Showing posts with label Kelas 9 Bab 2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Show all posts
Showing posts with label Kelas 9 Bab 2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Show all posts

Tuesday, September 3, 2019

Uji Kompetensi Bab 2 Pkn Kelas 9 Halaman 51

Soal dan jawaban dari Uji Kompetensi Bab 2 dalam buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018 Kelas 9 SMP/ Mts halaman 51. Peserta didik diminta untuk menjawab 7 soal.

Agar lebih jelas, silakan perhatikan soal dan jawabannya di bawah ini



Soal

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !

1. Jelaskan makna alinea pertama Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945!
2. Upaya apa yang harus dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan sebagai cita-cita bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur ?
3. Jelaskan maksud bahwa kemerdekaan adalah rahmat Tuhan yang Mahakuasa
4. Jelaskan makna yang terkandung dalam alinea keempat pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945!
5. Jelaskan pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
6. Jelaskan pentingnya pokok-pokok pikiran pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 bagi bangsa Indonesia
7. Bagaimana hubungan pokok-pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dengan Pancasila

Jawab:

1. Makna alinea pertama Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 antara lain. Alinea pertama menjelaskan pernyataan kemerdekaan sebagai hak bagi semua bangsa di dunia, karena kermedekaan merupakn hak asasi sebuah bangs ayang bersifat universal. Alinea ini memuat dalil obyektif, yaitu bahwa penjajahan itu tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan perikeadilan. Penjajahan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan, karena penjajahan memandang manusia tidak memiliki derajat yang sama.

Penjajahann tidak sesuai dengan perikeadilan karena penjajahan  memperlakukan manusia secara diskriminatif. Tidak selayaknya manusia diperlakukan secara tidak adil, disiksa, ditindas, dan dirampas hak-hak hidupnya. Inilah yang menyebbakan bangsa Indonesia berjuang untuk melawan itu semua.

Alinea pertama juga mengandung dalil subjektif, yaitu aspirasi bangsa Indonesia untuk melepaskan diri dari penjajahan. Kedua makna dalam alinea pertama, meletakkan tugas dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara serta warna negara Indonesia untuk senantiasa melawan penjajahan dalam segala bentuknya.

2. SIlakan klik Upaya yang harus dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan sebagai cita-cita bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur

3. Maksud dari kemerdekaan adalah rahmat Tuhan Yang Mahakuasa yaitu, bangsa Indonesia sebagai bangsa yang spiritual meyakini bahwa hasil perjuangan dan pengorbanan bangsa Indonesia adalah rahmat dari Tuhan Yang Mahakuasa. Melalui alinea ketiga ini, bangsa Indonesai menyadari bahwa tanpa rahmat Tuhan Yang Mahakuasa, bangsa Indonesia tidak akan merdeka. Kemerdekaan yang dicapai tidak semata-mata hasil jerih payah bangsa Indonesia, tetapi atas kuasa TUhan yang Maha Esa.

4. Makna yang terkandung dalam alinea keempat UUD NRI 1945 adalah memuat prinsip-prinsip negara Indonesia, yaitu :

  • Tujuan negara yang akan diwujudkan oleh pemerintah negara
  • Ketentuan diadakannya Undang-Undang Dasar,
  • Bentuk negara, yaitu bentuk republik yang berkedaulatan rakyat
  • Dasar negara yaitu Pancasila
5. Pokok pikiran UUD NRI 1945

(a)        Pokok Pikiran Pertama : Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar asas persatuan dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

(b)        Pokok pikiran Kedua ; Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
            Pokok pikiran ini menempatkan suatu tujuan atau cita-cita yang ingin dicapai dalam Pembukaan, dan merupakan suatu kuasa finalis (sebab tujuan), sehingga dapat menentukan jalan serta aturan-aturan mana yang harus dilaksanakan dalam Undang-Undang Dasar untuk sampai pada tujuan itu yang didasari dengan bekal persatuan.     
(c)        Pokok Pikiran Ketiga ; Negara yang berkedaulatan rakyat, berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan.
            Pokok pikiran ini dalam ‘pembukaan’ mengandung konsekuensi logis bahwa sistem negara yang terbentuk dalam Undang-Undang Dasar harus berdasarkan atas kedaulatan rakyat dan berdasarkan permusyawaratan/perwakilan
(d)        Pokok Pikiran Keempat : Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab
            Hal ini menegaskan pokok pikiran Ketuhanan Yang  Maha Esa, yang mengandung pengertian taqwa  terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan pokok pikiran kemanusiaan yang adil dan beradab yang mengandung pengertian menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia atau nilai kemanusiaan yang luhur. Pokok pikiran keempat itu merupakan Dasar Moral Negara yang pada hakikatnya merupakan suatu penjabaran dari Sila Kedua Pancasila.

6. Arti penting pokok pokok pikiran Pembukaan UUD 1945 adalah :
a) untuk mewujudkan cita - cita hukum di Indonesia
b) sebagai sumber hukum tertinggi di Indonesia, yang artinya semua peraturan undang-undang di Indonesia harus bersumber pada Pembukaan UUD 1945
c) sebagai pacaran nilai-nilai pancasila, yang dijabarkan di dalam pasal-pasalnya.

7.  Hubungan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 dapat diuraikan sebagai berikut:

a. Pancasila adalah sebagai inti Pembukaan UUD 1945, sehingga mempunyai kedudukan kuat, tetap dan tidak dapat diubah. Pembukaan UUD 1945 sebagai pokok kaidah negara fundamental secara hukum tidak dapat diubah oleh siapapun termasuk MPR dan DPR. (Landasan Hukumnya Tap MPRS Nomor XX/MPRS/1966 Jo Tap MPR No. V/MPR/ 1973 dan TAP MPR No. IX/MPR/1978). Mengubah Pembukaan UUD 1945 berarti membubarkan negara proklamasi. Oleh karena itu, alinea keempat (yang memuat Pancasila) juga bersifat tetap (tidak dapat diubah), melekat kuat pada kelangsungan hidup negara Republik Indonesia.

b. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum dan tertib hokum Republik Indonesia, perumusan otentiknya termuat dalam pembukaan yang telah pasti demi kepastian hukumnya. Oleh karena itu, Pancasila merupakan substitusi esensial Pembukaan UUD 1945.

c. Pancasila merupakan pandangan hidup yang berakar dalam kepribadian bangsa, maka Pancasila diterima sebagai dasar negara yang mengatur hidup kenegaraan. Hubungan Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945 adalah bahwa pokok-pokok pikiran Pembukaan tidak lain adalah silasila Pancasila. Pokok-pokok pikiran tersebut antara lain negara persatuan, negara hendak mewujudkan keadilan seluruh rakyat Indonesia, Negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan dan negara berdasar atas Ketuhanan yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.

Wednesday, August 7, 2019

Tugas Mandiri 2.4. Apa Saja Upaya yang Harus Dilakukan oleh Bangsa Indonesia

Soal dan Jawaban dari Tugas Mandiri 2.4 pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ( PPKn) Kurikulum 2013 Bab 2 halaman 39. Peserta didik diminta mengerjakan soal tentang apa yang harus dilakukan oleh Bangsa Indonesia dalam mewujudkan tujuan negara Indonesia.

Agar lebih jelas, silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini !



Soal

Tugas Mandiri 2.4.

Apa saja upaya yang harus dilakukan oleh Bangsa Indonesia dalam mewujudkan tujuan negara Indonesia? Tuliskan dalam Tabel berikut !

Jawab:

1. Tujuan: Melindungi Segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
Upaya Bangsa Indonesia:
Bangsa Indonesia menerbitkan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang perlindungan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Perlindungan tersebut mencakup perlindungan terhadap hak-hak individu dalam beragama dan berkebudayaan dan lain-lain. Sementara itu, pemerintah juga mengatur kewajiban individu untuk mematuhi peraturan hukum, kewajiban bela negara dan kewajiban-kewajiban lain sebagai warga negara yang baik.

Dalam hal perlindungan terhadap bangsa, pemerintah wajib menjaga kedaulatan NKRI dengan cara yang sudah ditentukan.

