Thursday, August 29, 2019

Latih Uji Kompetensi Sejarah Indonesia Kelas 11 Halaman 101

Kunci Jawaban dari Latih Uji Kompetensi dalam buku Sejarah Indonesia Kurikulum 2013 Kelas 11 SMA/ SMK/ MA/ MAK bab 2 halaman 101. Ada tujuh soal yang harus kalian kerjakan.

Agar lebih jelas, silakan perhatikan soal dan jawabannya di bawah ini !




Soal

1. Jelaskan mengapa terjadi perlawanan rakyat Aceh terhadap Portugis pada pertengahan abad ke-16?
2. Ceritakan secara singkat perlawanan rakyat Maluku terhadap dominasi Portugis!
3. Mengapa sultan Agung bersikeras untuk mengusir VOC dari Batavia?  Mengapa tidak berhasil?
4. Bagaimana pendapat dan penilaian kamu tentang pandangan bahwa Aru Palaka itu bukan penghianat tetapi justru merupakan tokoh pejuang dari Bone?
5. Jelaskan apa,  mengapa dan bagaimana "siasat,  hadiah sultan, "
6. Coba lakukan telaah hal ihwal tentang surat izin bermukim atau "surat pas" bagi orang-orang Cina dan coba kaitkan dengan fenomena kehidupan masyarakat Indonesia sekarang.
7. Coba jelaskan jalannya perlawanan Pangeran Mangkubumi dan Raden Mas Said, tunjukkan pula pembagian wilayah perlawanan antara kedua pasukan itu ! Siapa De Clerq, bagaimana nasibnya?

Jawab:

1. Rakyat Aceh melakukan perlawananan terhadap Portugis karena Portugis terus menerus melakukan serangan terhadap Aceh. Portugis berusaha melemahkan Aceh karena Aceh dianggap sebagai ancaman dalam bisnis dan perdagangan negara tersebut di wilayah Nusantara. Akan tetapi dengan kegigihan rakyat Aceh, hampir semua serangan Portugis berhasil digagalkan. Peristiwa serangan tersebut terjadi mulai tahun 1523.

2. Pada tahun 1565 muncul perlawanan rakyat Ternate di bawah pimpinan Sultan Khairun.  Portugis mulai kewalahan kemudian menawarkan perundingan.  Dengan pertimbangan kemanusiaan Sultan Khairun menerimwa tawaran perundingan. Pada saat perundingan berlangsung,  Sultan Khairun ditangkap dan dibunuh.  Setelah Sultan Khairun dibunuh,  perlawanan dilanjutkan oleh putranya,  Sultan Baabullah.  Melihat tindakan portugis yang tidak mengenal nilai kemanusiaan,  semangat rakyat maluku untuk melawannya semakin berkobar.  Seluruh rakyat Maluku berhasil dipersatukan termasuk Ternate dan Tidore untuk melancarkan serangan besar-besaran terhadap portugis.  Akhirnya Portugis dapat didesak dan berhasil diusir pada tahun 1575 dari ternate.

3. Sultan Agung bersikeras mengusir  VOC karena
a. tindakan monopoli yang dilakukan VOC
b. VOC sering menghalang-halangi kapa-kapal dagang Mataram yang akan berdagang ke malaka;
c. VOC menolak untuk mengakui kedaulatan Mataram; dan
d. keberadaan VOS di Batavia telah memberikan ancaman serius bagi masa depan pulau Jawa

Akan tetapi pengusiran tersebut mengalami kegagalan karena:
a. Kompeni VOC menghalang-halangi Pasukan Mataram yang berusaha membangun pos-pos pertahanan.
b. Persenjataan VOC yang lebih unggul
c.VOC mengirimkan kapal perang untuk menghancurkan lumbung-lumbung beras pasukan Mataram.


4. Bagi kerajaan Gowa, sosok Aru Palaka adalah seorang musuh. Bagaimana tidak, Aru Palaka yang merupakan pangeran Bugis dari Bone telah bekerja sama dengan VOC untuk menghancurkan Kerajaan Gowa. Melalui politik devide et impera, VOC berhasil menjalin hubungan dengan kerajaan Bone. Hubungan tersebut tidak lepas dari sejarah masa lalu, di mana sekitar 10000 rakyat Kerajaan Bone dipaksa oleh Kerajaan Gowa untuk menggali kanal demi melawan VOC. Aru Palaka geram menyaksikan semua itu. Ia bertekad melawan Gowa. Hingga akhirnya tiba waktunya ia berhasil mengalahkan kerajaan Gowa, menjadi pahlawan bagi Bone.

5. Apa= adalah satu siasat yang digunakan sultan dengan memberi hadiah kepada Belanda dan berpura-pura berdamai.
Mengapa= karena siasat yang diragukan sebelumnya untuk menembus Benteng pertahanan VOC sangat sulit  jadi digunakan siasat hadiah.
Bagaimana= setelah memberi hadiah untuk berdamai dan VOC setuju,  lalu sultan VOC mengadakan perundingan dan sultan memberi kode kepada anaknya untuk membawa kemenangan.

6. Surat pas merupakan surat yang dikeluarkan oleh VOC berisi ketentuan bahwa setiap orang Cina yang tinggal di Batavia harus memiliki surat izin bermuki yang disebut permissiebriefjes. VOC mengeluarkan ketentuan tersebut karena saat itu banyak orang Cina yang datang ke Batavia dalam keadaan miskin, ada yang menjadi pengemis bahkan pencuri. Hal tersebut tentu merepotkan VOC. Akan tetapi, surat tersebut hanya taktik VOC untuk mengusir orang-orang Cina tersebut. VOC mengeluarkan syarat kepada orang-orang Cinta untuk mendapatkan surat tersebut dengan mewajibkan mereka membayar sebanyak dua ringgit bahkan lebih. Tentu saja banyak orang Cina yang tidak mampu membayar, akhirnya diusir ke Srilanka atau dikembalikan ke Cina.

Jika hal tersebut kita kaitkan dengan keadaan sekarang, nampaknya sudah tidak ada lagi syarat khusus bagi warga Cina  yang ingin tinggal di Indonesia. Bagi warga negara Cina yang ingin sekadar berada di Indonesia, mereka wajib memiliki paspor.

7. Perlawanan Pangeran Mangkubumi dan Raden Mas Said terjadi di wilayah Jawa. Pada awalnya keduanya berada pada pihak yang saling berlawanan yaitu ketika Pangeran Mangkubumi atas permintaan Pakubuwana II diminta memadamkan perlawanan Raden Mas Said ketika melawan VOC. Akan tetapi karena sama-sama memendam kebencian terhadap VOC, kedua tokoh tersebut akhirnya bersatu melawan VOC. Bahkan Raden Mas Said dijadikan menantu oleh Pangeran Mangkubumi.

Mereka berdua kemudian membagi wilayah perjuangan. Raden Mas Said bergerak di bagian timur, daerah Surakarta ke selatan terus ke Madiun, Ponorogo dengan pusatnya Sukowati. Sedangkan Pangeran Mangkubumi konsentrasi di bagian barat Surakarta terus ke barat dengan pusat di Hutan Beringin dan Desa Pacetokan, dekat Plered (termasuk daerah Yogyakarta sekarang).

- De Clerq adalah Seorang pendiri dan pemimpin Flemish kolaborator nasionalis dan ia adalah pemimpin VOC.Nasibnya adalah yaitu tewas dalam perlawanan rakyat Mataram

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon