Jumat, 07 April 2017

Review Film Hacksaw Ridge : "Tuhan, Bantu Aku Untuk Menolong Satu Orang Lagi".

hacksaw ridge

Di Virginia, salah satu negara bagian Amerika Serikat, seorang pemuda penganut Kristen anggota  Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh bernama Desmond Doss mendadak tertarik untuk bekerja sebagai seorang tenaga medis. Hatinya terketuk setelah ia melihat kondisi pasien di sebuah rumah sakit.

Saat itu Amerika Serikat sedang dalam situasi darurat karena berperang dengan Jepang. AS membutuhkan banyak tenaga untuk berperang. Para pemuda berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk menjadi tentara. Tak terkecuali dengan Desmond. Berbeda dengan kebanyakan pemuda yang ingin berperang angkat senjata, ia memutuskan untuk menjadi seorang tentara yang bertugas sebagai tim penolong yang tergabung dalam tim medis, tanpa memanggul senjata.

Saat ia menyampaikan keinginan tersebut pada ayahnya. Ayahnya menanggapi dengan cerita tentang perang yang pernah dilaluinya. Desmond diberitahu bahwa sebagian besar teman ayahnya gugur di medan perang . Sebagai seorang veteran perang yang pernah mengalami pahit getirnya peperangan yang kejam di berbagai belahan dunia, Tom menganggap keputusan Desmond untuk menjadi seorang prajurit merupakan keputusan yang salah.

Kekecewaan Tom Doss ternyata tidak hanya ditujukan kepada Desmond, sebelumnya secara tiba-tiba dalam sebuah acara makan malam bersama, kakak Desmond yaitu Harold Doss mengenakan seragam militer. Tentu saja, Tom Doss kaget. Dengan sedih, ia mengenang seorang kawannya yang pada awalnya juga mengenakan seragam militer dengan gagah seperti Harold akhirnya gugur dengan keadaan yang mengerikan.

Tom Doss akhirnya mengikhlaskan Desmond setelah diyakinkan ia tidak akan pernah menyentuh senjata sedikitpun selama menjadi prajurit.

Akan tetapi, jalan terjal Desmond untuk menjadi tentara tanpa senjata ternyata masih belum berakhir. Berbekal Alkitab yang diberikan kekasihnya, Dorothy Schutte ia berangkat menuju barak militer   Fort Jackson. Di sana saat sedang mengikuti pendidikan, ketika tiba pada sesi pembagian senjata bagi seluruh prajurit,  Desmond menolak untuk menerima senjata. Penolakan Desmond tersebut mendapat tanggapan serius dari komandan regunya, Sersan Howell dan para perwira militer. Bahkan kasus Desmond menyebabkan ia diadili dalam pengadilan militer. Beruntung, pada situasi yang sulit tersebut, atas bantuan ayahnya, Desmond akhirnya diberi hak dan mendapat perlindungan UU untuk tidak membawa senjata selama pendidikan.

Regu Desmond kemudian dikirim ke Hacksaw untuk menggantikan tugas regu yang sebelumnya sudah bertugas di sana. Situasi kemudian berubah menjadi sangat mendebarkan dan benar-benar menguji mental para prajurit baru. Saat dalam proses rotasi pasukan, mereka melihat truk berisi rumpukan mayat para tentara yang gugur. Ujian mental tidak berhenti sampai di situ.

Desmond dan kawan-kawan akan mengalami situasi yang hampir sama dengan pasukan yang telah lebih dahulu berperang. Mereka mengalami peperangan yang sesungguhnya. Suasana peperangan digambarkan dengan sangat jelas. Desingan peluru yang berlalu lalang tanpa henti begitu jelas terlihat dan terkadang menyambar beberapa dari mereka hingga tewas seketika. Ledakan-ledakan yang meluluhlantakkan tubuh-tubuh para tentara Amerika Serikat maupun Jepang juga tergambar jelas.

Ketika hari sudah beranjak malam, dan peperangan berhenti untuk sejenak. Di situlah, terjadi adegan-adegan yang sangat mengharukan. Desmond, sosok tentara yang pernah diremehkan karena menolak memegang senjata, sendirian berjuang di tengah malam gelap gulita, menolong para korban yang masih hidup sambil berdoa kepada Tuhan,

Tuhan, Bantu Aku Untuk Menolong Satu Orang Lagi..
Tuhan, Bantu Aku Untuk Menolong Satu Orang Lagi..

Tiap kali ia selesai mengantar korban ke tempat yang aman, ia berdoa lagi,...

Tuhan, bantu aku untuk menolong satu orang lagi...

Sepanjang malam, doa itu menjadi mantra ampuh yang memberikan kekuatan pada Desmond untuk membantu 75 rekan seperjuangannya yang terluka di Hacksaw...

.


Film Hacksaw Ridge barangkali salah satu film terbaik yang pernah saya tonton. Kisah nyata perjuangan Desmond Doss dalam peperangan di Hacksaw telah dihadirkan dengan sangat apik oleh Mel Gibson. Aktor utama Andrew Garfield telah tampil sebagai sosok yang terlihat lemah namun akhirnya berperan penting dalam perang di Hacksaw.

Pemeran :
Andrew Garfield sebagai Desmond Doss
Vince Vaughn sebagai Sersan Howell
Sam Worthington sebagai Kapten Glover
Luke Bracey sebagai Smitty
Teresa Palmer sebagai Dorothy Schutte
Hugo Weaving sebagai Tom Doss
Rachel Griffiths sebagai Bertha Doss
Ryan Corr sebagai Letnan Manville
Richard Roxburgh sebagai Kolonel Stelzer
Luke Pegler sebagai Milt 'Hollywood' Zane
Richard Pyros sebagai Randall 'Teach' Fuller
Ben Mingay sebagai Grease Nolan
Firass Dirani sebagai Vito Rinnelli
Jacob Warner sebagai James Pinnick
Goran D. Kleut sebagai Andy 'Ghoul' Walker
Harry Greenwood sebagai Henry Brown
Damien Thomlinson sebagai Ralph Morgan
Robert Morgan sebagai Kolonel Sangston
Nathaniel Buzolic sebagai Harold 'Hal' Doss
Ori Pfeffer sebagai Irv Schecter
Milo Gibson sebagai Lucky Ford
John Batziolas sebagai prajurit Schulenburg
John Cannon sebagai Kopral Cannon
Mikael Koski sebagai prajurit Giles
Charles Jacobs sebagai prajurit Webb

Sutradara Mel Gibson
Produser Terry Benedict
Paul Currie
Bruce Davey
William D. Johnson
Bill Mechanic
Brian Oliver
David Permut
Skenario Andrew Knight
Robert Schenkkan
Advertisement


EmoticonEmoticon