2. Tujuan: Memajukan kesejahteraan umum
Upaya bangsa Indonesia: Pemerintah wajib menyediakan fasilitas-fasilitas yang menunjang pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Fasilitas tersebut berupa lapangan pekerjaan, dan sarana-sarana pendukungnya misalnya kemudahan akses jalan raya, teknologi dan lain-lain. Selain itu pemerintah juga wajib memastikan harga-harga terjangkau oleh masyarakat.

3. Tujuan: Mencerdaskan kehidupan bangsa
Upaya bangsa Indonesia: Menyediakan pendidikan gratis kepada seluruh warga negara Indonesia. Meskipun gratis pendidikan tersebut adalah pendidikan berkualitas bagi seluruh peserta didik.

4. Tujuan: Melaksanakan ketertiban dunia.
Upaya bangsa Indonesia: Turut menjaga perdamaian dunia dengan menolak segala bentuk penjajahan. Untuk itu Indonesia banyak terlibat dalam pasukan perdamaian PBB. Pemerintah juga terlibat aktif dalam upaya menentang kekerasan di Rohingya maupun di Palestina.

Tugas Mandiri 2.3. Cobalah Tuliskan 5 Peristiwa yang Pernah Kalian Alami

Soal dan jawaban dari tugas mandiri 2.3 dalam buku pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) kurikulum 2013 halaman 37. Peserta didik diminta mengerjakan soal tentang keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Agar lebih jelas, silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini.



Soal

Tugas Mandiri 2.3.

Cobalah tuliskan peristiwa yang pernah kalian alami atau pengalaman orang lain, yang membuktikan bahwa keyakinan kepada Tuhan Yang Mahakuasa menjadi faktor yang menentukan dalam keberhasilan seseorang. Nilai apa yang dapat kalian pelajari dan perlu diteladani dari peristiwa tersebut.

Jawab:

Lima peristiwa yang membuktikan bahwa keyakinan kepada Tuhan Yang Mahakuasa menjadi faktor yang menentukan dalam keberhasilan seseorang.

1. Sebagai pelajar, saya selalu belajar setiap hari agar bisa mengikuti dan menyerap pelajaran dengan baik. Pada saat yang sama saya juga rajin beribadah, karena itu bukti keyakinan saya terhadap Tuhan. Hasilnya, nilai-nilai pelajaran saya sangat baik.

2. Selain aktif belajar, saya juga mengikuti berbagai kejuaraan, yaitu tenis meja. Alhamdulillah, dengan berlatih keras dan rajin salat, saya sering memenangkan kejuaraan.

3. Pada zaman penjajahan, bangsa Indonesia hanya bermodalkan bambu runcing melawan senjata modern. Dengan ikhtiar dan doa yang tak putus-putus, bangsa kita akhirnya merdeka.

4. Keyakinan terhadap Tuhan menyebabkan ayah saya yang berasal dari keluarga sederhana, akhirnya berhasil menjadi pejabat dalam dunia pendidikan. Beliau sangat rajin bersembahyang dan berdoa kepada Tuhan/

5. Keyakinan terhadap Tuhan juga membuat tentara Rasulullah yang hanya berjumlah lebih sedikit dibanding musuhnya, berhasil memenangkan perang.



Nilai-nilai yang bisa saya petik dari Keyakinan terhadap Tuhan Yang Mahakuasa:

Keyakinan terhadap Tuhan Yang Mahakuasa merupakan anugerah dari-Nya yang tidak terhingga. Saya merasa wajib mensyukurinya dengan melakukan kebaikan-kebaikan. Saya berusaha untuk selalu rajin menjalankan ibadah, patuh terhadap orang tua, sopan terhadap sesama manusia, menghormati guru-guru, menjaga kebersihan lingkungan dan lain-lain. Keyakinan terhadap Tuhan Yang Mahakuasa menjadikan kita akan tetap optimis menjalani kehidupan dalam mengejar harapan dan cita-cita. Keyakinan terhadap Tuhan juga menjadikan saya tidak mudah frustasi ketika terjadi hal-hal yang sangat menyakitkan dan menyedihkan dalam kehidupan kita.

