonomi daerah di Indonesia.

1. Manka Desentralisasi
2. Makna otonomi daerah
3. Landasan hukum pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia
4. Kelebihan desentralisasi
5. Kekurangan desentralisasi

Jawab:
1. Desentralisasi adalah penyerahan wewenang pemerintahan Oleh pemerintah kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dalam sistem NKRI.

2. Otonomi daerah adalah hak, kewenangan, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintah dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan ( UU no. 32 tahun 2004 ).

3. -UU RI No.32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
-UU RI No.33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah
-UUD 1945 pasal 18 tentang Pemerintahan Daerah
-Tap MPR no XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah
-Tap MPR no IV/MPR/2000 tentang rekomendasi kebijakan dalam pelaksanaan otonomi

4. a. Dapat melahirkan sosok manusia yang memiliki kebebasan berpikir,
    b. Mampu memecahkan masalah secara mandiri, bekerja dan hidup dalam kelompok kreatif penuh inisiatif dan empati,
    c.  Memiliki keterampilan interpersonal yang memadai
    d.  Mendorong terjadinya partisipasi dari bawah secara lebih luas.
    e.  Mengakomodasi terwujudnya prinsip demokrasi.

5. a. Wewenang itu hanya menguntungkan pihak tertentu atau golongan serta dipergunakan untuk mengeruk keuntungan para oknum atau pribadi.
    b.  Sulit dikontrol oleh pemerintah pusat.
    c.   Masa transisi dari sistem sentralisasi ke desintralisasi memungkinkan terjadinya perubahan secara gradual dan tidak memadai serta jadwal pelaksanaan yang tergesa-gesa.
d.  Kurang jelasnya pembatasan rinci kewenangan antara pemerintah pusat, propinsi dan daerah.
e.  Kemampuan keuangan daerah yang terbatas.

Tugas Mandiri 4.1 Untuk Lebih Memahami Penguasaan tentang Makna Otonomi Daerah

Soal dan jawaban dari tugas mandiri dalam buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas 10 SMA/ SMK/ MA/ MAK bab 4 halaman 107 kurikulum 2013 terbitan kemendikbud. Peserta didik diminta mengerjakan soal yang masih berkaitan dengan otonomi daerah.

Agar lebih jelas, sila perhatikan soal dan jawaban di bawah ini !



Soal

Tugas Mandiri 4.1
Untuk lebih memahami penguasaan tentang makna otonomi daerah, jawab pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam tabel 4.2

Tabel 4.2 Makna Otonomi Daerah di Indonesia

1. Bagaimana pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia saat ini
2. Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk menggerakkan partisipasi msyarakat dalam pelaksanaan otonomi daerah?
3. Apa yang akan terjadi jika masyarakat tidak ikut serta dalam pelaksanaan otonomi daerah?
4. Mengapa pelaksanaan otonomi daerah oleh oknum pejabat daerah sering disalahgunakan?
5. Mengapa saat ini banyak kepala daerah yang tersangkut dalam kasus korupsi di daerahnya? Apa penyebabnya?


Jawab:

1. Meskipun belum sempurna, pelaksanaan otonomi daerah di daerah saya berlangsung dengan baik. Banyak kebijakan-kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat daerah.

2. Menggerakkan partisipasi masyarakat agar terlibat dalam pelaksanaan otonomi daerah harus menggunakan alat-alat yang tepat. Selain melalui informasi berjenjang dari Gubernur hingga Kepala Desa, kita juga bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menyosialisasikan program otonomi daerah.

3. Maju mundurnya daerah dipengaruhi oleh pemimpin dan rakyatnya. Apabila rakyat memilih pasif, otonomi daerah tidak akan berjalan dengan baik. Program program yang membutuhkan partisipasi masyarakat tidak akan terlaksana.

4. Pejabat daerah merasa sebagai raja di daerahnya sehingga terkadang sering menggunakan wewenangnya demi kekayaan sendiri atau keluarga mereka.

5.  Kepala daerah tersangkut korupsi disebabkan oleh tingginya biaya politik yang mereka keluarkan untuk menjadi bupati/ gubernur. Ketika mereka menjabat, mau tidak mau harus berupaya agar uang yang mereka keluarkan bisa kembali ke kantong mereka, dengan cara apapun, baik legal maupun ilegal.

Tabel 4.1 Pertanyaan Atas Artikel Permasalahan Sumberdaya dan Kemampuan Daerah

Soal dan jawaban dari tabel 4.1 dalam buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas 10 Bab 4 halaman 100 - 101 kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud. Peserta didik diminta mengerjakan soal tentang Otonomi Daerah.

Agar lebih jelas, sila perhatikan soal dan jawaban di bawah ini



Soal

Tabel 4.1
Pertanyaan atas Artikel permasalahan Sumberdaya dan Kemampuan Daerah dalam Penerapan Otonomi Daerah

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang kalian buat di atas, sekaligus, dalam rangka mendalami harmonisasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, silakan kalian dalami uraian materi berikut ini.

Jawab:

1.  Jika Otonomi daerah diterapkan, bagaimana kondisi perekonomian daerah yang tidak memiliki sumber daya alam atau aset yang besar?

2. Bagaimana cara mengatur peraturan atau hukum di daerah agar tidak berbenturan dengan peraturan dari pusat?

3. Apakah tidak ada ketakutan terhadap adanya bahaya disintegrasi terutama daerah dengan perekonomian kuat akan berusaha memisahkan diri ?

4. Bagaimana cara mengatasi perilaku korup pejabat di daerah sebagai akibat kebebasan mereka dalam mengatur daerahnya?

5. Apakah otonomi daerah benar-benar memberikan dampak positif sebuah daerah?

Wednesday, November 13, 2019

Tabel 4.3 Keberagaman Agama di Sekitar Peserta Didik dan Kesimpulannya

Soal dan jawaban dari aktivitas 4.3 dalam buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas 7 SMP/ MTs bab 4 halaman 92 - 93 kurikulum 2013 terbitan kemendikbud. Peserta didik diminta mengarjakan soal yang berupa pertanyaan yang harus dijawab dalam tabel.

Agar lebih jelas, sila perhatikan soal dan jawaban di bawah ini !



Soal

Aktivitas 4.3
1. Lakukan pengamatan keberagaman agama dan kepercayaan di sekitar kalian, seperti di sekolah, kelurahan/ desa/ kampung, atau kabupaten/ kota. Gunakan format pengamatan yang telah kalian siapkan.

2. Carilah informasi tentang agama dan kepercayaan tersebut dari berbagai sumber bacaan, pengamatan, wawancara dengan tokoh masyarakat/ adat. Uraian ciri-ciri agama dan kepercayaan tersebut, seperti nama kitab suci, tempat ibadah, hari besar keagamaan, upacara keagamaan dan sebagainya.
3. Buatlah keseimpulan tentang keberagaman agama masyarakat di sekitar kalian.
4. Sajikan laporan dalam pameran kelas atau di depan kelas
5. Gunakan tabel berikut untuk mencatat hasil pengamatan kalian.

Tabel 4.3 Keberagaman Agama di Sekitar Peserta Didik

Tabel silakan lihat dalam buku PPKn kelas 7 Halaman 92

Jawab

Tabel 4.3 Keberagaman Agama di Sekitar Peserta Didik

1. Agama: Islam
Nama Kitab Suci: Alquran
nama tempat ibadah: Masjid
Nama hari besar keagamaan: Idul Fitri, Idul Adha
Nama Upacara keagamaan: Salat

2. Agama: Kristen
Nama Kitab Suci: Injil
nama temapt ibadah: Gereja
Nama hari besar keagamaan: Natal, Paskah
Nama Upacara keagamaan: Perayaan Paskah, Ke Gereja tiap hari minggu.

3. Agama: Kristen

Nama kitab suci                    = Al-Kitab
Nama tempat ibadah            = Katedral, Gereja.
Nama hari raya keagamaan = Natal, Paskah, Pantekosta
Nama upacara keagamaan  = Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci


4. Agama: Hindu
Nama kitab suci                    = Weda
Nama tempat ibadah            = Pura
Nama hari raya keagamaan = Nyepi, Saraswati, Galungan, Kuningan, Pagerwesi, Saraswati
Nama upacara keagamaan  = Upacara Ngaben, Potong Gigi, Tingkeban, Sedekah Bumi

5. Agama: Budha

Nama kitab suci                    = Tripitaka
Nama tempat ibadah            = Vihara
Nama hari raya keagamaan = Waisak, Asadha, Kathina, Maghapuja, Ulambana
Nama upacara keagamaan  = Waisak

6. Agama: Konghucu

Nama kitab suci                    = Shishu Wujing
Nama tempat ibadah            = Klenteng/Litang
Nama hari raya keagamaan = Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh, Cheng Beng, Peh Cun.
Nama upacara keagamaan  = Cap Go meh, Cheng Beng, Membagikan Angpau

Aktivitas 4.2 Lakukan Pengamatan Keberagaman SUku Bangsa dan Budaya di Sekitar Kalian

Soal dan jawaban dari aktivitas 4.2 yang terdapat dalam buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) Kelas 7 SMP/ MTs bab 4 halaman 89-90. Peserta didik diminta mengerjakan/ mengisi tabel sesuai perintah.

Agar lebih jelas, sila perhatikan soal dan jawaban di bawah ini !



Soal

Aktivitas 4.2
1. Lakukan pengamatan keberagaman suku bangsa dan budaya di sekitar kalian, seperti di sekolah, kelurahan/desa/kampung atau kabupaten/ kota
2. Carilah informasi tentang suku bangsa tersebut dari berbagai sumber bacaan, pengamatan, dan wawancara dengan tokoh masyarakat/ adat. Uraikan ciri-ciri suku bangsa tersebut, seperti nama bahasa daerah, rumah adat, tarian daerah, nama pakaian daerah dan sebagainya. Buatlah kesimpulan tetnang keberagaman suku bangsa dan budaya masyarakat di sekitar kalian. Susun laporan hasil pengamatan dan telaah dalam bentuk displai atau yang lain. Sajikan laporan dalam pameran kelas atau di depan kelas. Gunakan tabel berikut untuk mencatat hasil pengamatan dan telaah kalian.

Tabel.4.2 Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya di Sekitar Peserta Didik

Tabel silakan lihat pada buku PPKn kalian masing-masing


Jawab :

1. Suku Bangsa: Jawa
Nama bahasa daerah; Jawa
Nama rumah adat: Limasan, Joglo
Nama Tarian Daerah: Tari Gambyong,
Nama Pakaian Daerah: Beskap (Pria), Kebaya (Wanita)

2. Suku Bangsa: Sunda
Nama bahasa daerah: Bahasa Sunda
Nama Rumah adat: Capit Gunting
Nama tarian daerah: Tari Jaipong
Nama pakaian daerah: Baju pangsi dan kebaya

3. Suku bangsa: Lampung
nama bahasa daerah: Bahasa lampung
Nama rumah adat: Nuwow sesat
nama tarian daerah: Tari melinting
Nama pakaian daerah: Kalung papan jajar

4. Suku bangsa: Batak
nama bahasa daerah: batak
nama rumah adat: Rumah bolon
nama tarian daerah: Tari tor-tor
Nama pakaian daerah: Ulos

5. Suku bangsa: Aceh
nama bahasa daerah: Bahasa tamiang, bahasa SIngkil
Nama rumah adat: Rumah krong Bade
Nama tarian daerah: Tari Saman
nama pakaian daerah: Baju Kurung.


Tabel 4.1 Faktor Penyebab Keberagaman Masyarakat Sekitar

Soal dan jawaban dari aktivitas 4.1 dalam buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPkn ) Kelas 7 SMP/ MTs Bab 4 halaman 86 kurikulum 2013 terbitan kemendikbud. Peserta didik diminta mengerjakan/ mengisi tabel sesuai dengan pertanyaan.

