Showing posts with label Materi Pelajaran SMP. Show all posts
Showing posts with label Materi Pelajaran SMP. Show all posts

Friday, June 14, 2019

Kegiatan 2 Perhatikan Gambar 2.2 dan Kegiatan 1 atau Sumber yang lain

Soal dan Jawaban dari Kegiatan 2 Aktivitas Individu pada Buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas 8 halaman 6. Materi ini masih membahas seputar negara ASEAN. Pada kegiatan 2 tersebut, peserta didik diminta untuk mengisi tabel.



Untuk lebih jelasnya, silakan simak soal dan jawaban di bawah ini.

1. Perhatikan Gambar 2.2 dan Kegiatan 1 atau sumber yang lain seperti internet
atau atlas.
2. Identifikasikan letak astronomis masing-masing negara ASEAN.
3. Identifikasikan iklim dari masing-masing negara ASEAN dan tuliskan pada
tabel.

Jawab:


Negara: Indonesia
Letak bujur: 95˚ BT s.d. 141˚BT
letak lintang:  6˚LU s.d. 11˚LS
Iklim: Tropis

Negara: Filipina
Letak bujur: 117˚BT s.d. 126˚BT
Letak Lintang:   5˚LU s.d. 21˚LU
Iklim: Tropis

Negara: Singapura
Letak bujur:  103˚BT s.d. 104˚BT
Letak Lintang: 1˚15’ LU s.d. 1˚26’ LU
Iklim: Tropis

Negara: Malaysia
Letak bujur: 100˚BT s.d. 119˚BT
Letak Lintang:   1˚LU s.d. 7˚LU
Iklim: Tropis

Negara: Thailand
Letak bujur: 97˚BT s.d. 106˚BT
Letak Lintang: 5˚LU s.d. 21˚LU
Iklim: Tropis

Negara: Myanmar
Letak bujur: 92˚ BT - 101˚ BT
Letak Lintang: 10˚ LU s.d. 29˚ LU
Iklim: Tropis dan subtropis

Negara: Kamboja
Letak bujur : 102˚ BT s.d. 108˚ BT
Letak Lintang: 10˚ LU s.d. 14˚ LU
Iklim: Tropis

Negara: Brunei Darusalam
Letak bujur:114˚ BT s.d. 115,5˚ BT
Letak Lintang: 4˚ LU s.d. 5˚ LU
Iklim: Tropis

Negara: Vietnam
Letak bujur: 102˚ BT s.d. 109˚ BT
Letak Lintang: 8˚ LU s.d. 23˚ LU
Iklim: Tropis

Negara: Laos
Letak bujur: 100˚ BT s.d. 107˚ BT
Letak Lintang: 14˚ LU s.d. 22˚ LU
Iklim: Tropis

Thursday, June 13, 2019

Negara yang Terletak Paling Utara, Barat, Timur, Selatan di Asia Tenggara

Soal dan jawaban pada buku Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas 8 halaman 3. Peserta didik diminta untuk menentukan letak negara-negara ASEAN sesuai dengan kondisi geografis.

Untuk lebih lengkapnya, silakan simak soal dan jawabannya di bawah ini.




Negara yang terletak di paling utara di ASEAN adalah Myanmar

Negara yang terletak di paling selatan di ASEAN adalah Indonesia

Negara yang terletak di paling barat di ASEAN adalah Myanmar

negara yang terletak di paling timur di ASEAN adalah Indonesia 

Tuesday, June 4, 2019

Uji Kompetensi Pkn Kelas 9 Bab 1 Halaman 29 Kurikulum 2013

Soal dan Jawaban Uji Kompetensi Pendidikan Kewarganegaraan Kelas 9 Bab 1 Halaman 29 Kurikulum 2013. Peserta didik diminta mengerjakan soal berdasarkan materi pada bab I.



Untuk lebih jelas, silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini.

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !

1. Bagaimana penerapan pancasila sebagai dasar negara pada masa awal kemerdekaan
2. Jelaskan latar belakang pemberontakan DI/ TII dan RMS di Indonesia
3. Bagaimana penerapan Pancasila pada masa orde baru ?
4. Jelaskan tantangan bangsa Indonesia dalam menerapkan Pancasila sebagai dasar negara pada masa Reformasi
5. Jelaskan arti penting mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara.
6. Jelaskan kedudukan Pancasila sebagai satu ideologi terbuka
7. Berikan masing-masing 1 (satu) contoh perilaku dalam mewujudkan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan dalam kehidupan sehari-hari
8. Berikan 3 (tiga) contoh perwujudan nilai-nilai Pancasila dalam bidang politik di lingkungan sekolah

Jawab :

1. Pada masa tersebut penerapan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup mengalami masalah. Ada upaya untuk mengganti Pancasila sebagai dasar negara dan penyimpangan terhadap nilai Pancasila. Upaya tersebut di antaranya adalah.
a. Pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Madiun pada 1948.
b.Pemberontakan Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia (DI/ TII) oleh S.M. Kartosoewirjo
c. Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS)
d. Pemberontakan PRRI/ Permesta  oleh Sjafrudin Prawiranegara dan Ventje Sumual
e. APRA (Angkatan Perang Ratu Adil) oleh Westerling
f. Perubahan bentuk negara dari Republik Indonesia Serikat (RIS) ke Negara Kesatuan Republik Indonesia, sedangkan konstitusi yang berlaku adalah UUDS 1950.

2. Latar belakang pemberontakan DI/ TII. Kartosoewirjo mendirikan negara Islam Indonesia (NII) pada 7 Agustus 1949. Tujuan utamanya adalah untuk mengganti Pancasila sebagai dasar negara dengan syariat Islam.

Latar belakang pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS). RMS merupakan sebuah gerakan separatisme dipimpin oleh Christian Robert Steven Soumokil, bertujuan untuk membentuk negara sendiri, yang didirikan tanggal 25 April 1950

3. Penerapan Pancasila pada masa Orde Baru
- Presiden Suharto dipandang sebagai tokoh yang berhasil membubarkan PKI
- Berhasil menciptakan stabilitas keamanan dalam negeri dalam waktu relatif singkat.
- Melaksanakan Repelita yang tertuang dalam GBHN
- Presiden Suharto hanya mengizinkan tiga partai politik di Indonesia.
- Membatasi kebebasan berpendapat dengan cara membredel pers dengan semena-mena.
- Menangkapi lawan politik tanpa pengadilan
- Pelanggaran HAM misalnya kasus tanjung priok, Marsinah, wartawan Udin dan lain-lain.


4. Tantangan Bangsa Indonesia dalam menerapkan Pancasila sebagai dasar negara pada masa reformasi misalnya:
a. Kesaktian Pancasila diuji manakala terjadi peristiwa yang dianggap merugikan negara namun belum ada perangkat hukum untuk menjeratnya
b. Munculnya kebebasan berbicara yang terkadang berupa kritik, hinaan, ujaran kebencian dan lain-lain. Pancasila harus mampu memilah manakah pembicaraan yang berupa kritik atau hanya kebencian.
c. Munculnya hoax atau berita palsu yang sangat merugikan banyak pihak. Pancasila harus mampu menindak tegas dan cerdas.

5. Arti penting mempertahanakan Pancasila sebagai dasar negara karena Pancasila merupakan sebuah ideologi bangsa Indonesia. Ia menjadi sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Ia juga menjadi pandangan hidup bangsa. Untuk itu kita harus mempertahankannya.

6. Kedudukan Pancasila sebagai ideologi terbuka mengandung pengertian bahwa Pancasila senantiasa mampu berinteraksi secara dinamis. Nilai-nilai Pancasila tidak berubah, namun pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan nyata yang kita hadapi dalam setiap waktu.

Berarti juga Pancasila memiliki nilai nilai dan cita-cita yang tidak dipaksakan dari luar, melainkan digali dan diambil dari kekayaan rohani moral dan budaya masyarakat sendiri. Selain itu ideologi tersebut bersifat terbuka yang senantiasa mendorong terjadinya perkembangan pemikiran baru tentang ideologi tersebut tanpa kehilangan jati dirinya.

7. Contoh perilaku dalam mewujudkan nilai
- Ketuhanan : Rajin beribadah
- Kemanusiaan: Bersikap welas asih terhadap sesama manusia
- Persatuan: mengikuti Upacara bendera
- Kerakyatan: mengikuti Pemilu
- Keadilan: Tidak memilih-milih teman

8. Tiga contoh perwujudan nilai-nilai Pancasila dalam bidang politik di lingkungan sekolah:
a. Mengikuti pemilihan ketua OSIS
b. Berani mengemukakan pendapat di hadapan teman maupun guru
c. Bersikap baik terhadap teman maupun guru.

Monday, June 3, 2019

Amatilah Berbagai Fakta dan Peristiwa di Sekitarmu yang Sesuai Dengan Gambar

Soal dan jawaban Tugas Mandiri 1.4 Bab 1 PKn Kelas 9 SMP halaman 20. Peserta didik diminta untuk mengerjakan soal yang berkaitan dengan gambar.

Untuk lebih jelasnya silakan simak soal dan jawaban tersebut di bawah ini.



Amatilah berbagai fakta dan peristiwa di sekitar kamu yang sesuai dengan gambar di atas. Catat atau ungkapan hasil pengamatan mu. Kembang kan rasa ingin tahu kamu dengan menyusun pertanyaan yg berkaitan dengan nilai nilai pancasila sesuai perkembangan masyarakat. Misalnya, apa saja yang telah mengalami perubahan?

Jawab.

Warga masyarakat di sekitar saya masih mengadakan kegiatan kerja bakti atau gotong royong. Kegiatan tersebut biasanya dilakukan ketika terjadi beberapa peristiwa yang membutuhkan bantuan banyak orang. Kegiatan tersebut antara lain:

1. Memasang genting rumah salah satu warga masyarakat
2. Memindahkan rumah kayu dari satu tempat ke tempat lain.
3. Kerja bakti dalam rangka membangun sarana dan prasarana umum misalnya jembatan, jalan dan lain-lain.
4. Peristiwa kematian
5. Membangun tempat ibadah.

Kegiatan kerja bakti merupakan tradisi yang sudah ada sejak dahulu kala yang selaras dengan pengamalan Pancasila. Kegiatan tersebut mengajakan solidaritas, toleransi dan kerjasama di antara warga masyarakat.

Akan tetapi seiring perkembangan zaman, akan muncul pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan kerja bakti misalnya,
1. Apa saja yang telah mengalami perubahan ?
Jawab: intensitas kerja bakti sudah tidak seperti dahulu lagi.
2. Mengapa terjadi perubahan ?
jawab: perkembangan sosial masyarakat. Semula homogen dengan pekerjaan yang sama, petani. Sekarang mata pencaharian berbeda-beda.
3. Bagaimana proses perubahan terjadi ?
Jawab: proses tersebut terjadi begitu saja karena mengikuti perkembangan zaman.
4. Pengaruh perubahan tersebut?
Jawab: rasa solidaritas, empati mungkin tidak seperti dulu lagi
5. Apakah perubahan tersebut sesuai dengan Pancasila?
Jawab: Masih, selama tidak terjadi hal-hal yang saling merugikan warga.

Sunday, June 2, 2019

Berilah Contoh Perilaku yang Mencerminkan Perwujudan Nilai Dasar Pancasila

Soal dan jawaban Tugas Mandiri 1.3 PKn Kelas 9. Soal tersebut terdapat dalam buku PKN halaman 19. Peserta didik diminta untuk mengerjakan soal dengan benar.

Untuk lebih lengkap, silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini.




Berilah Contoh Perilaku yang Mencerminkan Perwujudan Nilai Dasar Pancasila

1. Nilai Ketuhanan
a. Berbakti kepada kedua orangtua
b. Rajin beribadah sesuai agama dan keyakinan
c. Saling menghargai umat beragama lain
d. Saling bertoleransi dengan umat beragama lain
e. Tidak melakukan provokasi berdasarkan agama


2. Nilai Kemanusiaan
a. Mencintai dan menyayangi sesama manusia
b. Tidak semena-mena terhadap orang lain
c. Saling membantu dengan orang lain
d. Saling menghormati dengan orang lain
e. Tidak melakukan penindasan terhadap orang lain

3. Nilai Persatuan
a. Mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi
b. Sering membaca buku tentang persatuan dan kesatuan bangsa
c. Tidak mudah terprovokasi ajakan untuk makar dan lain-lain
d. Mengibarkan bendera merah putih pada hari yang ditentukan, misalnya ketika 17 agustus
e. Untuk peserta didik bisa mengikuti upacara bendera dengan rutin

4. Nilai Kerakyatan
a. Mengutamakan kepentingan bersama ketika mengambil keputusan
b. Mengupayakan terjadinya dialog untuk mencapai keputusan terbaik
c. Menghindari cara kekekerasan untuk mengambil keputusan
d. Mengikuti pemilihan umum
e. Melaksanakan hasil rapat dengan sebaik-baiknya
f. Patuh peraturan lalu lintas

5. Nilai Keadilan
a. Bersikap adil terhadap sesama manusia
b. Tidak pilih kasih
c. Disiplin
d. Bekerja keras

Tugas Mandiri 1.2 Merajut Kebersamaan di Kampung Pancasila

Soal dan jawaban dari Tugas Mandiri 1.2 Bab I PKn kelas 9 terbitan kemendikbud. Peserta didik diminta untuk mengerjakan soal berdasarkan teks bacaan,Merajut Kebersamaan di Kampung Pancasila yang sudah tertulis sebelumnya.

Untuk lebih lengkapnya silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini.




Setelah kamu membaca berita tersebut, jawablah pertanyaan di bawah ini !

1. Apa yang melatarbelakangi terbentuknya kampung Pancasila
2. APa tujuan dibentuknya kampung Pancasila
3. Siapa yang terlibat dalam pembentukan kampung Pancasila
4. Bagaimana upaya-upaya yang dilakukan warga kampung Pancasila agar tercipta harmoni dalam keberagaman kampung Pancasila
5. Bagaimana upaya yang dapat kalian lakukan untuk mencontoh pembentukan kampung Pancasila


Jawab: 

1. Latarbelakang terbentuknya kampung Pancasila bermula pada tahun 1990-an, saat gencarnya penataran Pedoman, Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). Desa Balun menjadi percontohan untuk pelaksanaan program pemerintah. Saat itu, Desa Balun sudah dikenal sebagai desa yang memiliki kerukunan beragama yang sangat baik.

2. Tujuan dibentuknya kampung Pancasila agar tercipta kerukunan umat beragama di antara agama-agama yang ada di desa Balun yaitu agama Islam, Kristen, dan Buddha

3. Mereka yang terlibat dalam pembentukan kampung Pancasila antara lain:
a. Pemerintah
b. Kepala Desa
c. Penduduk desa Balun

4. Upaya-upaya yang dilakukan warga kampung Pancasila agar tercipta harmoni dalam keberagamaan kampung Pancasila antara lain :
a. Saling menghargai penganut agama lain
b. Melaksanakan kegiatan kerja bakti dengan melibatkan semua penganut agama
c. Saling melibatkan diri dalam kegiatan keagamaan umat beragama lain.

5.Upaya yang bisa dilakukan pelajar dan masyarakat umum untuk mencontoh desa Pancasila
a. Menghargai umat beragama lain
b. Selalu menjaga kerukunan dengan umat beragama lain
c. Tidak melakukan tindakan provokasi berdasarkan agama
d. Saling menjaga setiap kali melakukan peribadatan
e. Sebisa mungkin meninggalkan perdebatan soal agama.

Friday, May 31, 2019

Kelebihan dan Kelemahan Penerapan Pancasila Masa Orde Baru

Soal dan Jawaban dari Tugas Mandiri 1.1 Bab 1 PKn Kelas 9 SMP Kurikulum 2013. Soal tersebut terdapa pada halaman 10. Peserta didik diminta mencari kelebihan dan kelemahan Pancasila pada Masa Orde Baru.

Untuk lebih lengkapnya silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini.





Carilah kelebihan dan kelemahan penerapan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa pada masa Orde Baru melalui berbagai sumber belajar, seperti surat kabar, media elektronik atau buku sumber lainnya. Tulislah hasil pencarian kalian dalam tabel di bawah ini.

Kelebihan dan Kelemahan Penerapan pancasila Masa Orde Baru.

Kelebihan:
- Presiden Suharto dipandang sebagai tokoh yang berhasil membubarkan PKI
- Berhasil menciptakan stabilitas keamanan dalam negeri dalam waktu relatif singkat.
- Melaksanakan Repelita yang tertuang dalam GBHN

Kelemahan:
- Presiden Suharto hanya mengizinkan tiga partai politik di Indonesia.
- Membatasi kebebasan berpendapat dengan cara membredel pers dengan semena-mena.
- Menangkapi lawan politik tanpa pengadilan
- Pelanggaran HAM misalnya kasus tanjung priok, Marsinah, wartawan Udin dan lain-lain.

Pilihlah Salah Satu Contoh Peristiwa Penyimpangan Terhadap Nilai Nilai Pancasila

Pilihlah salah satu contoh peristiwa penyimpangan terhadap Pancasila sebagai dasar negara sejak awal kemerdekaan sampai akhir Orde Lama. Soal tersebut merupakan salah satu soal dalam Tugas Kelompok 1.1 Bab 1 PKn Kelas 9 SMP Kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud halaman 8.  Peserta didik diminta mengerjakan soal bersama kelompoknya masing-masing.

Untuk lebih lengkapnya silakan perhatikan dengan seksama soal dan jawaban di bawah ini.





1. Pilihlah salah satu contoh peristiwa penyimpangan terhadap Pancasila sebagai dasar negara sejak awal kemerdekaan sampai akhir Orde Lama.
2. Susun pertanyaan yang ingin kamu ketahui sesuai topik yang dipilih
3. Carilah informasi tentang peristiwa tersebut dari berbagai sumber belajar
4. Diskusikan dengan kelompokmu, hubungkan berbagai informasi yang kamu peroleh dan buatlah kesimpulan tentang peristiwa tersebut
5. Susun laporan hasil telaah kelompokmu secara tertulis dan sajikan di depan kelas


Jawab :

1. Saya akan memberikan salah satu contoh penyimpangan terhadap Pancasila sebagai dasar negara sejak awal kemerdekaan sampai akhir orde lama. Contoh tersebut adalah peristiwa yang terjadi pada masa awal kemerdekaan (1945 - 1949) yaitu pemberontakan PKI (Partai Komunis Indonesia) di Madiun pada tanggal 18 September 1948 yang dipimpin oleh Musso. Bertujuan mengganti ideologi Pancasil menjadi ideologi Komunis.

2. Pertanyaan tentang topik tersebut misalnya:
a. Mengapa Musso ingin mengganti Pancasila dengan Komunis ?
b. Siapakah Musso ?
c, Mengapa pemberontakan dilaksanakan di Madiun ?
d. Apakah pemberontakan tersebut berhasil ditumpas ?

3. Informasi tentang peristiwa tersebut bisa ditemukan secara lebih lengkap dalam buku-buku sejarah. Misalnya buku Madiun 1948: PKI Bergerak, Kronik Peristiwa Madiun Pki 1948, dan lain-lain.

4. Kesimpulan dari terjadinya pemberontakan tersebut adalah, Musso baru saja pulang dari Uni Soviet, ia bermaksud mendirikan negara komunis di Indonesia. Akan tetapi upaya tersebut gagal karena mendapat perlawanan dari rakyat dan TNI.

5. Untuk soal nomor lima, silakan kerjakan bersama kelompokmu.

Uji Kompetensi 1.3 Bab 1 Pkn Kelas 7 SMP Halaman 31

Soal dan Jawaban Uji Kompetensi 1.3. Bab 1 Pendidikan Kewarganegaraan Kelas 7 halaman 31. Soal tersebut terdapat dalam buku PKn kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud. Peserta didik diminta untuk mengerjakan soal.

Untuk lebih lengkapnya, silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini.




Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar !
1. Apa tujuan pembentukan PPKI
2. Bagaimana komposisi keanggotaan PPKI
3. Apa alasan perubahan sila kesatu rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta
4. Apa perbedaan rumusan dasar negara dalam piagam jakarta dengan pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
5. Tuliskan hasil sidang PPKI

Jawab:

1. Tujuan pembentukan PPKI adalah
a. Melanjutkan tugas dari BPUPKI yaitu mempersiapkan kemerdekaan dengan lebih seksama. dan agar kemerdekaan bisa dilaksanakan secepatnya.
b. Mengesahkan Rancangan UUD yang sebelumnya telah dipersiapkan
oleh BPUPKI.
c.  Membuat struktur ketatanegaraan, serta
d.  Menentukan cara guna memutuskan pernyataan Kemerdekaan
Indonesia.

2. Komposisi Keanggotaan PPKI ditetapkan sebagai berikut :
21 Orang indonesia yang terdiri dari 12 Orang Jawa , 3 Orang Sumatera , 2 Orang Sulawesi , 1 Orang Kalimantan , 1 Orang Nusa Tenggara , 1 Orang Maluku , 1 orang Golongan TiongHoa

ketua : Ir. Soekarno
wakil ketua : Drs. Moh. Hatta

anggota :


  1. Prof. Mr. Dr. Soepomo 
  2. KRT Radjiman Wedyodiningrat 
  3. R. P. Soeroso 
  4. Soetardjo Kartohadikoesoemo 
  5. Kiai Abdoel Wachid Hasjim 
  6. Ki Bagus Hadikusumo 
  7. Otto Iskandardinata 
  8. Abdoel Kadir 
  9. Pangeran Soerjohamidjojo 
  10. Pangeran Poerbojo 
  11. Dr. Mohammad Amir 
  12. Mr. Abdul Maghfar 
  13. Teuku Mohammad Hasan 
  14. Dr. GSSJ Ratulangi 
  15. Andi Pangerang 
  16. A.A. Hamidhan 
  17. I Goesti Ketoet Poedja 
  18. Mr. Johannes Latuharhary 
  19. Drs. Yap Tjwan Bing 

3. Alasan perubahan sila kesatu adalah adanya keberatan dari wakil-wakil protestan dan katolik dari wilayah yang dikuasai Angkatan laut Jepang, mereka tidak setuju dengan sila pertama yang berbunyi Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya. Rumusan sila pertama tersebut dianggap tidak mencerminkan keberagamaan dan keyakinan Indonesia yang berbeda beda.

4. Perbedaan rumusan dasar negara dalam piagam jakarta dengan pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 terletak pada sila pertama.

Piagam Jakarta
1. Ketuhanan yang Maha Esa dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya

UUD 1945
1. Ketuhanan yang Maha Esa.

5. Hasil sidang PPKI antara lain :

Hasil sidang PPKI pertama.
a. Menetapkan UUD 1945
b. Memilih Presiden dan Wakil Presiden yaitu, Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta
c. Membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat.

Hasil sidang PPKI kedua.
a.Membentuk 12 kementerian dan 4 menteri negara;
b. Membentuk pemerintahan daerah (Indonesia dibagi menjadi 8 provinsi yang dipimpin oleh seorang gubernur).

Uji Kompetensi 1.2 PKn Kelas 7 Halaman 30

Soal dan jawaban Uji Kompetensi 1.2 Pkn Kelas 7 Halaman 30. Soal ini terdapat dalam buku Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan kurikulum 2013 terbitan kemendikbud. Peserta didik diminta untuk mengerjakan soal yang telah dipelajari sebelumnya.

Untuk lebih lengkapnya silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini.



Uji Kompetensi 1.2
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar

1. Siapa saja tokoh yang mengusulkan rumusan dasar negara ?
2. Apa isi usulan dasar negara dari Ir. Soekarno ?
3. Apa persamaan dan perbedaan dasar negara yang diusulkan oleh para pendiri negara ?
4. Apa saja tugas dan siapa saja anggota panitia sembilan ?
5. Bagaimana rumusan dasar negara dalam naskah Piagam Jakarta ?


Jawab:

1. Tokoh yang mengusulkan rumusan dasar negara adalah : Ir. Soekarno, Mohammad Yamin, dan Mr. Soepomo

2. Isi usulan dasar negara dari Ir. Soekarno antara lain :
a.Kebangsaan Indonesia
b. Internasionalisme atau perikemanusiaan
c. Mufakat atau demokrasi
d. Kesejahteraan sosial
e. Ketuhanan yang berkebudayaan

3. Persamaan dan perbedaan dasar negara yang diusulkan para pendiri negara
Persamaan:
a. Sama dari segi materi
b. Sama dalam semangat yang menjiwainya
c. Disampaikan  berdasarkan sejarah  perjuangan bangsa lain dan dengan melihat bangsa lain.
d. Tetap berakar pada kepribadian dan gagasan besar  dari bangsa Indonesia sendiri

Perbedaan
a. Istilah yang digunakan
b. Posisi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

4. Tugas Panitia Sembilan adalah menyelidiki usul-usul mengenai perumusan dasar negara.
Anggota panitia sembilan adalah:


  • Ir. Soekarno (ketua)
  • Drs. Mohammad Hatta (wakil ketua)
  • Mr. Achmad Soebardjo (anggota)
  • Mr. Mohammad Yamin (anggota)
  • KH. Wahid Hasjim (anggota)
  • Abdoel Kahar Moezakir (anggota)
  • Abikoesno Tjokrosoejoso (anggota)
  • H. Agus Salim (anggota)
  • Mr. Alexander Andries Maramis (anggota)
5. Rumusan dasar negara dalam piagam jakarta adalah

  • Ke-Tuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemelukpemeluknya
  • Kemanusiaan yang adil dan beradab
  • Persatuan Indonesia
  • Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam pemusyawaratan / perwakilan
  • Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Wednesday, May 29, 2019

Uji Kompetensi 1.1 Pkn Kelas 7 Bab 1 Halaman 30

Soal dan jawaban dari Uji Kompetensi 1.1 Pendidikan Kewarganegaraan Kelas 7 Bab 1 Halaman 30 Buku PKn Kurikulum 2013 terbitan kemendikbud. Peserta didik diminta untuk menjawab soal. Ada lima pertanyaan yang harus dijawab.

Untuk lebih lengkapnya silakan perhatikan soal dan jawabannya di bawah ini.



Uji Kompetensi 1.1
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar
1. Jelaskan pembentukan BPUPKI
2. Siapa sajakah anggota BPUPKI
3. Apa tugas BPUPKI
4. Bagaimana proses sidang resmi yang dilaksanakan BPUPKI
5. Bagaimana proses sidang tidak resmi yang dilaksanakan BPUPKI


Jawab:

1. Pembentukan BPUPKI bermula dari janji Jepang yang akan membentuk pantia persiapan kemerdekaan. Sebelumnya satu persatu daerah dikuasai Jepang kembali dikuasai Sekutu. Melihat itu, pada peringatan Pembangunan Djawa Baroe tanggal 1 Maret 1945, Jepang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) untuk menyelidiki usaha-usaha persiapan kemerdekaan. Janji tersebut direalisasikan pada tanggal 29 April 1945, secara resmi BPUPKI dilantik oleh Jepang, dengan anggota berjumlah enam puluh dua orang yang terdiri dari tokoh-tokoh bangssa Indonesia dan tujuh orang perwakilan dari Jepang.

2. Anggota BPUPKI terdiri dari enam puluh dua orang yang terdiri dari tokoh-tokoh bangssa Indonesia dan tujuh orang perwakilan dari Jepang. Ketua BPUPKI adalah dr. K.R.T. Radjiman Wedyoningrat dengan dua wakil ketua Ichibangase Yosio dan R.P. Soeroso.

3. Tugas BPUPKI adalah menyelidiki usaha-usaha persiapan Kemerdekaan Indonesia. dan membuat rancangan Dasar negara, serta UU Dasar 1945

4. Proses sidang resmi pertama dilaksanakan pada tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 membahas tengang dasar negara. SIdang kedua berlangsung tanggal 10 sampai dengan 17 Juli 1945 dengan membahas rancangan Undang-Undang Dasar.

5. Proses sidang tidam resmi hanya dihadiri oleh tiga puluh delapan orang. Kegiatan ini berlangsung di masa reses antar sidang pertama dan sidang kedua, tunjuannya untuk membahas rancangan Pembukaan Undang-Udang Dasar 1945 yang dipimpin oleh anggota BPUPKI Ir. Sukarno. Sidang BPUPKI dilaksanakan di gedung Chuo Sangi In.

Tabel 1.4. Hal yang Diteladani dari Para Tokoh Pendiri Negara

Soal dan jawaban Tabel 1.4 Hal yang diteladani dari para tokoh pendiri negara. Soal ini terdapat dalam buku Pendidikan kewarganegaraan kelas 7 kurikulum 2013. Peserta didik diminta untuk melengkapi tabel pada kolom nilai dan semangat dari para tokoh bangsa Indonesia.

Untuk lebih lengkapnya silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini.




Tugas kalian sekarang adalah mengidentifikasi semangat-semangat apalagi yang telah ditunjukkan oleh para pendiri negara. Makin banyak tokoh yang mampu kalian identifikasi bentuk semangatnya makin baik. Buatlah dalam bentuk karangan/ tulisan menarik hasil dari identifikasi kalian. Kumpulkan dalam bentuk kliping hasil identifikasi kalian tersebut. Bandingkan hasil identifikasi kalian dengan teman. Kumpulkan pada guru tepat pada waktunya.

Tabe.l 1.4 Hal yang diteladani dari para tokoh pendiri negara.

1. Ir. Sukarno
Nilai dan semangat:

  • Jiwa dan semangat merdeka
  • Nasionalisme dan patriotisme
  • idealisme kejuangan yang tinggi


2. Mohammad Hatta
Nilai dan semangat :

  • Nasionalisme yang tinggi
  • Rela berkorban
  • Taat Beribadah
  • Jujur



3. Muhammad Yamin
Nilai dan semangat:

  • Nasionalisme yang tinggi
  • ikhlas
  • Pantang menyerah


4. Soepomo
Nilai dan semangat:

  • Cinta tanah air
  • Patriotisme
  • Mengutamakan kepentingan bangsa


5. K.H. Wahid Hasjim:

  • Religius
  • Nasionalisme
  • Bijaksana
  • Patriotik

Tuesday, May 28, 2019

Aktivitas 1.3 Perbedaan BPUPKI dan PPKI

Soal dan jawaban aktivitas 1.3. Perbedaan antara BPUPKI dan PPKI. Soal ini terdapat dalam buku Pendidikan Kewarganegaraan Kelas 7 Kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud. Peserta didik diminta untuk mengerjakan soal atau mengisi tabel tentang perbedaan BPUPKI dan PPKI.

Untuk lebih jelasnya silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini.




BPUPKI

1. Waktu Pembentukan : 29 April 1945
2. Jumlah Anggota: 62 orang
3. Susunan:
1. KRT Radjiman Wedyodiningrat (Ketua)
2. R.P. Soeroso (Wakil Ketua)
3. Hibangase Yosio (Wakil Ketua) - orang Jepang
4. Ir. Soekarno
5. Drs. Moh. Hatta
6. Mr. Muhammad Yamin
7. Prof. Dr. Mr. Soepomo
8. KH. Wachid Hasjim
9. Abdoel Kahar Muzakir
10. Mr. A.A. Maramis
11. Abikoesno Tjokrosoejoso
12. H. Agoes Salim
13. Mr. Achmad Soebardjo
14. Prof. Dr. P.A.A. Hoesein Djajadiningrat
15. Ki Bagoes Hadikoesoemo
16. AR Baswedan
17. Soekiman
18. Abdoel Kaffar
19. R.A.A. Poerbonegoro Soemitro Kolopaking
20. KH. Ahmad Sanusi
21. KH. Abdul Halim
Di antara para anggotanya terdapat lima orang keturunan Tionghoa,yaitu
1. Liem Koen Hian
2. Tan Eng Hoa
3. Oey Tiang Tjoe
4. Oey Tjong Hauw
5. Drs. Yap Tjwan Bing

4. Tugas: Mempelajari dan menyelidiki hal-hal yang berkaitan dengan aspek-aspek poplitik, ekonomi, tata pemerintahan, dan hal-hal yang diperlukan dalam usaha pembentukan negara Indonesia merdeka

5. Waktu persidangan: Sidang pertama BPUPKI pada 29 mei sampai 1 Juni 1945, sementara sidang kedua 10-17 Juli 1945

6. Hasil sidang:

1. Pada sidang pertama BPUPKI pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945
hasilnya berupa dasar negara yaitu Pancasila

2.Pada sidang kedua BPUPKI pada tanggal 10 – 16 Juli 1945
Hasilnya adalah:
a. Pernyataan Indonesia Merdeka.
b. Pembukaan Undang-Undang Dasar (Preambul).
c. Undang-Undang Dasar (Batang Tubuh).


