Showing posts with label Kumpulan Amanat. Show all posts
Showing posts with label Kumpulan Amanat. Show all posts

Monday, April 16, 2018

Amanat Pembina Upacara dalam Rangka Hari Kartini untuk SD, SMP dan SMA


Tanggal 21 April menjadi hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada hari itu lahirlah seorang putri yang kelak pada masa dewasanya, menjadi sosok pahlawan. Dia adalah R.A. Kartini.

Adapun di bawah ini merupakan contoh amanat pembina upacara dalam rangka hari kartini pada tanggal 21 April 2018.



Yang terhormat kepala sekolah
yang saya hormati para guru dan karyawan
dan yang saya banggakan
para siswa SD/ SMP/ SMA......


Hadirin yang saya hormati,

Puji syukur kita haturkan kepada Allah yang telah memberikan kesehatan dan hidayah sehingga pada pagi ini kita bisa melaksanakan upacara bendera di lapangan sekolah

Para peserta upacara yang saya banggakan

Saya menhimbau agar kalian semua selalu tetap rajin belajar dengan penuh kedisiplinan. Selanjutnya, perlu saya ingatkan bahwa pada bulan April ini, kita wajib mengingat dan mengenang sosok pahlawan emansipasi wanita yang hari kelahirannya kita peringati setiap tanggal 21 April.

Beliau adalah Raden Ajeng Kartini. Dilahirkan sebagai seorang putri bangsawan, Kartini tumbuh menjadi gadis yang lincah, rajin dan pemberani. Beliau dengan cepat merasakan adanya ketidakadilan dalam sistem budaya yang berlaku di sekitarnya.

Perempuan kerap dianggap remeh dan di beberapa tempat sering mengalami perlakuan, penindasan dan ketidakadilan dari para laki-laki. Singkatnya, kaum lelaki menganggap dirinya berhak melakukan apa saja terhadap kaum perempuan.

Tentu saja hal tersebut sangat mengusik Kartini siang dan malam. Belum lagi adanya tradisi-tradisi yang mengekang fisik dan jiwa kaum perempuan seperti adanya kewajiban dipingit selama berhari-hari.

Untuk itulah, beliau menumpahkan keresahannya tersebut dengan menulis surat kepada sahabat-sahabatnya di Eropa. J.H. Abendanon kemudian membukukan surat-surat tersebut dalam buku berjudul Dari Kegelapan Menuju Cahaya. Belakangan, buku tersebut ditulis ulang dan diberi judul baru, Habis Gelap Terbitlah Terang.

Bukan hanya menulis surat, Kartini juga bertindak nyata dengan melakukan berbagai aktivitas untuk mengangkat derajat kaum perempuan, misalnya dengan mendirikan sekolah yang mengajarkan banyak hal bagi perempuan.

Semua itu adalah sejarah bangsa yang sangat penting untuk kita ingat dan ambil hikmahnya. Lebih dari itu, kita harus meneruskan jejak perjuangan Kartini dan juga pahlawan lainnya.

Demikian, amanat yang saya sampaikan, mohon maaf jika ada kesalahan.

Wabilahi Taufik Walhidayah, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.




Thursday, February 1, 2018

Amanat Pembina Upacara SD, SMP, SMA tentang Sopan Santun

Amanat pembina upacara merupakan salah satu rangkaian kegiatan upacara bendera yang selalu ada. Para guru/ karyawan akan memberikan sedikit nasihat kepada putra-putri peserta didik yang sudah berbaris rapi di halaman sekolah.

Salah satu tema aktual yang sering disampaikan pembina upacara adalah tema tentang sopan santun. Bersikap sopan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh peserta didik demi menunjang proses belajarnya di sekolah.

Di bawah ini merupakan amanat pembina upacara Sekolah Dasar tentang sopan santun, tata krama, etika dan etiket yang bisa bapak ibu gunakan sebagai bahan pidato saat upacara bendera.



Contoh 1 

Yang Terhormat Bapak/ Ibu Kepala SD....
Yang saya hormati para guru dan karyawan
yang saya banggakan siswa SD....

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Shalom
Om Swastiastu
Namo Buddhaya
Rahayu

Dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada kesempatan pagi ini kita berkumpul bersama untuk melaksanakan upacara bendera hari senin.

Anak-anakku murid SD.....

Dalam suasana pagi yang berbahagia ini, bapak bermaksud menyampaikan beberapa hal yang penting yang menjadi perhatian kita bersama. Yang pertama, bapak hendak mengevaluasi jalannya upacara bendera pada pagi ini. Secara umum, para petugas upacara sudah menjalankan tugas dengan baik. Begitu juga dengan peserta upacara, semua terlihat berbaris rapi dan memperlihatkan kedisiplinan yang baik.

baca juga : Contoh Amanat Pembina Upacara tentang Kejujuran

Yang kedua, bangsa Indonesia terkenal sebagai bangsa yang memiliki tata krama, etika, etiket dan sopan santun yang baik. Hubungan pergaulan antar sesama manusia diatur dengan baik melalui aturan sopan santun. Jika orang tua bertemu orang yang lebih muda, wajib baginya untuk menyayangi. Sebaliknya, jika para pemuda atau anak-anak bertemu dengan sosok yang lebih dewasa wajib baginya untuk menghormati. Begitupun jika usianya setara.

Hal itu merupakan warisan kebudayaan yang sudah diturunkan para pendahulu kita, para kakek dan nenek kita, jauh sebelum kita terlahir ke dunia. Tujuannya agar tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis dan tidak timbul persoalan antar sesama manusia.

Sopan santun harus terus kita lakukan, apalagi kalian semua merupakan peserta didik yang saban hari menerima ilmu dari para guru dan maupun menyerap ilmu dari buku-buku yang kalian baca. Kalian wajib menjaga sopan santun terhadap sesama teman dan juga terhadap bapak/ ibu guru yang hampir setiap hari momong dan mendidik kalian. Bapak/ ibu guru pun akan melakukan hal yang sama, menjaga sopan santun dengan cara menyayangi kalian.

Apabila seluruh anggota keluarga besar sekolah ini menjaga tata krama, etika, etiket dan sopan santun, terciptalah suasana pendidikan yang harmonis sehingga tujuan pendidikan yaitu mencerdaskan kalian akan tercapai. Kalian akan menerima ilmu yang optimal yang sangat bermanfaat untuk mengarungi kehidupan kalian kelak.

Apabila masih belum jelas mengenai sopan santun, sila bertanya pada rekan-rekan kalian, bapak/ ibu guru maupun orangtua di rumah.

Kiranya cukup sekian, amanat bapak. Saya percaya ada tutur kata yang kurang berkenan di hati kalian, untuk itu saya mohon maaf

Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
Shalom
Om Swastiastu
Namo Buddhaya
Rahayu

Contoh 2

Yang Terhormat Bapak/ Ibu Kepala SD....
Yang saya hormati para guru dan karyawan
yang saya banggakan siswa SD....

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Salam sejahtera bagi kita semua

Puji syukur ke hadirat Tuhan yang Maha Esa, atas karunianya kita semua bisa melaksanakan kegiatan rutin upacara bendera setiap hari senin.

Anak-anakku yang saya banggakan

baca juga : contoh amanat pembina upacara tentang Kebersihan diri dan lingkungan

Tak terasa ujian mid semester/ semester sudah akan tiba. Bapak ibu guru tentu sedang bekerja keras mempersiapkan diri kalian agar bisa menghadapi ujian dengan baik. Akan tetapi, di luar itu semua ada hal penting yang perlu kalian perhatikan dengan seksama. Selain belajar giat menimba ilmu di sekolah, kalian juga tak boleh abai terhadap perilaku selama di sekolah. Kalian harus menanamkan nilai nilai sopan santun di dalam diri kalian.

