Kamis, 06 April 2017

Puisi Perpisahan Siswa SD Kelas 6 Terbaik 2017



Ada pertemuan ada perpisahan, itulah pepatah yang lazim kita dengarkan pada saat perpisahan. Perpisahan terkadang menjadi momen yang cukup menyedihkan, namun sesuai dengan hukum alam, ada pertemuan pasti ada perpisahan, mau tidak mau kita harus menjalaninya.
Begitu juga dengan perpisahan yang pasti dialami oleh para siswa Sekolah Dasar (SD), setelah enam tahun menempuh pendidikan di Sekolah Dasar, siswa SD harus berpisah dengan bapak ibu guru maupun dengan sesama siswa kelas enam dan adik kelas. Kali ini akan saya tuliskan kumpulan puisi perpisahan dari siswa SD kelas 6 terhadap bapak ibu guru.


Rasanya Baru Sehari Yang Lalu

Rasanya
baru sehari yang lalu
Aku diantar ibu
masuk ruang kelas satu

Rasanya
baru sehari yang lalu
Ibu guru mengajariku
mengeja kata
dan belajar angka

Rasanya
baru sehari yang lalu
Aku masih sering menangis
Saat kutahu
Ibu tak menunggui
di depan kelas

Sekarang
tak terasa
aku sudah duduk di kelas 6

tak terasa aku sudah selesai
mengerjakan semua ujian

Tak terasa
aku akan segera lulus

akan kutinggalkan
sekolahku

untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi


Selamat Tinggal Sekolahku


Besok pagi
Sekolahku menggelar
acara perpisahan

Pagi ini
aku berangkat ke sekolah
lalu
aku masuk ke ruang kelasku
yang masih sepi

teman-temanku masih belum berangkat
karena hari masih sangat pagi

aku duduk di salah satu bangku

kupandang seisi ruang kelas
Aku beranjak
mendekati papan tulis

kusentuh papan tulis itu
untuk sejenak terbayang
segala kenangan
yang pernah aku lalui

melalui papan tulis itulah
Ibu guru menggoreskan kapur
menulis pelajaran
matematika, IPA, Bahasa Indonesia
dan pelajaran lainnya

Lalu
aku berbalik melihat deretan bangku
di depanku

Di bangku itulah
teman-temanku duduk
untuk menerima pelajaran

ada yang sangat serius mendengarkan
ada yang melamun
ada yang senyum-senyum dengan teman sebangku

Itulah kami, siswa kelas 6 dengan beragam tingkah laku
yang terkadang membuat jengkel ibu guru
Maafkan kami, ibu guruku

Lalu kulihat
meja ibu guru

di situlah
selama ini Ibu guru duduk
saat sedang mengajar

Dengan sabar
Ibu guru mendidik kami

Namun tak jarang
Ibu guru berteriak cukup keras

karena kami terkadang nakal

Setelah itu
sejenak kupejamkan mata

dan kukatakan

Selamat Tinggal Sekolahku
Aku bangga pernah bersekolah di situ

Advertisement