Tuesday, January 15, 2019

Kegiatan 7.1 Apa yang Dimaksud dengan Teks Persuasi

Dalam Buku Kelas 8 SMP Bahasa Indonesia Siswa Kurikulum 2013 pada Kegiatan 7.1. Bab 7 Berbahasa Persuasif  peserta didik diminta untuk mengerjakan soal berdasarkan sebuah teks sebagai berikut.


Baca Juga: Kata Sulit dan Pokok Pikiran dalam Bacaan Suku Bangsa di Indonesia

A. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan kutipan teks berikut!

Kegiatan nonakademik sah-sah saja buat dijalankan. Apalagi dapat memaksimalkan diri sehingga menghasilkan prestasi yang gemilang. Satu yang mesti kamu ingat, sebagai pelajar kegiatan utama kamu adalah belajar. Kamu harus pintar-pintar membagi waktu. Percaya deh, segala kegiatan positif akan menghasilkan kesuksesan.
1. Apa yang dimaksud dengan teks persuasi
2. Hal apa saja yang membedakan teks persuasi dengan yang lainnya
3. Apa yang diharapkan penulis teks persuasi untuk pembacanya?
4. Apa fungsi fakta di dalam teks persuasi?
5. Mengapa cuplikan teks tersebut persuasif? Jelaskan!

B. 1. Tunjukkanlah sekurang-kurangnya dua cuplikan yang persuasif, baik dari rekaman (tuturan lisan) ataupun melalui tulisan.


Jawab: 

A. 

1. Pengertian dari teks Persuasi adalah sebuah teks yang berisi ajakan, bujukan dan harapan dengan tujuan agar pembaca terpengaruh, lalu mengikuti apa yang telah disampaikan dalam teks tersebut.

2. Perbedaan antara Teks Persuasi dengan yang lainnya terletak pada isi teks. Pada teks persuasi terdapat unsur ajakan yang begitu kuat yang ditandai dengan adanya kata-kata semacam harus, hendaknya, sebaiknya, usahakanlah, jangan, hindarilah, dan sejenisnya.

3. Penulis teks persusi berharap pembaca bisa tergerak untuk melakukan perbuatan atau mengikuti  apa yang menjadi maksud dan tujuan penulisan teks persuasi.

4. Fungsi fakta dalam teks persuasi sebagai dasar untuk meyakinkan pembaca bahwa apa yang disampaikan penulis memang benar adanya.

5. Cuplikan tersebut bersifat persuasif ditandai dengan adanya kata "harus" dalam kalimat Kamu harus pintar-pintar membagi waktu.

Baca Juga:Tuliskan Tentang CIta-Citamu, Kegiatan Utama dan Keahlian yang Harus Kamu Miliki

B. Dua Cuplikan yang bersifat persuasif

Contoh Pertama


Pemlihan Presiden Republik Indonesia akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019. Ada dua kandidat yang akan bertanding yaitu Jokowi dan Prabowo Subianto. Dampak dari Pilpres ini memberi kesan seolah-olah rakyat terbelah menjadi dua kelompok pendukung. Dalam demokrasi hal tersebut wajar-wajar saja selama tidak terjadi pelanggaran hukum. Rakyat Indonesia boleh saja menggebu-nggebu mendukung calon presidennya, namun hendaknya tetap menjaga jangan sampai melakukan perbuatan melanggar hukum. Rakyat harus cerdas dalam memilih, pilihlah sesuai dengan hati nurani dan kepentingan bersama.
Contoh Kedua

Bersamaan dengan euforia pemilihan presiden Republik Indonesia, muncullah informasi-informasi yang berkaitan dengan hal tersebut. Sayangnya, selain muncul informasi yang berupa fakta, juga muncul informasi yang bersifat hoax atau berita bohong. Dalam menanggapi berita bohong, rakyat Indonesia sebaiknya rajin menolak berita hoax dan tidak tergesa-gesa membagikan berita yang belum jelas kebenarannya. Untuk mengetahuinya, masyarakat harus mengecek kebenaran berita tersebut. dengan cara melakukan selancar di internet atau mengunjungi situs-situs anti hoax. 

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon