Selasa, 23 Januari 2018

10+ Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Loading...

Daun Kelor ? bagi anda yang tinggal di desa, di mana masih banyak tanaman yang tumbuh liar di berbagai tempat, tentu sudah tak asing dengan tanaman tersebut. Akan tetapi, bagi anda yang sejak kecil hingga dewasa hidup di kota, mungkin tak banyak mengetahui tentang daun kelor. Lebih dari itu tahukah anda, bahwa tanaman yang dahulu dianggap sepele dan hanya digunakan untuk hal-hal yang berbau gaib, ternyata menyimpan manfaat yang tidak bisa dianggap remeh bagi kehidupan manusia.

Daun kelor dipercaya bisa digunakan sebagai obat/ suplemen kesehatan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Ajeng Kinanti Sugianto dari Institut Pertanian Bogor, daun kelor memiliki kandungan gizi sebagai berikut :
Daun kelor pada layer atas atau daun muda dengan hasil analisis proksimat kadar air 13.19 %,
kadar abu 16.77% (bk),
kadar lemak 8.42% (bk),
kadar protein 39.00% (bk), dan
kadar kabohidrat 35.80% (bk)
serta hasil analisis EGCG (epigallocatechin-3-gallate) 0.76% (bk)

Daun Kelor atau merunggai (Moringa oleifera) adalah sejenis tumbuhan dari suku Moringaceae. Tumbuhan ini memiliki ketinggian batang 7—11 meter.

Daun kelor berbentuk bulat telur dengan ukuran kecil-kecil bersusun majemuk dalam satu tangkai, dapat dibuat sayur atau obat. Bunganya berwarna putih kekuning-kuningan dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau; bunga ini keluar sepanjang tahun dengan aroma bau semerbak. Buah kelor berbentuk segitiga memanjang yang disebut kelentang, juga dapat disayur.



Manfaat daun kelor


1.  Mempercepat penyembuhan luka.
Moringa memiliki khasiat pembekuan darah di daun, akar, dan biji yang bermanfaat untuk penyembuhan luka dan dapat mengurangi waktu pembekuan , yang berarti mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk goresan, luka, atau luka untuk menghentikan perdarahan.

2. Melindungi tubuh dari bakteri

Menurut Tati Winarto, seseorang pakar herbal, ekstrak daun kelor memiliki kandungan senyawa antibakteri. Dalam riset yang diterbitkan di Bayero Journal of Pure and Applied Sciences, ekstrak daun kelor mampu menghalangi perkembangan mikroorganisme berbahaya seperti Staphylococcus aureus, Pseudomonas aemenyesalnosa, Enterobacter aerogenes dan Escherichia coli. (jitunews.com)

3. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Daun kelor memiliku sifat anti-inflamasi, yang dapat mencegah atau mengobati sakit maag, penyakit hati, kerusakan ginjal, keluhan pencernaan, dan infeksi. Penggunaan umum dari minyak kelor membantu meningkatkan fungsi hati...

...hal itu karena manfaat untuk detoksifikasi racun dan zat berbahaya di dalam tubuh. Kemungkinan juga bisa mengatasi penyakit batu ginjal, infeksi saluran kemih, sembelit, retensi cairan dan diare. 


4. Anti Radikal Bebas

Daun kelor mengandung antioksidan yang disebut flavonoid, polifenol, dan asam askorbat pada daun, bunga, dan biji. anti oksidan tersebut mampu untuk melawan radikal bebas, molekul yang menyebabkan stres oksidatif, kerusakan sel, dan pembengkakan

Sebuah studi menemukan bahwa ekstrak daun memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi, kapasitas pembilasan radikal bebas, dan penghambatan oksidasi lipid, protein, dan DNA lebih tinggi daripada bunga dan biji.

Ini berarti mencegah kerusakan dan degradasi yang menyebabkan radikal bebas di sel-sel dari berbagai organ dalam tubuh, menjaga agar tetap sehat dan berfungsi sebaik mungkin.

5. Melawan Peradangan

Peradangan dapat menyebabkan penyakit kronis seperti diabetes, masalah pernafasan, penyakit kardiovaskular, artritis, dan obesitas. Moringa mengurangi peradangan dengan menekan enzim peradangan dan protein dalam tubuh, dan konsentrat daun moringa secara signifikan dapat menurunkan peradangan pada sel.


6. Menjaga kesehatan ginjal
Tati Winarto menjelaskan bahwa konsumsi makanan sehat otomatis membantu ginjal bekerja dengan optimal (fungsinya), sebaliknya makanan tak sehat (salah satunya makanan tinggi lemak) akan menumpuk di ginjal kemudian mengakibatkan timbulnya masalahan kesehatan. Konsumsi daun kelor, otomatis membantu mengembalikan kesehatan ginjal yang sudah dalam kondisi tak baik. 

7.  Menyehatkan mata
Daun kelor memiliki kandungan tinggi vitamin A yang sangat baik untuk mata. Konsumsi daun kelor bermanfaat agar organ mata selalu dalam keadaan sehat dan jernih.

Daun kelor dapat dimanfaatnya dalam menyembuhkan penyakit mata, bisa dengan dimakan secara langsung (setelah daun dibersihkan).

Menurut Tati Winarto, seseorang pakar herbal dari Yayasan Pengembangan Tanaman Obat Karyasari, menjelaskan bahwa daun kelor mempunyai  banyak kandungan gizi, salah satunya vitamin A dan kalsium.

“Kandungan vitamin A dalam daun kelor bermanfaat untuk melindungi kesehatan mata, baik itu dari mulai kurangi resiko mata plus, minus, silinder dan katarak. Daun kelor juga baik apabila dikonsumsi oleh pasien diabetes dan bermanfaat menjernihkan pandangan matanya,” kata Tati Winarto. jitunews.com

8. Daun kelor bisa digunakan untuk perawatan kecantikan

Hal ini bisa menjadi alternatif perawatan kecantikan alami. Selain menggunakan minyak atsirinya dan bubuk kelor yang dijual di pasaran, Anda bisa memanfaatkan daunnya secara langsung.

Caranya, pertama-tama buatlah pasta daun kelor. Pilih daun kelor yang masih hijau dan segar, pisahkan dari rantingnya.

Haluskan daun kelor dengan ditambahkan sedikit air saja (agar daun kelor menjadi bentuk pasta).

Kemudian dijadikan ramuan tersebut sebagai masker, pasta daun kelor tersebut bisa disimpan selama 3 hari di dalam lemari es. (makassar.tribunnews.com)


9. Menjaga berat badan

Hal penting yang jangan dilupakan yaitu untuk menjaga tubuh agar tetap seimbang berat badannya. Studi yang dilakukan para ahli menemukan bahwa teh kelor membantu untuk menangani masalah pencernaan yang manfaatnya untuk merangsang metabolisme tubuh agar optimal dalam membakar kalori.

Dilansir dari jabar.tribunnews.com, teh yang dibuat dari daun kelor mengandung polyphenol yang tinggi, yang bekerja sebagai antioksidan. Manfaat antioksidan untuk mendetoksifikasi racun di dalam tubuh, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

10. Mendukung kesehatan otak.

Moringa mendukung kesehatan otak dan fungsi kognitif karena aktivitas antioksidan dan neuro-enhancer. Ini juga telah diuji sebagai pengobatan untuk penyakit Alzheimer dengan hasil awal yang baik .

Kandungan vitamin E dan C yang tinggi melawan oksidasi yang menyebabkan degenerasi neuron, memperbaiki fungsi otak. Ini juga mampu menormalisasi serotonin, dopamin, dan noradrenalin neurotransmitter di otak, yang memainkan peran kunci dalam memori, mood, fungsi organ, respons terhadap stimulus seperti stres dan kesenangan, dan kesehatan mental , misalnya dalam depresi dan psikosis.

11. Daun kelor cukupi gizi ibu menyusui dan anak

Dilansir dari health.liputan6.com, Dosen Fakultas Farmasi UGM Yogyakarta, Yosi Bayu Murti menjelaskan bahwa pengembangan manfaat tanaman kelor di Indonesia terbilang terlambat dibanding luar negeri.

