Showing posts with label Kata Bijak. Show all posts
Showing posts with label Kata Bijak. Show all posts

Tuesday, March 27, 2018

40+ Kata Bijak Pramoedya Ananta Toer tentang Pendidikan dan Kehidupan

Pramoedya Ananta Toer, seorang sastrawan yang sepanjang hidupnya bergelimang kontroversi. Ya, sebagai  tokoh tanah air ini, Pram konon pernah dipenjara selama 40 tahun. Sebuah riwayat hidup yang cukup berliku bagi lelaki kelahiran Blora ini.

Mengalami tekanan sedemikian hebat, Pram tetap menghasilkan karya sastra yang abadi. Novel legendaris semacam tetralogi Pulau Buru ; Bumi Manusia, Rumah Kaca, Jejak Langkah dan Anak Semua Bangsa menjadi masterpiece yang masih dikagumi dunia.

Masyarakat menghargai karya Pram dengan caranya masing-masing. Ada yang dengan cara mengoleksi buku-bukunya, ada juga yang melakukan kritik sastra terhadap karya Pram dan ada pula yang menukil kata-kata indah dalam pelbagai novelnya.

Di bawah ini merupakan kumpulan kata bijak yang pernah ditulis Pramoedya Ananta Toer yang tersebar dalam berbagai karya sastranya semacam Bumi Manusia dan lain-lain.



Kata Bijak (Quotes) PramTentang Pendidikan


“Tanpa mempelajari bahasa sendiri pun orang takkan mengenal bangsanya sendiri”

“Menulislah sedari SD, apa pun yang ditulis sedari SD pasti jadi.”

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”

“Kau Pribumi terpelajar! Kalau mereka itu, Pribumi itu, tidak terpelajar, kau harus bikin mereka jadi terpelajar. Kau harus, harus, harus, harus bicara pada mereka , dengan bahasa yang mereka tahu”

“Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang-orang lain pandai”

“Seorang terpelajar harus sudah berbuat adil sejak dalam pikiran apalagi dalam perbuatan”

“Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.

“Kau akan berhasil dalam setiap pelajaran, dan kau harus percaya akan berhasil, dan berhasillah kau; anggap semua pelajaran mudah, dan semua akan jadi mudah; jangan takut pada pelajaran apa pun, karena ketakutan itu sendiri kebodohan awal yang akan membodohkan semua”

 “Kau terpelajar, cobalah bersetia pada kata hati.”

“Menulis adalah sebuah keberanian...”

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.”

“Semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas."

baca juga : Kata Bijak Bung Karno tentang Kehidupan

Kata Bijak (Quotes) Pram Tentang Kehidupan 


“Dan alangkah indah kehidupan tanpa merangkak-rangkak di hadapan orang lain”


“Kalau mati, dengan berani; kalau hidup, dengan berani. Kalau keberanian tidak ada, itulah sebabnya setiap bangsa asing bisa jajah kita.”

“Masa terbaik dalam hidup seseorang adalah masa ia dapat menggunakan kebebasan yang telah direbutnya sendiri”

“Berterimakasihlah pada segala yang memberi kehidupan.”

“Dalam hidup kita, cuma satu yang kita punya, yaitu keberanian. Kalau tidak punya itu, lantas apa harga hidup kita ini?”

“Hidup sungguh sangat sederhana. Yang hebat-hebat hanya tafsirannya.”

“Jarang orang mau mengakui, kesederhanaan adalah kekayaan yang terbesar di dunia ini: suatu karunia alam. Dan yang terpenting diatas segala-galanya ialah keberaniannya. Kesederhaan adalah kejujuran, dan keberanian adalah ketulusan.”

“Cerita tentang kesenangan selalu tidak menarik. Itu bukan cerita tentang manusia dan kehidupannya , tapi tentang surga, dan jelas tidak terjadi di atas bumi kita ini".”

“Kita semua harus menerima kenyataan, tapi menerima kenyataan saja adalah pekerjaan manusia yang tak mampu lagi berkembang. Karena manusia juga bisa membikin kenyataan-kenyataan baru. Kalau tak ada orang mau membikin kenyataan-kenyataan baru, maka “kemajuan” sebagai kata dan makna sepatutnya dihapuskan dari kamus umat manusia.”

“Orang bilang ada kekuatan-kekuatan dahsyat yang tak terduga yang bisa timbul pada samudera, pada gunung berapi dan pada pribadi yang tahu benar akan tujuan hidupnya .”

“Kalian pemuda, kalau kalian tidak punya keberanian, sama saja dengan ternak karena fungsi hidupnya hanya beternak diri.”

“Tanpa wanita takkan ada bangsa manusia. Tanpa bangsa manusia takkan ada yang memuji kebesaranMu. Semua puji-pujian untukMu dimungkinkan hanya oleh titik darah, keringat dan erang kesakitan wanita yang sobek bagian badannya karena melahirkan kehidupan.”

“Semua yang terjadi d bawah kolong langit adalah urusan setiap orang yang berpikir”

“Setiap ketidakadilan harus dilawan, walaupun hanya dalam hati.”

“Setiap pengalaman yang tidak dinilai baik oleh dirinya sendiri ataupun orang lain akan tinggal menjadi sesobek kertas dari buku hidup yang tidak punya makna. Padahal setiap pengalaman tak lain daripada fondasi kehidupan”

“Hidup tanpa harapan adalah hidup yang kosong”

“Selama penderitaan datang dari manusia, dia bukan bencana alam, dia pun pasti bisa dilawan oleh manusia.”

“Setiap tulisan merupakan dunia tersendiri, yang terapung-apung antara dunia kenyataan dan dunia impian.”

“Jangan anggap remeh si manusia, yang kelihatannya begitu sederhana; biar penglihatanmu setajam elang, pikiranmu setajam pisau cukur, perabaanmu lebih peka dari para dewa, pendengaran dapat menangkap musik dan ratap-tangis kehidupan; pengetahuanmu tentang manusia takkan bakal bisa kemput.”

“Barang siapa mempunyai sumbangan pada kemanusian dia tetap terhormat sepanjang jaman, bukan kehormatan sementara. Mungkin orang itu tidak mendapatkan sesuatu sukses dalam hidupnya, mungkin dia tidak mempunyai sahabat, mungkin tak mempunyai kekuasaan barang secuwil pun. Namun umat manusia akan menghormati karena jasa-jasanya.”

“Saya selalu percaya--dan ini lebih merupakan sesuatu yang mistis--bahwa hari esok akan lebih baik dari hari sekarang.”

“Kesenangan adalah tanda bahwa kematian mulai meraba jiwa manusia”

“Jangan kau mudah terpesona oleh nama-nama. Kan kau sendiri pernah bercerita padaku: nenek moyang kita menggunakan nama yang hebat-hebat, dan dengannya ingin mengesani dunia dengan kehebatannya—kehebatan dalam kekosongan. Eropa tidak berhebat-hebat dengan nama, dia berhebat-hebat dengan ilmu pengetahuannya. Tapi si penipu tetap penipu, si pembohong tetap pembohong dengan ilmu dan pengetahuannya.”

“Kowé kira, kalo sudah pake pakean Eropa, bersama orang Eropa, bisa sedikit bicara Belanda lantas jadi Eropa? Tetap monyet!” 

Pada akhirnya persoalan hidup adalah persoalan menunda mati, biarpun orang-orang yang bijaksana lebih suka mati sekali daripada berkali-kali.”

“Biarlah hati ini patah karena sarat dengan beban, dan biarlah dia meledak karena ketegangan. Pada akhirnya perbuatan manusia menentukan, yang mengawali dan mengakhiri. Bagiku, kata-kata hiburan hanya sekedar membasuh kaki. Memang menyegarkan. Tapi tiada arti. Barangkali pada titik inilah kita berpisah...”

“setiap pejuang bisa kalah dan terus-menerus kalah tanpa kemenangan, dan kekalahan itulah gurunya yang terlalu mahal dibayarnya. Tetapi biarpun kalah, selama seseorang itu bisa dinamai pejuang dia tidak akan menyerah. Bahasa Indonesia cukup kaya untuk membedakan kalah daripada menyerah."

“Tak ada satu hal pun tanpa bayang-bayang, kecuali terang itu sendiri.”

“Pernah kudengar orang kampung bilang : sebesar-besar ampun adalah yang diminta seorang anak dari ibunya, sebesar-besar dosa adalah dosa anak kepada ibunya.”