Agar lebih jelas, sila perhatikan soal dan jawaban di bawah ini




Soal

Aktivitas 4.1
Setelah kalian mempelajarai faktor penyebab keberagaman masyarakat Indonesia, coba kalian amati keberagaman masyarakat sekitar kalian. Jelaskan hubungan faktor penyebab keberagaman yang dipelajari dengan keberagaman masyarakt sekitar kalian. Apa yang menyebabkan keberagaman masyaarakat tersebut. Tuliskan hasil pengamatan dan telaah kalian dalam tabel berikut.

Tabel silakan lihat dalam buku PKn kalian halaman 86.


Jawab

Tabel 4.1. Faktor Penyebab Keberagaman Masyarakat Sekitar

1. Faktor Penyebab: Perbedaan Suku
Keberagaman yang terjadi: Terjadilah  keberagaman bahasa

2. Faktor Penyebab: perbedaan Suku
keberagaman yang terjadi: terjadilah keberagaman adat istiadat

3. Faktor penyebab: perbedaan wilayah
Keberagaman yang terjadi: terjadilah keberagaman seni dan budaya

4. Faktor penyebab: perbedaan agama
keberagaman yang terjadi: keberagaman cara beribadah

5. Faktor penyebab: perbedaan pendidikan
Keberagaman yang terjadi: keberagaman tata bahasa

Uji Kompetensi Bab 4 Pkn Kelas 11 Kurikulum 2013 Jelaskan Arti Penting Perdamaian Dunia



Soal dan jawaban dari uji kompetensi yang terdapat dalam buku Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan (PPKn) Kelas 11 SMA/ SMK/ MA/ MAK bab 4 halaman 143 kurikulum 2013 terbitan kemendikbud. Peserta didik diminta mengerjakan 5 soal uji kompetensi bab 4.

Agar lebih jelas, sila perhatikan soal dan jawaban di bawah ini !

Soal !

Uji Kompetensi Bab 4
Jawablah pertanyaan di bawah ini secara singkat, jelas, dan akurat!
1. Jelaskan arti penting perdamaian dunia bagi kemajuan sebuah negara.
2. Bagaimana keterlibatan bangsa Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia?
3. Mengapa bangsa Indonesia harus terlibat dalam upaya untuk mewujudkan perdamaian dunia?
4. Jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan suatu negara mengadakan hubungan internasional.
5. Deskripsikan berbagai bentuk kerja sama yang dilakukan Indonesia dengan negara lain.

Jawab :

1. Perdamaian dunia sangat penting bagi kemajuan sebuah negara. Dengan situasi dan kondisi yang damai dalam berbagai bidang baik ekonomi, ideologi, politik, sosial budaya dan pertahanan keamanan, sebuah negara bisa melakukan berbagai hal untuk kemajuan negaranya, hal yang tidak mungkin bisa dilakukan jika sebuah negara dalam keadaan perang.

2. Indonesia memiliki UUD NRI tahun 1945 yang juga berisi pentingnya menjaga perdamaian dunia dan menolak penjajahan di atas dunia. Untuk itu, dengan berbagai upaya, Indonesia akan terus turut menjaga perdamaian di dunia. Di antaranya dengan mengikuti organisasi internasional semacam PBB, ASEAN, OKI dll. Juga ada beberapa langkah yang dilakukan adalah terlibat dalam upaya kemerdekaan Palestina, menjaga perdamaian di timur tengah dan lain-lain.

3. Bangsa Indonesia harus terlibat dalam upaya perdamaian dunia karena Indonesia merupakan salah satu negara yang ada dalam dunia internasional. Apabila ada kekacauan di negara lain, bisa saja Indonesia turut terkena imbasnya. Untuk itu bagaimanapun caranya, dunia ini harus damai. Selain itu, Indonesia pernah mengalami masa-masa penjajahan yang sangat mengenaskan. Berbekal pengalaman pahit itu, Indonesia tidak ingin mengulangi lagi peristiwa tersebut, baik di negara sendir maupun negara lain.

4. Faktor-faktor yang menyebabkan suatu negara mengadakan hubungan internasional adalah faktor kepentingan negara itu sendiri. Sebuah negara merupakan bagian dari dunia internasional, untuk itu setiap negara harus bekerjasama dalam bentuk hubungan internasional agar terjadi kedamaian di negara tersebut maupun negara lainnya.

5. Kerja sama yang dilakukan Indonesia antara lain :

  • Kerja sama bilateral, adalah kerja sama yang hanya dilakukan antar 2 negara. Contohnya Kerja sama Indonesia dengan Brunei Darussalam dalam bidang perdagangan ekspor impor dan Kerja sama Indonesia dengan Thailand dalam bidang pengembangan pertanian dan produksi pertanian.
  • Kerja sama regional, adalah kerja sama yang terjalin antar negara yang terletak dalam satu wilayah maupun kawasan. Contoh yang dilakukan Indonesia ialah bergabung dan aktif dalam ASEAN, AFTA, APEC, MEA, ADB, dsb.
  • Kerja sama Multilateral, adalah kerja sama yang dapat dilakukan 2 maupun lebih negara tanpa dibatasi kawasan dan wilayah. Contoh yang dilakukan Indonesia ialah bergabung dan aktif dalam PBB, OKI, APEC, GNB, G-20, IMF, dsb.

Tugas Kelompok 4.1 Coba Lakukan Identifikasi Mengenai Organisasi Internasional Lainnya



Soal dan jawaban dari tugas kelompok 4.1 dalam buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas 11 Bab 4 halaman 138 kurikulum 2013 terbitan kemendikbud. Peserta didik diminta mengerjakan soal yang berupa tabel yang harus diisi dengan benar.

Agar lebih jelas sila perhatikan soal dan jawaban di bawah ini

Soal !

Tugas Kelompok 4.1
1. Coba kalian lakukan identifikasi mengenai Organisasi internasional lainnya yang diikuti oleh Indonesia. Kemudian analisis peran Indonesia dalam organisasi tersebut terutama yang berkaitan dengan upaya untuk menciptakan perdamaian dunia. Tuliskan hasil identifikasi dan analisis kalian dalam tabel di bawah ini.


2. Rumuskan kesimpulan kalian mengenai efektifitas peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia melalui keterlibatan dalam berbagai organisasi internasional

Jawab :

1.  Organisasi Internasional di mana Indonesia turut berperan di dalamnya:

a. Persatuan Bangsa-Bangsa: Indonesia berperan sebagai anggota Dewan HAM PBB
b. Pasukan Perdamaian PBB: Indonesia berperan mengirim TNI/ Polri untuk menjadi anggota pasukan perdamaian di timur tengah.
c. Indonesia memberikan bantuan pangan ke Ethiopia saat dilanda bahaya kelaparan pada tahun 1985. Bantuan pangan tersebut disampaikan saat peringatan Hari Ulang Tahun FAO ke-40.
Indonesia terpilih sebanyak 3 kali sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB. d. Indonesia terpilih pertama kalinya pada periode 1974-1975. Indonesia kemudian terpilih kedua kalinya pada periode 1995-1996. Terakhir, Indonesia terpilih kembali untuk ketiga kalinya pada periode 2007-2009.
e. Indonesia mencatat prestasi di International Law Commission (ILC) atau Komisi Hukum Internasional PBB dengan terpilihnya mantan Menlu Mochtar Kusuma Atmadja. Ia terpilih sebagai anggota ILC untuk periode 1992 – 2001.

2. Indonesia memang sudah seharusnya berperan aktif dalam organisasi internasional agar bisa membuktikan keberadaan Indonesia sebagai negara besar dan agar kebijakan-kebijakan internasional bisa membawa pengaruh positif bagi bangsa Indonesia.

Tugas Mandiri 4.3 Pkn Kelas 11 Bab 4 Bacalah Berita di Bawah Ini


Soal dan jawaban dari tugas mandiri dalam buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas 11 Bab 4 halaman 129 - 131 kurikulum 2013 terbitan kemendikbud. Peserta didik diminta mengerjakan soal berdasarkan bacaan tentang perdamaian dan pembangunan jalur Gaza.