Namun, masih ada kesempatan mengembangkannya untuk pangsa pasar dalam negeri, sebelum nantinya diambil alih produsen luar negeri.

Yosi melihat potensi besar untuk mengembangkan pasar dari manfaat tanaman kelor dalam perbaikan gizi pada ibu menyusui dan anak.

"Daun kelor mengandung protein, zat besi, dan Vitamin C. Selain itu ada ada juga unsur flavonoid yang manfaatnya membantu ibu menyusui menghasilkan ASI lebih banyak. Kandungan protein membuat ASI berkualitas," kata Yosi di di Jakarta (12/8/2015).

Kandungan zat besi tinggi, yang 25 kali lebih tinggi dibanding bayam, disarankan dikonsumsi ibu usai melahirkan, dimana wanita menstruasi umumnya kehilangan banyak zat besi.

Untuk anak-anak, dapat dikonsumsi sejak sang bayi, yaitu bayi di atas enam bulan.

Namun, Yosi mengingatkan bahwa ibu hamil perlu menghindari konsumsi daun kelor saat hamil, terutama trisemester pertama.
  

12. Memperlambat efek penuaan
Sebuah studi di tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Ilmu dan Teknologi Pangan untuk menguji manfaat kelor. Mengetahui tentang kadar enzim antioksidan yang berharga, peneliti ingin menyelidiki apakah daun kelor bisa membantu memperlambat efek penuaan, dengna memanfaatkan antioksidan herbal alami, yang mampu menyeimbangkan hormon secara alami.

Studi dengan melibatkan sembilan puluh wanita menopause antara usia 45-60 tahun dibagi menjadi tiga kelompok, yang diberikan berbagai tingkat suplemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi dengan kelor dan bayam menyebabkan peningkatan yang signifikan senyawa antioksidan, yang berperan penting dalam memperlambat efek penuaan. (draxe.com)


13. Mencegah penyakit jantung
Sebuah studi pada hewan di laboratorium yang diterbitkan dalam edisi Februari 2009 dari “Journal of Medicinal Food” menemukan bahwa daun kelor mampu mencegah kerusakan jantung dan memberikan manfaat antioksidan.

Dalam studi tersebut, pemberian dosis 200 miligram per kilogram berat badan setiap hari selama 30 hari, menghasilkan berupa tingkat lebih rendah dari lipid teroksidasi, dan jaringan jantung dilindungi dari kerusakan struktural.

Para peneliti menyimpulkan bahwa daun kelor memberikan manfaat yang signifikan untuk kesehatan jantung. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan, untuk memperkuat hasil penemuan ni.


14. Mengatasi diabetes
Tingginya kandungan mineral yaitu seng, membuat daun kelor memiliki sifat anti diabetes. Kandungan tersebut diperlukan untuk produksi insulin, demikian menurut peneliti dari University of Wiconsin LaCrosse, yang melakukan sebuah studi hewan di laboratorium, yang diterbitkan dalam edisi Juni 2012 dari “Journal of Diabetes”.

Daun kelor dapat mengurangi kadar gula dalam darah sehingga menjadi normal. Daun kelor dapat dijadikan sebagai insulin alami untuk mengatasi diabetes. Sehingga konsumsi sayur daun kelor bisa mencegah penyakit gula darah atau diabetes.

Menurut draxe.com, senyawa asam chlorogenic pada daun kelor terbukti membantu mengontrol kadar gula darah dan memungkinkan sel untuk mengambil atau melepaskan glukosa (gula) yang diperlukan. Selain asam chloregnic, senyawa isothiocyanate juga telah dikaitkan dengan perlindungan alami terhadap penyakit diabetes.

Sebuah studi yang dipublikasikan di International Journal of Food Science Technology, menemukan bahwa daun kelor memiliki efek positif pada kontrol glukosa darah dan insulin pada pasien diabetes.


Demikianlah manfaat tersembunyi dari daun kelor, mudah-mudahan bermanfaat. Untuk mengonsumsinya, terlebih dahulu anda bisa mencari pada toko herbal terdekat. Biasanya sudah banyak beredar dalam bentuk teh.

sumber : 

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.


EmoticonEmoticon