PPKI:

1. Waktu Pembentukan: 7 Agustus 1945
2. Jumlah Anggota: 21 orang
3. Susunan:

  1. Ir. Soekarno (Ketua)
  2. Drs. Moh. Hatta (Wakil Ketua)
  3. Prof. Mr. Dr. Soepomo (Anggota)
  4. KRT Radjiman Wedyodiningrat (Anggota)
  5. R. P. Soeroso (Anggota)
  6. Soetardjo Kartohadikoesoemo (Anggota)
  7. Kiai Abdoel Wachid Hasjim (Anggota)
  8. Ki Bagus Hadikusumo (Anggota)
  9. Otto Iskandardinata (Anggota)
  10. Abdoel Kadir (Anggota)
  11. Pangeran Soerjohamidjojo (Anggota)
  12. Pangeran Poerbojo (Anggota)
  13. Dr. Mohammad Amir (Anggota)
  14. Mr. Abdul Maghfar (Anggota)
  15. Mr. Teuku Mohammad Hasan (Anggota)
  16. Dr. GSSJ Ratulangi (Anggota)[4]
  17. Andi Pangerang (Anggota)
  18. A.H. Hamidan (Anggota)
  19. I Goesti Ketoet Poedja (Anggota)
  20. Mr. Johannes Latuharhary (Anggota)
  21. Drs. Yap Tjwan Bing (Anggota)


4. Tugas: Menyiapkan kemerdekaan Indonesia berupa menambahkan atau menyempurnakan sesuatu hal yang belum lengkap yang telah dikerjakan oleh BPUPKI

5. Waktu persidangan: Sidang pertama PPKI pada  18 agustus 1945, sementara sidang Kedua pada 19 Agustus 1945 dan Sidang ketiga 22 Agustus 1945

6. Hasil sidang :
1. Sidang pertama (18 agustus 1945) mengusulkan :
a.rancangan UUD sebagai UUD Negara RI
b.memilih ir.ssoekarno sebagai presiden dan muh.hatta sebagai wakilnya
c.untuk sementara waktu presiden dibantu oleh sebuah komite Nasional Indonesia
2. Sidang kedua (19 agustus 1945) mengusulkan :
a.menetapkan wilayah indonesia menjadi 8 provinsi dan menunjuk gubernurnya
b.menetapkan 12 departemen serta menteri-menterinya
c.menggusulkan dibentuknya tentara kebangsaan
3. Sidang ketiga (22 agustus 1945)
a.dibentuk komite nasional
b.dibentuknya partai nasional indonesia
c.dibentuknya tentara kebangsaan

Tabel 1.1 Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Soal dan Jawaban dari Tabel 1.1. Perumusan Pancasila sebagai dasar negara dalam buku Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Kelas 7 Edisi Revisi 2017. Peserta didik diminta untuk mengerjakan/ mengisi tabel berdasarkan pemahaman pada materi yang sudah dipelajari.

Untuk lebih lengkapnya, silakan perhatikan dengan seksama, soal dan jawaban di bawah ini.



1. Aspek Informasi : Pendiri Negara pengusul rumusan dasar negara
Uraian: Muhammad Yamin, Mr. Soepomo, Ir. Soekarno

2. Anggota Panitia Kecil
Uraian: Ir. Soekarno, Ki Bagoes Hadikoesoemo, Kyai Haji Wachid Hasyim, Mr. Muhammad Yamin, Sutardjo Kartohadikoesoemo, A.A. Maramis, Otto Iskandardinatan, dan Drs. Mohammad Hatta.

3. Anggota Panitia Sembilan
Uraian: 

1. Ir. Soekarno (ketua)
2. Drs. Mohammad Hatta (wakil ketua)
3. Mr. Achmad Soebardjo (anggota)
4. H. Agus Salim (anggota)
5.     Mr. Mohammad Yamin (anggota)
6. KH. Wahid Hasjim (anggota)
7.. Abdoel Kahar Moezakir (anggota)
8 Abikoesno Tjokrosoejoso (anggota)
9. Mr. Alexander Andries Maramis (anggota)


4. Panitia Sembilan
Uraian: Panitia kecil berjumlah sembilan orang yang dibentuk oleh Panitia Kecil sebelumnya dengan anggota BPUPKI. Tugasnya adalah menyelidiki usul-usul mengenai perumusan dasar negara.

5. Latar Belakang Perubahan Rumusan Dasar Negara Sila Pertama Naskah Piagam Jakarta
Uraian: Datangnya utusan opsir Kaigun (Angkatan Laut Jepang). Mereka mengatakan bahwa wakil-wakil Protestan dan Katolik dari wilayah yang dikuasai oleh Angkatan Laut Jepang merasa keberatan dengan bagian kalimat rumusan dasar negara dalam naskah Piagam jakarta. Kalimat yang dimaksud adalah "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

Monday, May 27, 2019

Aktivitas 1.2 Pkn Kelas 7 Kurikulum 2013

Soal dan jawaban aktivitas 1.2 PKN kelas 7 buku kurikulum 2013 edisi revisi 2017 halaman 11. Peserta didik diminta untuk menjawab soal yang tersedia dengan jawaban yang benar. Untuk lebih lengkapnya silakan perhatikan soal dan jawaban aktivitas 1.2 di bawah ini.




Sudah pahamkah kalian dengan apa yang telah dipelajari ? Kalian dapat mempelajari lebih jauh untuk memahami dasar negara Indonesia dengan mendiskusikan :

1. Siapa saja yang mengusulkan rumusan dasar negara ?
2. Apa peran anggota BPUPKI dalam perumusan dasar negara ?

Jawab:

1. Tokoh bangsa yang mengusulkan rumusan dasar negara antara lain:
a. Muhammad Yamin
.b Mr. Soepomo
c. Ir. Sukarno

2. Peran anggota BPUPKI dalam perumusan dasar negara antara lain:
a. Mengadakan pertemuan untuk mengumpulkan dan memeriksa usul-usul beberapa masalah yaitu Indonesia merdeka
b. Menyelidiki usul-usul mengenai perumusan dasar negara
c. Menyepakati rumusan konsep dasar negara yang tercantum dalam rancangan mukadimah hukum dasar.
d.Menetapkan rumusan dasar neara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang ditetapkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945.


Sunday, May 26, 2019

Aktivitas 1.1. Pkn Kelas 7, Setelah Kalian Mencari Informasi

Soal dan jawaban Aktivitas 1.1 buku PKN kelas 7 SMP/ MTs halaman 5. Peserta didik diminta untuk mengerjakan soal berdasarkan teks sebelumnya. Untuk lebih lengkapnya silakan perhatikan dengan seksama soal dan jawaban aktivitas 1.1.


