Showing posts with label Kelas 10 Bahasa Indonesia Bab 5. Show all posts
Showing posts with label Kelas 10 Bahasa Indonesia Bab 5. Show all posts

Tuesday, October 29, 2019

Tugas Setelah Menyimak dan Mendiskusikan Isi Ketiga Teks Di Atas

Kunci jawaban dari tugas dalam buku Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA/ SMK/MA/MAK bab 5 halaman 155 kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud. Peserta didik diminta mengerjakan lima soal masih tentang negosiasi.

Agar lebih jelas, sila perhatikan soal dan jawaban di bawah ini !



Soal

Tugas !

Setelah menyimak dan mendiskusikan isi ketiga teks di atas, diskusikanlah hal-hal berikut ini.

1. Di antara ketiga teks tersebut, manakah yang termasuk ke dalam teks
negosiasi? Jelaskan alasanmu!
2. Apakah dalam teks tersebut terjadi proses pengajuan dan penawaran?
3. Siapakah partisipan yang menyampaikan pengajuan dan yang
mengajukan penawaran?
4. Apakah terjadi kesepakatan antarpartisipan?
5. Rumuskanlah ciri-ciri teks negosiasi dengan bahasamu sendiri.

Jawab: 

1.      Teks 1 dan 2 karena kedua teks tersebut memenuhi syarat teks negosiasi dan di dalamnya terdapat unsur-unsur pembangun teks negosiasi.
2.      Ya.
3.      Teks 1:
a.Yang mengajukan: penjual
b.Yang menawar: pembeli
Teks 2:
c.Yang mengajukan: Rani
d.Yang menawar: ayah
4.      Ya. terjadi kesepakatan di antara keduanya.
5.      Ada pihak yang mengajukan dan ada yang menawar, kemudian timbul kesepakatan diantara keduanya.

Monday, October 28, 2019

Apa yang Disampaikan Lia kepada Bu Mia, Bagaimana Cara Lia Meyakinkan Bu Mia

Kunci jawaban dari tugas dalam buku Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA/ SMK/ MA/MAK bab 5 halaman 153-154 terbitan kemendikbud kurikulum 2013. Dalam tugas ini, peserta didik diharuskan menjawab soal berdasarkan teks berjudul Terima Kasih Bu Mia.

Agar lebih jelas, sila perhatikan soal dan jawaban di bawah ini !



Soal

Terima Kasih Bu Mia

Kamis pagi usai pelajaran olah raga, Bu Mia, guru Kimia masuk kelas X MIPA tepat waktu. Tak seperti biasanya, hari itu anak-anak belum selesai berganti pakaian. Penyebabnya, mereka baru saja mengikuti ujian lari mengelilingi stadion.

Sebenarnya hari itu Bu Mia akan memberikan ulangan. Beberapa siswa yang napasnya masih memburu dan keringatnya bercucuran, mengajukan usul pada Dani.
“Dan ... minta Bu Mia menunda ulangan dong. Capek nih,” kata Ali.
“Waduuuh aku gak berani,” jawab Dani. “Lia saja suruh bilang. Dia kan ketua kelas, ” sambung Dani.
“Baiklah, aku akan mencoba merayu Bu Mia. Doakan berhasil,” kata Lia.
“Beres. Kamu kan ketua kelas.”
Dengan santun, Lia menghadap Bu Mia yang wajahnya tampak kaku melihat murid-muridnya belum juga siap mengikuti pelajaran.
“Maaf, Bu. Boleh Lia berbicara sebentar?” tanya Lia sambil duduk.
“Iya. Ada apa?”
“Begini, Bu, saya mewakili teman-teman, Lia minta maaf karena teman-teman belum selesai ganti baju. “
“Biasanya kan tidak terlambat seperti ini?” tanya Bu Mia.
“Iya, Bu. Sekali lagi maafkan, kami. Kami kelelahan, Bu. Tadi baru saja ujian lari mengelilingi stadion 2 kali.”
“Oh ... kenapa tidak bilang tadi? Kalian sudah minum?” suara Bu Mia berubah ramah setelah tahu penyebab Lia dan kawan-kawannya terlambat ganti baju.
“Belum sempat, Bu. Kami takut ketinggalan ulangan,” jawab Lia tetap dengan sopan. “Kalau boleh, kami minta waktu sepuluh menit untuk minum dan ganti baju, Bu. Biar badan kami segar.”
“Ya sudah, kalian istirahat 15 menit. Ulangannya minggu depan saja. Nanti kita latihan soal saja,” jawab Bu Lia mengagetkan Mia dan teman-teman.
“Makasih, Bu,” kata Lia.
“Eit ... tapi ingat. Kalian harus tertib. Tidak boleh gaduh dan mengganggu kelas lain. Dan masuk kelas lagi tepat pukul 09.00 WIB.”
“Iya, Bu. Makasih.”
Teman-teman Lia yang sejak tadi ikut menyimak pembicaraan Lia dan Bu Mia bertepuk tangan gembira mendengar keputusan Bu Mia.

Pertanyaan-pertanyaan tentang isi teks.
1. Apa yang disampaikan Lia kepada Bu Mia?
2. Bagaimana cara Lia meyakinkan Bu Mia?
3. Bagaimana tanggapan Bu Mia atas permintaan Lia?
4. Apakah Bu Lia mengabulkan permintaan Lia?
5. Adakah syarat yang ditetapkan Bu Mia?


Jawab

1. Yang disampaikan Lia kepada Bu Mia adalah Mia mewakili teman-teman sekelas meminta maaf kepada Bu Mia karena terlambat berganti pakaian dan meminta waktu 10 menit untuk berganti pakaian dan minum agar badan kembali segar.

2. Cara Lia meyakinkan Bu Mia adalah dengan berbicara dengan sopan dan meminta maaf atas keterlambatan setelah ujian lari mengelilingi stadion 2 kali.

3. Tanggapan Bu Mia atas permintaan Lia adalah beliau menanggapi dengan ramah, yaitu memberi anak-anak waktu untuk minum selama 15 menit dan mengundurkan waktu ulangan menjadi minggu depan.

4. Iya, Bu Mia mengabulkan permintaan Lia.

5. Ada. Syarat yang ditetapkan Bu Mia adalah harus tertib, tidak boleh gaduh dan mengganggu kelas lain, serta masuk lagi ke kelas tepat pukul 09.00.

Teks 2 HP Baru, Apa yang Diajukan Rani Kepada Ayahnya

Kunci jawaban dari tugas dalam buku Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA/SMK/MA/ MAK bab 5 halaman 152-153 terbitan kemendikbud kurikulum 2013. Peserta didik diminta memperhatikan teks pada halaman tersebut kemudian mengerjakan soal tentang negosiasi.

Agar kalian lebih memahami soal dan jawabannya, silakan perhatikan dengan seksama tulisan selanjutnya



Soal

Teks 2

HP Baru

Perihal HP barunya itu, sesungguhnya sudah lama Rani menginginkannya. Beberapa kali ia membujuk Ayahnya agar dibelikan HP. Gagal meminta langsung pada Ayahnya, Rani pun minta bantuan ibunya. Namun, tetap saja usaha Rani gagal.
Minggu lalu, Rani benar-benar berusaha meyakinkan ayahnya betapa ia sangat membutuhkan HP.
“Yah ... Rani benar-benar perlu HP. Belikan ya Yah?” kata Rani pada ayahnya.
“Ayah belum punya cukup uang untuk membeli HP, Ran. Lagipula kan
sudah ada telepon rumah,” kata ayah sambil meletakkan koran ke atas meja.
“Tapi, Yah ... semua teman Rani punya HP. Mereka dapat dengan
mudah menelepon orangtuanya saat terpaksa pulang telat.”
“Lha kalau begitu kamu jangan pulang telat,” kata ayah lagi.
Rani hampir saja menangis.
“Tak hanya itu, Yah ... Rani iri sama teman-teman Rani yang dapat dengan mudah mengunduh materi pembelajaran, mengirim tugas, bahkan berdiskusi untuk mengerjakan tugas-tugas tanpa harus keluar rumah,” kata Rani dengan kalimat yang runtut dan jelas. Kalimat yang sudah beberapa  hari ia rancang untuk merayu Ayahnya.
Mendengar penjelasan Rani, Ayah melepas kacamatanya dan menatap Rani dengan lembut.
“Sebegitu pentingkah HP itu bagimu, Nak?”
Rani hampir saja melonjak kegirangan mendengar reaksi ayahnya.
“Iya, Yah. Apalagi guru-guru sering menugaskan kami untuk mengirim tugas ke grup facebook atau mengunggah tugas di blog. Kalau Rani punya HP kan enak. Bisa buat diskusi bareng teman-teman sekaligus dapat mengakses internet melalui HP.”
“Hm ... Ayah akan membelikan HP untuk Rani, asal ....” ayah seakan sengaja menggoda Rani.
“Asal apa, Yah?” tanya Rani tak sabar.
“Asal Rani rajin belajar dan berjanji akan menggunakan HP itu untuk hal-hal yang positif.”
“Rani janji, Yah. Makasih ya Ayah,” janji Rani sambil memeluk Ayahnya.

Pertanyaan-pertanyaan tentang isi teks.
1. Apa yang diajukan Rani pada Ayahnya?
2. Apakah Ayah langsung mengabulkan permintaan Rani? Jelaskan alasannya!
3. Bagaimana cara Rani meyakinkan Ayahnya?
4. Bagaimana cara Ayah memenuhi permintaan Rani?
5. Apakah permintaan Rani dikabulkan oleh Ayahnya? Adakah syarat
yang harus dipenuhi Rani?

Jawab:

1. Rani meminta Ayahnya sebuah HP baru
2. Tidak ! Awalnya Ayah menolak permintaan Rani karena di rumah sudah ada telepon dan Ayah juga belum memiliki uang yang cukup
3. Rani meyakinkan Ayahnya dengan cara:
a. Rani mempersiapkan kalimat-kalimat beberapa hari sebelum bernegosiasi minta HP
b. Dengan jelas dan runtut, Rani menyampaikan kalimat yang berupa alasan-alasan mengapa Rani harus memiliki HP, misalnya dengan adanya HP Rani akan lebih mudah mengerjakan tugas.
4. Ayah memenuhi permintaan Rani dengan cara mengajukan syarat yang harus dipenuhi Rani
5. Iya, syaratnya HP harus digunakan untuk hal-hal yang positif saja.

Kegiatan 1 Merumuskan Ciri Negosiasi

Kunci jawaban dari kegiatan 1 dalam buku Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA/ SMK/ MA/ MAK bab 5 halaman 151 terbitan kemendibud kurikulum 2013. Ini merupakan kegiatan dengan materi negosiasi.

Agar lebih jelas, sila perhatikan soal dan jawaban di bawah ini !





Soal

Kegiatan 1
Merumuskan Ciri Negosiasi

Untuk mengetahui apakah sebuah teks termasuk ke dalam negosiasi atau bukan, kamu harus mengetahui batasan teks negosiasi. Sekarang, kamu akan belajar mengenali teks yang termasuk teks negosiasi. Tutuplah bukumu dan mintalah temanmu secara berpasangan untuk memperagakan dialog berikut ini di depan kelas. Setiap selesai pembacaan satu teks, dikusikanlah pertanyaan- pertanyaan
yang disediakan pada setiap akhir teks.

Teks 1
Pembeli : “Berapa harga sekilo mangga ini,Bang?”
Penjual : “Tiga puluh ribu, Bu. Murah.”
Pembeli : “Boleh kurang kan,bang?”
Penjual : “Belum boleh, Bu. Barangnya bagus lho, Bu. Ini bukan karbitan. Matang pohon.”
Pembeli : “Iya, Bang, tapi harganya boleh kurang kan? Kan lagi musim, Bang. Dua puluh ribu saja ya?”
Penjual : “Belum boleh, Bu. Dua puluh delapan ribu, ya, Bu. Biar saya dapat untung, Bu.”
Pembeli : “Baiklah, tapi saya boleh milih sendiri, kan Bang?”
Penjual : “Asal jangan pilih yang besar-besar, Bu. Nanti saya bisa rugi.”
Pembeli : “Iya, Bang. Yang penting saya dapat mangga yang bagus dan tidak busuk.”
Penjual : “Saya jamin, Bu. Kalau ada yang busuk boleh ditukarkan.”
Pembeli : “Baiklah, saya ambil 3 kilo ya Pak.”
Akhirnya, penjual mempersilakan pembeli untuk memilih dan menimbang sendiri mangga yang dibelinya.

Pertanyaan-pertanyaan tentang isi teks.

1. Siapa pelaku dalam dialog tersebut?
2. Bagaimana cara pembeli menawar harga mangga tersebut?
3. Bagaimana tanggapan penjualnya?
4. Apakah pada akhir dialog terjadi kesepakatan antara penjual dan pembeli?
5. Bagaimana kesepakatan itu terjadi?

Jawab

1. Penjual dan Pembeli
2. Pembeli menginginkan harga murah, yaitu dua puluh ribu perkilo. Kalimat yang dipilih untuk menawar harga adalah dengan mengatakan bahwa sekarang sedang musim buah mangga.
3. Penjual menurunkan harga dari tiga puluh ribu rupiah menjadi dua puluh delapan ribu rupiah.
4. Terjadi kesepakatan
5. Kesepakatan itu terjadi setelah penjual menurunkan harga yang disetujui oleh pembeli dengan syarat pembeli diperbolehkan memilih buah sendiri.