“Barangsiapa muncul di atas masyarakatnya, dia akan selalu menerima tuntutan dari masyarakatnya-masyarakat yang menaikkannya, atau yang membiarkannya naik.... Pohon tinggi dapat banyak angin? Kalau Tuan segan menerima banyak angin, jangan jadi pohon tinggi” 

“Dahulu dia selalu katakan apa yang dia pikirkan, tangiskan, apa yang ditanggungkan, teriakan ria kesukaan di dalam hati remaja. Kini dia harus diam- tak ada kuping sudi suaranya.” 


Friday, June 2, 2017

Kata Bijak Bung Karno tentang Kehidupan

Masih dalam suasana bulan Pancasila, bulan Juni, kali ini saya akan berbagi informasi mengani kata bijak Bung Karno tentang Kehidupan.


1.Masa kanak‐kanakku tidak berbeda dengan David Copperfield. Aku dilahirkan di tengah‐tengah kemiskinan dan dibesarkan dalam kemiskinan.

2.Kita memerlukan persamaan hak. Kita telah mengalami ketidaksamaan selama hidup kita. Mari kita tanggalkan pemakaian gelar‐gelar.

3.Walaupun saya dilahirkan dalam kelas ningrat, saya tidak pernah menyebut diriku raden dan saya minta kepada saudara‐saudara mulai dari saat ini dan untuk seterusnya supaya saudara‐saudara jangan memanggil saya raden.



4.Feodalisme adalah kepunyaan masa lalu  yang sudah dikubur. Feodalisne bukan kepunyaan Indonesia di masa yang akan datang.

5.Tidak, aku bukan Komunis. Aku seorang SosiaIis. Aku seorang Kiri. Orang Kiri adalah mereka yang menghendaki perubahan kekuasaan kapitalis, imperialis yang ada sekarang.

6. Pada waktu muda‐mudi yang lain menemukan kasihnya satu sama lain, aku mendekam dengan "Das Kapital".


7. Kekejaman yang paling hebat yang dapat mengganggu pikiran manusia adalah pengasingan.

8. Aku adalah orang yang takut kepada Tuhan dan cinta kepada Tuhan sejak dari lahir dan keyakinan ini telah bersenyawa dengan diriku.

9.Seseorang merasa begitu dekat kepada Tuhan pada waktu ia mengintip melalui
lobang kecil dalam selnya dan melihat bintang‐bintang, kemudian merunduk disana selama berjam‐jam.


10. Lima kali sehari aku sujud secara lahir dan batin dalam mengadakan hubungan dengan Maha Pencipta. Mungkinkah orang seperti itu jadi Komunis?
.
11. Kemerdekaan itu tidak akan tercapai dalam satu helaan nafas saja

12. Seorang pemimpin tidak berubah karena hukuman. Saya masuk penjara untuk memperjuangkan kemnerdekaan, dan saya meninggalkan penjara dengan pikiran yang sama."

13. Politik adalah machtsvorming dan machtsaanwending—pembentukan kekuatan dan pemakaian
kekuatan.

14. Aku menerangkan, bahwa sudah datang waktunya untuk menjelmakan suatu masyarakat baru yang demokratis sebagai ganti feodalisme yang telah bercokol selama berabad‐abad.


15. Aliran politikku tidak sama dengan aliran orang lain. Tapi di samping itu latar belakangku pun tidak bersamaan dengan siapapun juga. Nenekku memberiku kebudajaan Jawa dan Mistik. Dari bapak datang Theosofisme dan Islamisme. Dari ibu Hinduisme danBuddhisme. Sarinah memberiku Humanisme. Dari Pak Tjokro datang Sosialisme. Dari kawan‐kawannya datang Nasionalisme.Aku menambah renungan‐renungan dari Karl Marxisme dan Thomas Jeffersonisme.Aku belajar ekonomi dari Sun Yat Sen. Aku belajar kebaikan dari Gandhi. Aku sanggup mensynthesependidikan secara ilmu modern dengan kebudayaan animistik purbakala dan mengambil ibarat darihasilnya menjadi pesan‐pesan pengharapan yang hidup dan dapat dihirup sesuai dengan pengertian dari
rakyat kampung.

16. Apabila tidak ada barang mainan atau untuk dimakan, apabila nampaknya aku tidak punya apa‐apa didunia ini selain daripada ibu, aku melekat kepadanya karena ia adalah satu‐satunya sumber pelepas kepuasan hatiku. Ibu mempunyai hati yang begitu besar dan mulia

Meme Kata Bijak Bung Karno Tentang Agama Islam

Kumpulan Meme, Quote dan Kata Bijak Presiden Pertama RI, Ir. Sukarno tentang Agama Islam. Kata-kata tersebut saya kutip dari berbagai pidato Bung Karno maupun tulisan beliau.



1.Nyawa pergerakan rakyat di Indonesia kita, yang walaupun dalam  maksudnya sama, ada mempunyai tiga sifat: NASIONALISTIS, ISLAMISTIS dan MARXISTIS lah adanya.



2. Islam yang sejati tidaklah mengandung azas antinasionalis; Islam yang sejati tidaklah bertabiat antisosialistis.

3. Partai Boedi Oetomo, “marhum” (almarhum) Nationaal Indische Partij yang kini masih “hidup”, Partai Sarekat Islam, Perserikatan Minahasa; Partai Komunis Indonesia, dan masih banyak partai-partai lain … itu masing-masing mempunyai rokh Nasionalisme, rokh Islamisme, atau rokh Marxisme adanya.

4. Dapatkah dalam tanah jajahan pergerakan Nasionalisme itu dirapatkan dengan pergerakan Islamisme yang pada hakekatnya tiada bangsa, dengan pergerakan Marxisme yang bersifat perjoangan internasional?

5. Dapatkah Islamisme itu, ialah sesuatu agama, dalam politik jajahan bekerja bersamasama dengan Nasionalisme yang mementingkan bangsa, dengan materialismenya Marxisme yang mengajar perbendaan?

6. Tidak adalah halangannya Nasionalis itu dalam geraknya bekerja bersama-sama dengan kaum Islamis dan Marxis.

7. Bukannya kita mengharap, yang Nasionalis itu supaya berobah faham jadi Islamis atau Marxis, bukannya maksud kita menyuruh Marxis dan Islamis itu berbalik menjadi Nasionalis, akan tetapi impian kita yalah kerukunan, persatuan antara tiga golongan itu.

8.Kita ulangi lagi: Tidak adalah halangannya Nasionalis itu dalam geraknya, bekerja bersama-sama
dengan Islamis dan Marxis.

9. Orang Islam yang sungguh- sungguh menjalankan keIslamannya, baik orang Arab maupun orang India, baik orang Mesir maupun orang manapun juga, jikalau berdiam di Indonesia, wajib pula bekerja untuk keselamatan Indonesia itu.


10. Di mana-mana orang Islam bertempat, di situlah ia harus mencintai dan bekerja untuk keperluan negeri itu dan rakyatnya.


11. Rusaknya kebesaran nasional, rusaknya sosialisme Islam bukanlah disebabkan oleh Islam sendiri; rusaknya Islam itu yalah oleh karena rusaknya budi pekerti orang-orang yang menjalankannya.


12. Tidakkah Islam telah menunjukkan contoh- contoh kebesaran yang mencengang¬kan bagi siapa yang mempelajari riwayat dunia, mencengangkan bagi siapa yang mempelajari riwayat kultur?

13. Selama kaum Islamis memusuhi faham- faham Nasionalisme yang luas budi dan Marxisme yang benar, selama itu kaum Islamis tidak berdiri di atas Sirothol Mustaqim; selama itu tidaklah ia bisa mengangkat Islam dari.kenistaan dan kerusakan.



14. Islamisme yang memusuhi pergerakan nasional yang layak bukanlah Islamisme yang sejati; Islamisme yang demikian itu adalah Islamisme yang “kolot”, Islamisme yang tak mengerti aliran zaman!

15. Demikian pula kita yakin, bahwa kaum Islamis itu bisalah kita rapatkan dengan kaum Marxis, walaupun pada hakekatnya dua fihak ini berbeda azas yang lebar sekali.


16. Pedihlah hati kita, ingat akan gelap¬gulitanya udara Indonesia, tatkala beberapa tahun yang lalu
kita menjadi saksi atas suatu perkelahian saudara; menjadi saksi pecahnya permusuhan antara kaum Marxis dan Islamis.


17. Islamisme yang sejati itu ada mengandung tabiat- tabiat yang sosialistis


18. Sosialisme Islam itu tidak bersamaan dengan azas Marxisme, oleh karena sosialisme Islam itu berazas Spiritualisme, dan sosialismenya Marxisme itu berazas Materialisme (perbendaan);


19. Islamis yang “fanatik” dan memerangi pergerakan Marxisme adalah Islamis yang tak kenal akan larangan- larangan agamanya sendiri.


20. Islamisme yang sejati melarang penumpukan uang secara kapitalistis, melarang penimbunan  harta benda untuk keperluan sendiri.



21. Dapatkah ditahan kekuatannya gelombang keislaman, sesudah Rokh dan Semangat keislaman itu tertanam dan hidup?

22. Agama Islam yang asli ialah tidak merendah kan derajat kaum ibu, bahkan mempunyai orang-orang perempuan yang ternama dan termasyhur,

23. Bangsa saya meliputi oran gorang yang menganut berbagai macam agama: ada yang Islam, ada yang Kristen, dan ada yang Budha dan ada yang tidak menganut sesuatu agama.

Thursday, June 1, 2017

Meme Kata Bijak Bung Karno Tentang Pancasila Ini, Bikin Kamu Makin Cinta NKRI

Entah disadari atau tidak oleh rakyat Indonesia bahwa pernah terjadi upaya pemisahan antara sosok Bung Karno dengan Pancasila. Hal tersebut dilakukan agar tak banyak rakyat Indonesia ini yang mengenal sosok apalagi pemikiran Bung Karno. Bahkan Drs. Soewarno mengatakan bahwa Bung Karno benar-benar hendak dipendhem jero oleh penguasa orde baru, agar Sang Proklamator benar-benar dilupakan oleh anak bangsa ini. Kecuali hanya sebagai seorang tokoh yang diliputi misteri dan mistik.

Akan tetapi semua upaya itu terhenti juga. Roda zaman yang terus bergulir telah menempatkan sosok Bung Karno sesuai dengan maqamnya di republik ini, sebagai seorang founding father tanah pusaka ini. Pemerintah terus berupaya membumikan ide-ide dan pemikiran para tokoh bangsa ini, terutama Bung Karno. Peringatan 1 Juni sebagai hari Pancasila adalah salah satu upaya untuk itu. Jika tahun ini masih banyak orang yang bertanya-tanya, mengapa tanggal 1 Juni libur, bahkan mungkin ada yang mengira bahwa 1 Juni adalah hari buruh. Menjadi harapan kita bersama agar tahun depan, masyarakat sudah mengetahui untuk apa tanggal 1 Juni ditandai dengan warna merah. 1 Juni adalah Hari Pancasila.

Di bawah ini, gambar-gambar yang bertuliskan kata bijak dari Bung Karno tentang Pancasila dalam rangka hari lahir Pancasila 1 Juni 1945- 1 Juni 2017

1. Permohonanku kepada Allah SWT ialah saudara-saudara bisa membaca di dalam dada bung Karno memohon kepada Allah SWT supaya Negara Republik Indonesia tetap berdasarkan Pancasila.
(Sukarno)



2. Aku Minta Kepadamu Sekalian, Untuk betul-betul menganjurkan hal Pancasila ini kepada segenap rakyat agar supaya selamatlah negara kita ini.
(Sukarno)




3. Apa yang kuperbuat hanyalah menggali lagi mutiara lima dari bumi Indonesia itu, dan lima mutiara ini aku persembahkan kepada bangsa Indonesia yang berupa lima dasar daripada Pancasila.
(Sukarno)
baca juga :Download Pidato Bung Karno Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945

4.Sulit sekali saudara-saudara, pemersatuan rakyat Indonesia itu, jikalau tidak didasarkan atas Pancasila (Sukarno)

5. Siapa tidak mengerti bahwa kita hanyalah dapat merdeka dan berdiri tegak merdeka jikalau kita bersatu. Siapa yang tidak mengerti itu, tidak akan mengerti Pancasila (Sukarno) 


6. Pancasila itu bukan bikinan saya. Saya gali sudah bertahun­-tahun, bahkan mulai tahun 1925, 1926 saya menggalinya.


7. Dan itulah sebabnya maka di dalam Pancasila, elemen Ketuhanan ini dimasukkan dengan nyata dan tegas (Ir. Sukarno)