posted by on Grobogan

2 comments

Ada yang berubah di jalan raya pangeran Puger, Grobogan pada hari minggu tanggal 4 Maret 2012 yang lalu. Jalan raya yang biasanya lengang, tiba-tiba dipenuhi dengan lalu lalang sepeda motor, mobil dan pejalan kaki. Ya, hari itu untuk pertama kalinya diselenggarakan prosesi pemindahan grobog dari kota Grobogan menuju ke kota Purwodadi. Prosesi tersebut sebenarnya merupakan simbol pemindahan ibukota kabupaten dari Grobogan ke Purwodadi. Itulah mengapa hingga sekarang, meskipun pusat pemerintahan berada di kota Purwodadi tapi nama kabupatennya tetap Grobogan.

Rangkaian prosesi tersebut berjalan dengan lancar, dan sehari setelahnya ada acara  pasar malam di lapangan Grobogan. Jika saya boleh berpendapat, kegiatan tersebut sedikit banyak mencoba meniru acara Sekaten yang diadakan di kota Solo. Sepertinya Grobogan ingin membuat kegiatan besar dengan tetap mengedepankan budaya daerah.

Di usia yang ke 286 tahun, saya ingin menuliskan apa yang saya ketahui tentang kabupaten Grobogan. Karena keterbatasan, saya hanya ingin menuliskan tentang kota Purwodadi di mata saya. || Read more

posted by on Inspirasi

6 comments

Tersebutlah sebuah kisah di sebuah kerajaan di tanah jawa, tentang kisah hidup seorang pangeran yang meninggalkan segala kemewahannya di istana dengan menjadi rakyat jelata. Sang Pangeran yang merupakan putra ke 55 dari 79 bersaudara putra seorang raja besar di tanah jawa, merasa bahwa kehidupan di istana tidak bisa membahagiakan hidupnya. Sang pangeran tersebut kita kenal dengan nama Ki Ageng Suryomentaram. Beliau adalah putra dari Sri Sultan Hamengku Buwono VII.

Beliau meninggalkan segala kemewahan hidup di istana, berganti dengan kehidupan yang sederhana di lingkungan pedesaan yang damai.

|| Read more

posted by on Puisi

No comments


dalam doaku subuh ini kau menjelma langit yang semalaman

tak memejamkan mata, yang meluas bening siap

menerima cahaya pertama, yang melengkung hening

karena akan menerima suara-suara

|| Read more

posted by on Puisi

5 comments

puisi, agak aneh sebenarnya bagi saya, menulis sebuah posting tentangnya, tentang puisi.  hanya menurut perasaan saya saja sebagai orang awam, karya sastra ini tidak begitu populer dan tidak menarik. pun sepertinya terjadi kemandegan regenerasi. tak ada lagi chairil anwar 2012, tak ada lagi sapardi djoko damono  atau taufik ismail muda yang meneruskan jejak mereka.

saya tak pernah tahu bagaimana peran puisi pada masa chairil anwar. yang sedikit saya tahu, puisi-puisi karya sapardi djoko damono yang berjudul “aku ingin” kerap menjadi pemanis sebuah undangan pernikahan.

dan lagi-lagi setahu saya sungguh jarang ada sebuah acara tentang pembacaan puisi di daerah saya. di sekolah dasar juga jarang ada deklamasi atau pembacaan puisi. maka kesimpulan sementara saya, puisi memang bukanlah sebuah karya sastra yang digemari banyak orang.

|| Read more

posted by on Tokoh

2 comments

Janmo Limpat Seprapat Tamat, sebuah ungkapan berbahasa Jawa yang akhir-akhir ini sering saya dengar dari para orang tua. Arti kalimat tersebut adalah Baru mempelajari Seperempat Bagian ternyata sudah memahami Keseluruhan.

Seorang Pakar Filsafat Jawa bernama Prof, Dr. Damarjati Supadjar memberikan pencerahan tentang maksud kalimat tersebut. Silahkan download filenya :

http://www.4shared.com/mp3/pCMSiA2C/2__JANMO_LIMPAT_SEPRAPAT_TAMAT.html

http://www.4shared.com/mp3/y_u25kmP/2__JANMO_LIMPAT_SEPRAPAT_TAMAT.html

posted by on Perpustakaan

No comments

Salah satu pekerjaan yang harus dilakukan oleh seorang Pustakawan adalah menentukan nomor Klasifikasi bahan Pustaka. Bahan pustaka yang dimaksud  adalah buku. Sedangkan Klasifikasi yang digunakan adalah DDC ( Decimal Dewey Classification).

Klasifikasi DDC memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan sistem klasifikasi lain, sehingga diterima dan digunakan di berbagai negara.

Pengklasifikasian DDC menggunakan angka. Gambaran singkatnya, setiap subjek digolongkan berdasarkan kelas yang sudah ditentukan, misalnya subjek tentang Sains dikelompokkan ke dalam angka 500. Angka yang digunakan mulai dari 000-900. Begitu kira-kira.

|| Read more

posted by on Film

No comments

Kali pertama mengenal nama Peter Parker dari sebuah komik kira-kira dua puluh tahun silam di sebuah Koran Cempaka Minggu ini. Koran tersebut biasanya terbit setiap minggu dan merupakan bagian dari Suara Merdeka.

Spiderman merupakan superhero yang sangat terkenal di Amerika Serikat maupun di seluruh dunia, kepopulerannya setara dengan Superman dan Batman.

|| Read more

posted by on Sosial Media

No comments

Alkisah, saya mendaftar di Facebook pada pertengahan tahun 2008, sampai awal 2009 saya hanya memiliki beberapa teman. Hingga akhirnya satu persatu teman-teman saya mulai mendaftar di sosial media milik Mark Zuckerberg tersebut.

Hal yang lazim dilakukan di facebook adalah update status baik berupa tulisan, gambar maupun video. Yang menarik ada beberapa teman yang menulis ataupun mengunggah gambar kemudian disertai dengan keterangan via blackberry. || Read more

posted by on Grobogan, Usaha Kecil Menengah

2 comments

Desa Teguhan terletak di Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan. Berjarak sekitar 11 km dari pusat Kota Purwodadi. Untuk menuju ke desa tersebut hanya dibutuhkan waktu 20 menit dari alun-alun Purwodadi.

Jika perjalanan dimulai dari alun-alun purwodadi, maka kita harus menuju ke arah utara (arah kota Pati), kurang lebih 7 km anda akan menjumpai SMA 1 Grobogan, silahkan melanjutkan perjalanan sekitar 200 m ada pertigaan, silahkan belok ke kanan kurang lebih 4 km anda akan tiba di Desa Teguhan, Sentra Kerajinan Bambu.

|| Read more

posted by on Inspirasi

No comments

Sabtu sore, 18 Februari sekitar jam 17:00 di sebuah stasiun TV tiba tiba ada berita tentang John Kei. Bahkan untuk memperjelas siapakah John Kei, di stasiun TV tersebut ditambahkan kata Gangster. Nama John Kei bukanlah nama yang asing bagi sebagian kalangan di Jakarta, tetapi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, ini tentu nama baru.

Siapakah John Kei.  Saya kutip dari Kaskus.

|| Read more

Switch to our mobile site