Setelah kalian mencari informasi dengan membaca wacana materi di atas dan sumber belajar lain, tulislah apa yang kalian ketahui tentang BPUPKI, tulislah apa yang sudah kalian ketahui tentang BPUBPKI, seperti

1. Pembentukan BPUPKI
2. Keanggotaan BPUPKI
3. Tugas BPUPKI
4. Sidang BPUPKI

Jawab: 

1. Pembentukan BPUPKI dilaksanakan oleh Jepang pada tanggal 29 April 1945 bersamaan dengan hari lahir Kaisar Hirohito

2. Keanggotaan BPUPKI terdiri dari 62 orang yang terdiri dari tokoh-tokoh bangsa Indonesia dan tujuh orang perwakilan dari Jepang. Ketua BPUPKI adalah dr. K.R.T. Radjiman
Wedyoningrat dengan dua wakil ketua yaitu Ichibangasa Yosio dan R.P. Suroso. Selain Ketua, ada lagi 8 tokoh BPUPKI yang terkenal yaitu.


  1. Ki Bagus Hadikusumo.
  2. Muhammad Yamin.
  3. Raden Ahmad Subarjo.
  4. Prof. Dr. Raden Supomo.
  5. Raden Abdul Kadir.
  6. Raden Oto Iskandardinata..
  7. Ir. Soekarno.
  8. Haji Agus Salim.
3. Tugas BPUPKI secara umum adalah mempersiapkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Dalam proses tersebut terjadi rapat dan persidangan untuk membuat Dasar Negara. Pancasila lahir dalam proses tersebut.

4. Sidang BPKUPKI dilaksanakan sebanyak dua kali. Sidang resmi dan satu sidang tidak resmi. Sidang resmi pertama dilaksanakan pada tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 membahas tentang dasar negara. Sidang kedua berlangsung tanggal 10 sampai dengan 17 Juli 1945 dengan membahas rancangan Undang-Undang Dasar.

Saturday, May 25, 2019

Uji Kompetensi 1 Pkn Kelas 8 Halaman 23

Soal dan Jawaban Uji Kompetensi 1 Pendidikan Kewarganegaraan Kelas 8 dalam buku PKn kelas 8 kurikulum 2013 halaman 23. Peserta didik diminta mengerjakan soal tentang Pancasila yang sudah disampaikan materinya pada hari-hari sebelumnya.

Untuk lebih jelasnya, silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini.



Menjalankan perintah Tuhan Yang Maha Esa merupakan salah satu bentuk menghargai dan mengamalkan Pancasila yaitu sila pertama. Dalam hidup bermasyarakat dan bernegara banyak sekali nilai-nilai Pancasila yang dapat diamalkan. Pancasila sebagai Dasar negara dan pandangan hidup bangsa dan pelaksanaan nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah, masyarakat, bangsa dan negara menjadi kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia, yang harus dipupuk dalam diri kita adalah bagaimana memahami sejarah ideologi Pancasila dan menyadarinya bahwa para pendiri negara berjuang untuk mendudukkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka.

Jawablah soal-soal di bawah ini dengan benar !

1. Apa yang mungkin dapat kalian lakukan untuk mengamalkan sila-sila dalam Pancasila di lingkungan sekolah.
2. Bagaimana menumbuhkan rasa cinta pada Ideologi Pancasila
3. Berikan pendapatmu bagaimana mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
4. Apa solusi yang dapat kalian berikan untuk menumbuhkan nilai kesadaran berPancasila pada saat ini jika masyarakat lebih peduli pada dirinya sendiri
5. Tuiskan harapanu untuk melanjutkan wacana di atas agar bangsa Indonesia mampu lebih maju berdasarkan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa


Jawab:

1. Kegiatan yang mungkin dapat saya lakukan di sekolah untuk mengamalkan sila-sila dalam Pancasila di lingkungan sekolah.
a. Sudah berada di dalam kelas ketika bel masuk sekolah berbunyi
b. Memarkirkan sepeda dengan rapi di tempat parkir
c. Mengikuti pelajaran dengan tertib
d. Bersikap hormat kepada guru
e. Bersikap sopan dan tidak membeda-bedakan teman dalam pergaulan
f. Melaksanakan ibadah ketika waktunya tiba
g. Mengikuti upacara dengan khidmat
h.Berdoa dengan khusyuk
i. Menjaga kebersihan lingkungan


2. Cara menumbuhkan kecintaan kepada ideologi Pancasila adalah sebagai berikut.
a. Membaca sejarah lahirnya Pancasila
b. Menyadari bahwa Indonesia terdiri dari beragam perbedaan suku, agama dan ras
c. Membaca sejarah masa lalu bangsa Indonesia.
e. Berusaha melaksanakan dan mengamalkan Pancasila
f. Berdiskusi bersama teman-teman dengan tema Pancasila
g. Melaksanakan ajaran agama dengan baik dan benar.

3. Mengamalkan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat bisa dilakukan dengan berbagai macam cara diantaranya.
a. Bergaul dengan orang lain tanpa membeda-bedakan Suku, agama, ras dan lain-lain.
b.Menghargai pendapat orang lain
c. Mengikuti kegiatan sosial di masyarakat
d. Tidak semena-mena terhadap orang lain
e. Berlaku sopan terhadap orang lain
f. Rajin beribadah bersama tetangga yang seagama

4. Solusi jika masyarakat lebih peduli kepada dirinya sendiri antara lain
a. Mengadakan kegiatan-kegiatan sosial yang melibatkan banyak orang
b. Melaksanakan ibadah keagamaan secara berjamaah.
c. Menyelenggarakan kegiatan kebudayaan secara bersama-sama
d. Bersikap lebih peduli terhadap kesusahan orang lain
e. Rajin beramal

5. Harapan saya Pancasila bisa terus diamalkan oleh seluruh warga negara Indonesia di manapun mereka berada. Sebab Pancasila merupakan dasar negara yang menjadi pemersatu bangsa Indonesia ketika saat itu bangsa Indonesia masih dalam proses perjuangan. Pengamalan Pancasila harus terus dilakukan oleh setiap orang. Melalui pendidikan yang berlandaskan Pancasila, setiap warga negara harus terus diberi pengertian pentingya ideologi Pancasila.

Friday, May 24, 2019

Tabel 1.4 Nilai-nilai Pancasila, Pancasila Sebagai Satu Kesatuan

Soal dan jawaban aktivitas 1.4. Buku Pelajaran PPKn kurikulum 2013 Bab I halaman 17. Peserta didik diminta mengisi simpulan dalam tabel 1.4.

Untuk lebih jelasnya, silakan perhatikan soal dan jawaban di bawah ini.