Agar lebih jelas, sila perhatikan soal dan jawabannya di bawah ini

Soal

1. Apa kesimpulan yang dapat kalian rumuskan setelah membaca berita di atas?

2. Apabila dikaitkan dengan pengamalan Pancasila, termasuk ke dalam sila ke berapakah konstribusi Bangsa Indonesia kepada perdamaian di Palestina?

3. Bagaimana penilaian kalian atas peran Bangsa Indonesia dalam menjalin hubungan internasional dengan negara lainnya?

4. Apa saja saran yang dapat kalian ajukan kepada Pemerintah untuk meningkatkan peran Bangsa Indonesia dalam hubungan internasional?


Jawab

1. Setelah membaca artikel berjudul Indonesia Dorong Terus Perdamaian dan Pembangunan Kembali Jalur Gaza saya mengambil kesimpulan, Negara Indonesia sangat serius dalam turut serta menjaga perdamaian dan pembangunan di Palestina. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya biaya yang dikeluarkan oleh Indonesia, juga tenaga yang dikerahkan untuk membantu Palestina.

2. Apa yang dilakukan oleh Negara Indonesia terhadap Palestina sesuai dengan sila Pancasila yaitu sila ke dua yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

3. Menurut saya, peran Bangsa Indonesia dalam menjalin hubungan Internasional dengan Negara lain cukup baik meskipun harus ditingkatkan demi kepentingan bangsa Indonesia sendiri. I

4. Saran yang bisa saya ajukan kepada Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan peran Bangsa Indonesia dalam hubungan Internasional adalah peningkatan kerjasama dalam bidang pemberdayaan dan peningkatan SDM agar bangsa Indonesia memiliki SDM yang setara dengan negara maju. Kemudian, kerjasam dalam bidang penegakan hukum dan HAM, agar bangsa Indonesia bisa mengusut tuntas kasus yang melibatkan kriminal yang lari ke luar negeri,  serta kerjasama dalam bidang ekonomi agar rakyat Indonesia semakin bahagia dan kaya.

Tugas Mandiri 4.2 Identifikasilah Manfaat yang Diperoleh Bangsa Indonesia



Soal dan jawaban dari tugas mandiri dalam buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas 11 Bab 4 halaman 124 - 125. Peserta didik diminta mengerjakan soal tentang manfaat dari hubungan Internasional bagi bangsa Indonesia.

Agar lebih jelas, sila perhatikan soal dan jawaban di bawah ini

Soal !


Tugas Mandiri 4.2

Identifikasilah manfaat yang diperoleh bangsa Indonesia dengan menjalin hubungan internasional saat ini. Tuliskan dalam tabel di bawah ini.


Jawab: 
1. Bidang Ideologi
Manfaat hubungan internasional : Bekerjasama dengan bangsa asing yang memiliki ideologi yang hampir sama atau mirip akan semakin memperkuat kedudukan ideologi bangsa Indonesia. Dampaknya, rakyat Indonesia akan semakin percaya diri dengan ideologi Pancasila

2. Bidang Politik
Manfaat hubungan internasional : Dengan adanya kerjasama saling menguntungkan dalam bidang politik dengan negara lain, akan muncul kebijakan-kebijakan politik baru yang lebih segar dan bermanfaat bagibangsa Indonesia.

3. Bidang Ekonomi
Manfaat hubungan internasional : Hubungan dalam bidang ekonomi diharapkan juga akan mampu membawa dampak positif yaitu lowongan pekerjaan dan sebagainya.

4. Bidang sosial Budaya
Manfaat hubungan internasional : Terjadinya pertukaran pertunjukan kesenian dan kebudayaan antar negara, sehingga bangsa Indonesia juga akan lebih produktif lagi dalam membuat karya-karya seni karena mendapat penghargaan dari bangsa lain.

5. Pertahanan dan Keamanan
Manfaat hubungan internasional : Kejahatan tidak mengenal negara. Dengan adanya kerjasama pertahanan dan keamananan, bangsa Indonesia bisa turut menjaga perdamaian di wilayah sendiri dan juga dunia. Selain itu apabila terdapat provokator perusak keamananan yang kabur ke luar negeri, akan segera bisa dideportasi untuk diadili di negara Indonesia.