Sebab, walaupun nilai sopan santun tidak diperoleh melalui ujian, namun bapak ibu guru akan menilai sopan santun kalian selama belajar di sekolah ini. Tujuannya, selain untuk menyukseskan pendidikan karakter yang terintegrasi dengan kurikulum yang berlaku, juga sebagai upaya untuk menjaga keharmonisan suasana belajar di sekolah.

Sopan santun bukan hal yang baru dalam budaya bangsa kita tercinta ini. Di rumah, kalian pasti sering mendapat nasihat dari ayah ibu, bagaimana cara bicara dengan orang yang lebih tua. Dalam tradisi masyarakat jawa, ada aturan tata berbahasa yang perlu kalian pahami dengan baik.

Meskipun sulit, perlahan tapi pasti selama kalian belajar di sekolah ini, kalian akan bisa menjalankan sopan santun dengan baik. Sopanlah saat berbicara dengan teman, saat berbicara dengan bapak ibu guru. Kalian juga harus sopan dalam tingkah laku.

Demikian yang dapat, bapak/ ibu sampaikan. Ada kekurangan saya mohon maaf.

Wassalamuaaikum warahmatullahi wabarakatuh

Wednesday, January 24, 2018

Contoh Amanat Pembina Upacara tentang Kejujuran

Jujur berarti lurus hati; tidak berbohong (misalnya dengan berkata apa adanya). Tidak curang (misalnya dalam permainan, dengan mengikuti aturan yang berlaku). Berperilaku jujur pada zaman serba cepat ini, sepertinya semakin berat untuk dilakukan. Akan tetapi, sebagai seorang pendidik, sudah semestinya memberikan dorongan dan semangat kepada murid-muridnya untuk berperilaku jujur.

Dorongan tersebut bisa disampaikan setiap hari di kelas atau pada saat upacara bendera.

Di bawah ini merupakan contoh amanat pembina upacara tentang pentingnya kejujuran bagi para murid-murid SD, SMP maupun SMA.



Yang terhormat Bapak....selaku Kepala Sekolah Dasar.....
Yang saya hormati para Guru dan Karyawan
dan yang saya banggakan para siswa SD....

Assalamualaikum Warah Matullahi Wabarakatuh

Berbahagia sekali pada kesempatan pagi ini kita semua diizinkan oleh Allah Subhanallahu Wataala untuk berkumpul di lapangan ini. Untuk itu, saya mengajak diri saya maupun para peserta upacara untuk senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah

Anak-anakku yang berbahagia

Hari ini saya teringat dengan sosok istimewa yang begitu kita hormati. Beliau adalah Nabi Muhammad. Rasulullah merupakan sosok teladan yang sangat perlu kita ikuti setiap perilakunya. Salah satu perilakunya yang begitu dihormati oleh masyarakat Arab saat itu adalah kejujurannya. Tidak heran, jika orang-orang kemudian memberikan gelar Al Amin kepada beliau.

Anak-anakku semua

Tidakkah kalian ingin mendapatkan gelar sebagaimana Rasulullah ?
Jika kalian menghendaki gelar seperti itu, hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di lingkungan sekitar, di sekolah dan dimanapun tempatnya.

Jujur merupakan perilaku yang sangat terpuji yang wajib dimiliki oleh kalian semua.

Jika berada di rumah, kalian harus jujur kepada seluruh anggota keluarga yaitu ayah, ibu, adik atau kakak kalian. Contoh perilaku jujur yang bisa kalian terapkan di rumah. Jika kalian mendapat nilai kurang memuaskan hendaknya tunjukkanlah kepada ayah atau ibu kalian, jangan disimpan apalagi diganti dengan nilai yang lebih baik.

Contoh lainnya, jika pada suatu ketika ayah bertanya kepada kalian, "apakah kamu sudah salat?"  Jawablah sejujur-jujurnya.

Kemudian contoh perilaku jujur dalam lingkungan sekitar. Misalnya pada suatu ketika, tanpa sengaja sepedamu menabrak atau menyerempet sepeda motor/ mobil hingga lecet. Kalian harus berani bertanggung jawab dengan mengatakan bahwa kalianlah yang telah menyebabkan sepeda motor/ mobil tetangga kalian lecet atau rusak.

