Senin, 26 November 2018

30 Contoh Majas Hiperbola yang Baik dan Benar.

Loading...

Loading...
Majas hiperbola adalah majas yang melebih-lebihkan atau membesar-besarkan apa yang sebenarnya dimaksudkan. Pemakaian majas ini banyak digunakan dalam karya sastra puisi. Ada juga penulis yang terkadang menyelipkan majas ini dalam opini, novel maupun cerpen.

Para penulis sengaja memunculkan majas hiperbola agar tercipta kesan dan muncullah pengaruh dalam diri pembaca atas karya mereka, dan juga agar karya mereka semakin indah.

Agar para pembaca bisa memahami majas ini, di bawah ini merupakan beberapa contoh majas hiperbola.



Contoh :
1. Mendengar kabar itu, air mata Widya mengalir menganaksungai
2. Pada saat perang kemerdekaan, para pejuang bertekad berperang sampai titik darah penghabisan.
3. Senyuman Diana membuat hatiku meleleh.
4. Tangis keluarga korban kecelakaan itu sungguh menyayat hati.
5. Beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia !
6. Tim sepakbola Indonesia membantai tim sepakbola Timor Leste dengan skor telak.
7.  Walau sudah mandi keringat, tim voli SMA 1 Semarang tidak berhasil mengalahkan musuhnya.
8. Hatiku hancur demi mendengar kabar kau telah menikah, Dinda.
9.  Darah Sapto mendidih melihat anak buahnya ditangkap polisi.
10. Kata-kata motivasi dari sang manajer, membuat Tarno dan teman-teman ingin menaklukkan dunia.
11. Demi masa depan anak-anak, Hafid bekerja keras membanting tulang memeras keringat.
12. Hawa dingin di pegunungan ini benar-benar meremukkan tulang.
13. Suara pendukung presiden itu membahana membelah angkasa.
14. Secepat kilat, polisi membekuk gerombolan pengedar narkoba.
15. Demi meminang dirimu, aku akan menyeberangi samudera.
16. Lidah para politikus itu begitu tajam menyerang lawan-lawannya.
17. Gara-gara kamu, tujuh hari tujuh malam aku tidak bisa tidur.
18. Gubernur itu bingung bagaimana cara mengatasi sampah yang setinggi gunung.
19. Suara Giant yang keras, memecahkan gendang telinga Nobita.
20. Mangkatnya sang Raja menyebabkan banjir air mata di istana.
21. Pada tahun 1965, terjadi banjir darah akibat perang saudara.
22. Kemiskinan bangsa ini disebabkan oleh pemimpin yang korupsi.
23. Aku sudah mencari Isti hingga ke ujung dunia, namun masih tetap belum bisa aku temukan.
24. Dengan kekayaannya, ia yakin bisa membeli semua kendaraan yang ia inginkan.
25. Setelah memeras otak berhari-hari, akhirnya Silvi lulus ujian.
26. Wajahnya mendadak seputih salju ketika ditangkap Polisi.
27. Ia sudah menguras tabungannya untuk menjadi anggota DPR.
28. Sepertinya hatinya terbuat dari batu, tidak bisa dibujuk lagi.
29. Kamu pasti terkejut, luas halaman rumah Intan seluas lapangan sepakbola.
30. Hidupnya hancur lebur setelah kecanduan narkoba.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.


EmoticonEmoticon