1. Aspek Informasi: Pancasila sebagai satu kesatuan
Simpulan: Sila-sila dari Pancasila tidak dapat dilaksanakan secara terpisah-pisah karena Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh dan saling berkaitan. Sila-sila dalam Pancasila merupakan rangkaian kesatuan yang bulat sehingga tidak dapat dipisah-pisahkan satu sama lain atau tidak dapat dibagi-bagi atau diperas.

2. Hubungan sila-sila dalam Pancasila
Simpulan: Sila-sila dalam Pancasila saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Rakyat Indonesia harus menggunakan sila-sila dalam Pancasila sebagai pandangan hidup Melaksanakan satu sila dalam Pancasila harus juga melaksanakan sila lain dalam Pancasila. Dengan cara itu akan terwujud cita-cita luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

3. Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa
Simpulan: Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa terdapat dalam sila pertama. Hal ini mengandung pengertian bahwa bangsa Indonesia sangat menghargai agama-agama di Indonesia. Bagi para penganut agama sudah seharusnya menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing. Sementara itu, sikap kita terhadap pemeluk agama lain harus menghormati dan tidak memaksakan kehendak atau agama kita kepada agama lain. Dengan cara tersebut akan tercipta masyarakat yang rukun dan damai.

4. Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.
Simpulan: SIla kemanusiaan yang adil dan beradab memiliki nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia Indonesia. Masyarakat hendaknya melakukan perbuatan-perbuatan baik yang tidak melanggar rasa kemanusiaan. Kita perlu selalu mengakui persamaan hak, persamaan hak dan kewajiban asasi tanpa membedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan,jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan lain-lain. Setiap hal yang kita lakukan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap sesama warga negara, apakah menyakiti orang lain atau tidak.

5. Nilai Persatuan Indonesia
Simpulan: Nilai persatuan Indonesia mengajarkan kepada kita akan arti berbangsa dan bernegara. Sebagai bagian dari warga negara Indonesia, kita harus selalu menjaga persatuan bangsa. Meskipun terdiri dari berbagai suku dan perbedaan lainnya, kita harus merasa bertanah air satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia dan berbahasa satu bahasa Indonesia. Dengan adanya persatuan, maka Negara Kesatuan Republik Indonesia akan kokoh berdiri sebagai sebuah bangsa.

6. Nilai kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
Simpulan: Nilai pada sila keempat mengajarkan kepada kita agar selaku mengedepankan kepentingan bersama ketika mengambil keputusan yang melibatkan banyak orang. Jangan sampai kita hanya mempertimbangkan kepentingan pribadi dengan mengabaikan kepentingan orang banyak.

7. Nilai Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.
Simpulan: Sebagai bagian dari bangsa yang besar ini, kita berkewajiban untuk membangun dan mewarnainya dengan cara berkegiatan dan bekerja dengan sebaik-baiknya. Akan tetapi, dalam kegiatan tersebut, kita juga tidak boleh bersikap tidak adil terhadap orang lain, misalnya lebih mementingkan kelompok sendiri dengan menindas hak orang lain. Intinya, jangan sampai kita tidak adil terhadap orang lain.

Thursday, May 23, 2019

Tabel 1.3. Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup

Soal dan jawaban dari aktivitas 1.3 Buku Pendidikan kewarganegaraan kelas 8 SMP/ MTsTabel 1.3 Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup. Peserta didik diminta untuk mengerjakan beberapa soal berdasarkan teks yang sudah tertulis sebelumnya.

Untuk lebih lengkapnya, silakan simak soal dan jawaban di bawah ini.




1. Aspek Informasi: Perbedaan arti Pancasila sebagai dasar negara dan Pandangan Hidup
Uraian: Perbedaan Pancasila sebagai dasar negara dan sebagai pandangan hidup. Pancasila sebagai dasar negara berarti Pancasila dijadikan dasar dalam penyelenggaraan negara. Pancasila sebagai pandangan hidup berarti Pancasila dijadikan pedoman dalam tingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

2. Aspek informasi :Fungsi dan Peran Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup.
Uraian: Fungsinya sebagai dara negara yang mendasari Pasal-pasal dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjadi cita-cita hukum yang dituangkan dalam peraturan perundang-undangan.

3. Aspek informasi: manfaat pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup
Uraian:Pancasila memiliki manfaat yaitu berperan sangat penting dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Kehidupan yang diharapkan adalah kehidupan masyarakat yang merdeka, bersatu berdaulat adil dan makmur seperti dinyatakan dalam pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945

4. Akibat jika tidak memiliki dasar negara dan pandangan hidup:
Uraian: ibarat sebuah bangunan yang tidak memiliki fondasi dan tujuan dibuatnya bangunan tersebut, sebuah negara akan segera runtuh dan tidak bisa memberi manfaat bagi warga negaranya.

Aktivitas 1.2 Tabel 1.2 Pancasila Sebagai Dasar Negara, Pkn Kelas 8

Soal dan jawaban aktivitas 1.2 Tabel 1.2 Pancasila sebagai dasar negara. soal ini terdapat dalam buku Pkn Kelas 8 Kurikulum 2013 terbitan kemendikbud. peserta didik diminta mengerjakan soal dan menjelaskannya.

Untuk lebih lengkapnya silakan simak soal dan jawaban di bawah ini.




Aktivitas 1.2
Setelah kalian mencari informasi dengan membaca wacana materi di atas dan sumber belajar lain tentang hakikat negara, tulislah apa yang sudah kalian ketahui ke dalam tabel berikut.

Tabel 1.2 Pancasila sebagai Dasar Negara

1. Pengertian Dasar Negara
Uraian : Fondasi negara yang berupa ciri-ciri, cita-cita, acuan dan tujuan yang akan dicapai suatu negara.
2. Kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara
Uraian: sebagai kaidah negara yang fundamental dan berfungsi mengatur penyelenggaraan pemerintahan negara.
3. manfaat dasar negara
uraian:
a. Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia
b. Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia
c. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum
d. Pancasila sebagai perjanjian luhur.
e. Pancasila sebagai Cita-cita dan Tujuan bangsa Indonesia
f. Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
g. Pancasila sebagai moral pembangunan.

4. Akibat tidak memiliki dasar negara
uraian: jika sebuah negara tidak memiliki dasar negara, maka negara tersebut akan mengalami banyak masalah antara lain :
a. tidak ada kekuatan hukum di negara tersebut
b. negara tersebut akan mengalami konflik terus menerus. Dengan ketiadaan dasar negara, setiap kelompok akan berusaha membuat dasar negara yang menguntungkan bagi diri dan kelompoknya.
c.Negara tersebut akan kesulitan melakukan pembangunan karena tidak adanya landasan yang jelas dalam melakukan pembangunan.