Contoh lain kejujuran di sekolah adalah dengan tidak mencontek saat ulangan. Ya, ulangan merupakan sarana untuk mengetahui sejauh mana kalian menguasai materi yang telah diajarkan oleh bapak atau ibu guru. Jika, setiap ulangan mencontek, berarti kalian sama sekali tidak menguasai pelajaran.

Anak-anakku semua

Berperilaku jujur, bukanlah hal yang susah. Coba biasakanlah berkata apa adanya, tanpa ada unsur kebohongan. Niscaya kalian akan menjadi anak yang jujur dan insya allah menjadi orang yang berguna kelak.

Demikianlah, amanat dari bapak, mudah-mudahan bermanfaat. Jika ada kesalahan tutur kata, saya mohon maaf setulus-tulusnya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Tuesday, January 16, 2018

Amanat Pembina Upacara SD tentang Rajin Belajar

Kewajiban para pelajar tiada lain adalah belajar giat. Meskipun demikian, masih banyak peserta didik yang belum menyadari kewajibannya tersebut. Banyak dari mereka yang justru sibuk melakukan kegiatan di luar pelajaran sekolah misalnya bermain-main tanpa tujuan yang jelas.

Sebagai guru atau pendidik, sudah sepatutnya mengingatkan peserta didik agar terus rajin belajar. Karena bagaimanapun, para pendidik memiliki tanggung jawab moral agar anak-anak bisa sukses dalam pelajaran di sekolah sebagai bekal masa depannya.




Di bawah ini merupakan contoh amanat pembina upacara hari senin agar para murid bisa termotivasi untuk rajin belajar dan rajin membaca buku. Silakan disimak dengan baik.

Assalamualaikum warah matullahi wabarakatuh
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua

Yang terhormat bapak ....selaku Kepala Sekolah
yang saya hormati para guru dan karyawan
dan yang saya banggakan para murid SD......


Anak-anakku semua

pada kesempatan pagi hari ini, ada beberapa hal yang akan saya sampaikan. Dimulai dari evaluasi saya pribadi terhadap jalannya upacara pada pagi hari ini. Secara umum, para petugas upacara sudah cukup bagus dalam menjalankan tugasnya. 

Kemudian, hal berikutnya yang hendak saya sampaikan adalah mengenai tugas utama para pelajar. Sejenak cobalah ingat-ingat apa tujuan kalian bersekolah di SD tercinta ini. Mungkin banyak yang menjawab, tidak ingat pak. Betul sekali, kalian berada di sekolah ini, bukan keinginan kalian sendiri melainkan keinginan ayah/ ibu kalian. Ayah ibu kalian memasukkan kalian ke lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak hingga berada di tempat ini, memiliki tujuan agar kalian mendapatkan ilmu. 

baca juga : Contoh Amanat Pembina Upacara tentang Kebersihan diri dan lingkungan

Ayah ibu kalian sangat mengharapkan kalian akan mendapatkan banyak ilmu yang akan berguna bagi kehidupan kalian kelak. 

Untuk itu, jangan kecewakan harapan orangtua kalian. Belajarlah dengan tekun agar ilmu-ilmu yang diajarkan bapak ibu guru bisa kalian serap dengan baik.

Ada beberapa tips ringan untuk belajar baik ketika di sekolah maupun di rumah. Jika di sekolah, perhatikanlah setiap materi yang diajarkan bapak ibu guru. Perhatikan dengan penuh konsentrasi agar materi bisa kalian terima dengan baik. Kalian juga tidak perlu menghiraukan teman kalian yang mencoba mengajak bercanda atau berbicara. Sebab, bisa-bisa kalian tertinggal pelajaran.

Nah, sesampainya di rumah. Bacalah kembali materi pelajaran yang diberikan bapak ibu di sekolah. Atur waktu yang tepat untuk belajar. Jika masih kebingungan mengatur waktu, cobalah kalian meminta tolong ayah dan ibu untuk mengatur waktu sekaligus menemani kalian saat belajar.

Jika ada PR, segera kerjakan. Setelah itu, persiapkan materi pelajaran untuk esok hari. Bacalah materi yang kira-kira akan diberikan oleh Ibu bapak guru.

Kira-kira itu saja yang bisa saya sampaikan. Saya mohon maaf jika ada kesalahan

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuuh.

Demikian contoh amanat pembina upacara tentang rajin belajar.

Monday, January 15, 2018

Contoh Amanat Pembina Upacara SD tentang Kebersihan Diri dan Lingkungan

Upacara Bendera merupakan kegiatan rutin di setiap sekolah Dasar Negeri. Setiap peserta didik wajib mengikuti. Dalam susunan upacara bendera, terdapat Amanat Pembina Upacara. Biasanya pihak yang mengisi amanat adalah Kepala Sekolah, para guru dan karyawan.

Nah, di bawah ini merupakan contoh amanat pembina upacara tingkat Sekolah Dasar yang bertema kebersihan diri dan lingkungan sekolah.


Contoh Amanat Pembina Upacara 1


Yang terhormat Bapak....selaku Kepala Sekolah Dasar.....
Yang saya hormati para Guru dan Karyawan
dan yang saya banggakan para siswa SD....

Assalaamualaikum warah matullahi wabarakatuh

Puji syukur kita panjatkan kepada Allah Subhanallahu wataala atas limpahan rahmat dan karunianya, sehingga pada hari ini kita semua bisa berkumpul bersama di lapangan sekolah dalam keadaan sehat walafiat, Amin.

Anak-anakku yang saya banggakan

Pada kesempatan ini, ada sedikit hal yang hendak saya sampaikan. Pertama, saya menganggap petugas upacara bendera sudah bertugas dengan baik.

Kedua, ada satu hadis nabi Muhammad yang begitu akrab di telinga kita semua, Kebersihan adalah sebagian dari Iman. kata-kata tersebut begitu sederhana diucapkan, namun begitu sulit untuk dilaksanakan. Meskipun demikian, setiap hal yang sulit pasti bisa dilaksanakan, jika ada upaya dan usaha dari kita semua.

Sebagaimana yang kita ketahui, saat ini sekolah kita memiliki halaman yang cukup luas. Halaman merupakan tempat untuk beraktivitas di luar ruangan. Di halaman kita biasa melaksanakan upacara bendera, senam pagi, olahraga, bermain bersama teman dan aktivitas lainnya.

Agar halaman kita selalu tampak indah dan bersih, kita perlu menjaganya dengan cara tidak membuang sampah di halaman sekolah. Membuang sampah harus di tempat sampah yang sudah disediakan di berbagai sudut sekolah. Apabila kalian menemukan sampah plastik maupun dedaunan yang mengotori halaman, hendaknya kalian pungut sampah tersebut dan masukkanlah ke dalam tempat sampah.

Selain menjaga kebersihan di halaman, kalian juga harus menjaga kebersihan ruangan kelas masing-masing. Laksanakanlah tugas piket dengan sebaik-baiknya. Ada yang menyapu lantai, membersihkan papan tulis, menata meja kursi dan sebagainya.

Saya mengharapkan, agar kalian membiasakan diri menjaga kebersihan. Dengan demikian, bukan hanya lingkungan sekolah yang selalu bersih, melainkan juga lingkungan rumah kalian juga akan selalu bersih dan indah.

Demikian amanat yang bisa saya sampaikan, mohon maaf apabila ada kesalahan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Contoh Amanat Pembina Upacara 2

baca juga : Contoh Amanat Pembina Upacara tentang Disiplin

Yang terhormat Bapak....selaku Kepala Sekolah Dasar.....
Yang saya hormati para Guru dan Karyawan...
dan yang saya banggakan para siswa SD....

Assalaamualaikum warah matullahi wabarakatuh

Puji ke hadirat Allah Subhanallahu wataala  yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya kepada kita semua, sehingga pada hari ini kita semua bisa berkumpul bersama di lapangan sekolah dalam keadaan sehat walafiat, Amin.

Anak-anakku

Sebelum menyampaikan beberapa hal penting, saya hendak memberikan evaluasi terhadap para petugas upacara bendera. Sejauh ini, kalian sudah melaksanakan tugas dengan baik.

Anak-anakku

Coba kalian perhatikan diri kalian sendiri. Perhatikanlah baju yang kalian kenakan, baik itu atasan maupun bawahan. Perhatikanlah juga sepatu yang kalian kenakan. Apa pendapat kalian.
Bagaimana pendapat kalian , apakah pakaian kalian sudah terlihat bersih dan rapi ? apakah kalian sudah mengenakan kaus kaki dan sepatu dengan benar ?

Anak-anakku

Saya berharap agar pakaian yang kalian kenakan adalah pakaian yang bersih yang sudah dicuci. Jika pakaian kalian kotor, harus segera dicuci. Bagi anak kelas 4 hingga kelas 5, di rumah pasti sudah bisa mencuci sendiri, betul ?
Mencuci pakaian sendiri merupakan bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri sekaligus membantu orang tua.
Memakai sepatu juga harus sepatu yang bersih. Untuk itu kalian harus rutin mencuci sepatu, minimal satu minggu sekali.

Selain kebersihan pakaian, coba perhatikanlah halaman sekolahmu ? Apa yang kalian lihat ? apakah ada kotoran berupa plastik atau daun yang jatuh ke halaman ? sangat sedikit bukan ?
Halaman di sekolah kita terlihat bersih karena kerja sama di antara kita berjalan dengan baik. Kalian semua sudah berhasil menjaga kebersihan sekolah dengan baik. Akan tetapi, semua itu harus kalian pertahankan, sebab kotoran akan selalu datang setiap hari.

Pesan saya, jagalah selalu kebersihan dan jangan buang sampah sembarangan sebab bisa menimbulkan penyakit dan bencana alam.

Demikianlah amanat yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf jika ada salah kata.

Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.



Demikian contoh amanat pembina upacara khususnya untuk Sekolah Dasar yang bertema Kebersihan Lingkungan.

Friday, January 12, 2018

Contoh Amanat Pembina Upacara Bendera tentang Disiplin

Upacara Bendera merupakan salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah. Biasanya para guru akan menyampaikan amanat kepada para peserta didik. Ada beragam tema yang diangkat oleh para guru, salah satunya adalah tema tentang kedisiplinan.

Pidato di bawah ini merupakan contoh amanat/ pidato pembina upacara dengan tema disiplin di sekolah. terutama SD, SMP dan SMA



Yang Terhormat Kepala Sekolah Dasar.....
Yang saya hormati para Guru dan Karyawan
dan yang saya banggakan para siswa SD....

Assalaamualaikum warah matullahi wabarakatuh

Puji syukur kita haturkan kepada Allah Subhanallahu Wataala atas karunianya sehingga pada hari ini kita semua bisa melaksanakan upacara di halaman sekolah kita ini.

Anak-anakku semua

Ada beberapa hal yang hendak saya sampaikan pada kesempatan pagi hari ini. Hal yang pertama berupa evaluasi terhadap para petugas upacara bendera. Sejauh ini, petugas sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.

Kemudian, hal yang kedua adalah perihal kedisiplinan dalam melaksanakan upacara bendera. Upacara bendera merupakan kegiatan yang membutuhkan disiplin tinggi bukan hanya bagi petugas upacara melainkan juga bagi para peserta upacara. Anak-anak yang berbaris harus benar-benar mengikuti aba-aba yang diperintahkan oleh pemimpin Regu maupun pemimpin upacara.

Misalnya ketika Pemimpin Upacara memberikan aba-aba siap, seluruh peserta upacara harus dalam posisi sikap sempurna. Atau ketika pemimpin upacara memberikan aba-aba penghormatan, seluruh peserta upacara harus melaksanakan sikap hormat.