Ada banyak nilai positif dari keyakinan terhadap Tuhan. Pada intinya kita wajib berupaya keras, belajar giat, bekerja keras demi cita-cita kita. Pada saat yang sama kita harus tawakal, optimis dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan Yang Mahakuasa.

Tugas Mandiri 2.2. Apa yang Harus Dilakukan Oleh Bangsa Indonesia dalam Mencapai CIta-Cita

Soal dan Jawaban dari Tugas Mandiri 2.2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas 9 Bab 2 halaman 36. Peserta didik diminta unutk mengerjalan tugas tentang apa yang harus dilakukan oleh bangsa Indonesia.

Agar lebih jelas, silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini !



Soal

Tugas Mandiri 2.2.
Apa yang harus dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam mencapai cita-cita nasional untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmud ? Tuliskan pendapatmu dalam bentuk tabelk seperti di bawah ini


Jawab:

Cita-Cita Nasional
1. Merdeka
Upaya Bangsa Indonesia:
a. Perjuangan bersenjata mengusir penjajah (Portugis, Inggris, Belanda dan Jepang)
b. Perjuangan diplomasi mengusir penjajah Belanda dan Jepang.
c. Perjuangan diplomasi di tingkat internasional

2. Bersatu
Upaya Bangsa Indonesia:
a. Memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika
b. Menjadikan Pancasila sebagai dasar negara
c. Menetapkan hari-hari bersejarah seperti Proklamasi, Hari Pancasila dan lain-lain.

3. Berdaulat
Upaya Bangsa Indonesia:
a. Terlibat aktif dalam organisasi internasional PBB
b. Terlibat aktif dalam organisasi negara-negara asia tenggara (ASEAN)
c. Menegakkan hukum termasuk memberikan sanksi tegas apabila ada negara lain yang melanggar batas kedaulatan, misalnya penerbangan ilegal, maupun pelayaran ilegal/

4. Adil
Upaya Bangsa Indonesia:
a. Menegakkan hukum tanpa pandang bulu/
b. Memberikan kesempatan kepada rakyat untuk menjadi kontestan pemilu
c. Memberikan kesempatan kepada rakyat untuk mendapatkan pendidikan secara adil/.

5. Makmur
Upaya bangsa Indonesia:
a. Mendorong rakyat agar mampu mandiri dalam mencari nafkah yaitu dengan berwirausaha
b. Memastikan ketersediaan logistik sembako seperti beras, gula, garam dan lain-lain.
c. Menetapkan peraturan perundang-undangan yang memudahkan rakyat Indonesia mencari nafkah sesuai dengan minat dan bakatnya.

Tugas Mandiri 2.1. Bandingkan Kondisi Bangsa Indonesia Pada Masa Penjajahan dengan Masa Kemerdekaan

Soal dan jawaban dari Tugas Mandiri 2.1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan PPKn Kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud halaman 34. Peserta didik diminta untuk membandingkan kondisi bangsa Indonesia.

Agar lebih jelas, silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini.



Soal

Tugas Mandiri 2.1.

Bandingkan kondisi bangsa Indonesia pada masa penjajahan dengan masa kemerdekaan. Kemudian, tuliskanlah dalam bentuk tabel seperti berikut.

Jawab:

Masa Penjajahan

1. Kehidupan rakyat sangat menderita. Sandang pangan mahal. Tidak banyak tersedia sumber makanan
2. Rakyat pribumi mendapat perlakuan semena-mena dari pemerintah Hindia Belanda. Pribumi merupakan warga kelas dua dengan segala keterbatasannya.
3. Rakyat dipekerjakan secara paksa oleh penjajah Belanda maupun Jepang.
4. Rakyat tidak diperbolehkan mengikuti pendidikan, hanya orang tertentu yang boleh sekolah.
5. Rakyat tidak memiliki kebebasan berbicara dan berkumpul.

Masa Kemerdekaan

1. Kehidupan rakyat berangsur-angsur membaik. Sekarang banyak tersedia sumber makanan.
2. Semua warga negara sama kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan
3. Tidak ada kerja paksa
4. Setiap lapisan masyarakat berhak mendapatkan pendidikan
5. Rakyat memiliki kebebasan berserikat dan berkumpul.