Selain kedisiplinan dalam baris berbaris, yang tidak kalah penting adalah kedisiplinan dalam berpakaian. Dalam lingkungan sekolah, setiap siswa yang mengikuti upacara harus selalu memakai baju seragam yaitu baju yang sama antara satu dengan lainnya. Pakaian seragam yang dipakai murid sekolah dasar adalah baju berwarna putih, celana/ rok berwarna merah, topi khusus berwarna merah, dasi, ikat pinggang, kaos kaki berwarna putih. Semua seragam itu harus dikenakan ketika melaksanakan upacara bendera. Apabila ada anak yang tidak memakai seragam dengan lengkap, akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku di sekolah.

Kemudian, hal yang terakhir yang hendak saya sampaikan adalah, mengapa kita harus disiplin ?
Ada banyak manfaat yang bisa anak-anak dapatkan jika membiasakan disiplin, namun hanya beberapa hal saja yang akan saya sampaikan diantaranya.

Pertama, anak-anak akan terbiasa hidup teratur. Jika setiap mengikuti upacara bendera, anak-anak selalu bersikap disiplin baik berpakaian maupun berbaris, anak-anak akan terbiasa melakukan kegiatan dengan teratur.

Kedua, anak-anak akan terlihat rapi dan tertib. Jika setiap anak berseragam dengan benar dan berbaris dengan rapi, anak-anak akan terlihat sangat rapi dan tertib.

Ketiga, dengan disiplin, anak-anak akan terbiasa mematuhi peraturan di sekolah dan juga peraturan yang nanti akan berlaku bagi anak-anak setelah nanti dewasa.

Demikianlah, amanat dari saya, semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya juga mohon maaf jika ada kesalahan kata dan sikap.

Wassalamualaikum warah matullahi wabarakatuh.



Contoh Amanat Pembina Upacara tentang Disiplin di Sekolah

Yang Terhormat Kepala Sekolah Dasar.....
Yang saya hormati para Guru dan Karyawan
dan yang saya banggakan para siswa SD....

Assalaamualaikum warah matullahi wabarakatuh

Puji syukur kita haturkan kepada Allah Subhanallahu Wataala atas karunianya sehingga pada hari ini kita semua bisa melaksanakan upacara di halaman sekolah kita ini.

Anak-anakku semua

Pada kesempatan pagi ini, bapak akan menyampaikan amanat dengan tema disiplin di sekolah, namun sebelumnya, bapak akan memberikan evaluasi terhadap petugas upacara bendera. Menurut bapak, petugas upacara sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.

Anak-anakku semua

Disiplin adalah ketaatan (kepatuhan) kepada peraturan (tata tertib dan sebagainya). Disiplin merupakan hal yang sangat penting yang harus anak-anak lakukan setiap hari. Meskipun pada awalnya, membiasakan diri untuk disiplin bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, anak-anak akan terbiasa disiplin.

Lalu bagaimanakah cara agar bisa disiplin di sekolah. Caranya tentu saja dengan mengikuti semua tata tertib dan aturan yang berlaku di sekolah. Di antaranya, mematuhi jam masuk sekolah. Jika sekolah mewajibkan semua murid masuk di kelas pada pukul 07.00, anak-anak harus sudah tiba di sekolah sebelum pukul 07.00.

Disiplin lainnya misalnya mematuhi tata tertib tentang berpakaian di sekolah. Jika pada hari senin diwajibkan memakai seragam merah putih, anak-anak harus mematuhinya. Jika hari jumat diwajibkan memakai seragam pramuka, anak-anak juga harus mematuhinya.

Mematuhi perintah guru juga merupakan bentuk pelaksanaan disiplin. Misalnya, ibu bapak guru menyuruh belajar di rumah, kalian juga harus belajar dengan sungguh-sungguh.

Dengan disiplin kalian akan mendapat banyak manfaat antara lain. Menjadi anak yang rajin, sopan, pintar, bersemangat dan selalu menyenangkan orang lain.

Saya kira itu yang bisa saya sampaikan, mudah-mudahan berguna bagi kita semua. Mohon maaf jika ada kesalahan.

Wassalamuaaikum Warah matullahi wabarakatuh.