Tampilkan postingan dengan label Hari Besar Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hari Besar Nasional. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Oktober 2017

Tema dan Logo Hari Santri Nasional 22 Oktober 2018

Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri merupakan keputusan Presiden Joko Widodo melalui Kepres no 22 tahun 2015 yang layak diapresiasi, bukan hanya oleh kalangan santri sendiri, melainkan oleh masyarakat secara luas. bagi kalangan santri, penetapan hari santri menjadi semacam pengingat bahwa santri sebenarnya memiliki peran besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ini menjadi pesan penting bagi santri untuk terus menjaga akhlak dan moral mereka yang selama ini sudah terjaga dengan baik.

Sementara itu, bagi masyarakat di luar komunitas santri, penetapan hari santri menjadi pengingat bahwa ada sekelompok masyarakat yang jumlahnya jutaan orang yang memiliki kegiatan positif yakni, nyantri.

Adapun dalam rangka hari santri nasional tahun 2018 ini, Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI NU: Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia) telah meluncurkan tema dan logo Hari Santri Nasional 2018. Tema dan logo ini akan dipergunakan dalam peringatan Hari Santri yang akan digelar pada tanggal 22 Oktober 2018.


1. Tema Hari Santri 2018


Hari Santri 2018 bertemakan, “Bersama Santri, Damailah Negeri”. Tema tersebut mengandung makna bahwa santri adalah kelompok yang mandiri sejak dari masa menempuh pendidikan di pesantren hingga ketika terjun di masyarakat. Santri selalu hidup mandiri tanpa mengeluh atau pun menuntut, serta tidak menyebar kebencian kepada negara.

Selain itu,, “Bersama Santri, Damailah Negeri”. kembali menegaskan kembali kebulatan tekad akan NKRI sebagai bentuk final negara Indonesia. Santri mendukung penuh Pancasila, nasionalisme, serta menolak berbagai bentuk radikalisme atas nama agama maupun ideologi khilafah anti Pancasila.
Bagi saya pribadi, tema ini relevan dimunculkan di tengah-tengah gaduhnya situasi negeri ini yang membuat Pancasila harus diuji kesaktiannya sekali lagi untuk melawan ide khilafah. Dalam hal ini, santri tetap setiap kepada Pancasila.

Baca juga :
Kata Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2017
Kumpulan Meme Hari Santri Nasional
Meme Ucapan Hari Santri nasional


2. Logo Hari Santri 2018


Logo Hari Santri Nasional Tahun 2018 menampilkan gambar sepasang santri putera dan putri yang memegang pita bendera merah putih. Dengan tagline tema Hari Santri 2018, 'S, “Bersama Santri, Damailah Negeri”' serta hastag #harisantri2017.

Gambar logo tersebut bisa bapak ibu lihat pada gambar di bawah ini



Berikut ini adalah rangkaian kegiatan yang akan digelar dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Tahun 2018.

11 - 12 Agustus : Kopdar Akbar Santrinet Nusantara dan Car Free Day Bershalawat bersama Nissa Sabyan di Jakarta
29 - 31 Agustus : Pesan Trend (Ngaji kitab Ihya’ ulum al-din bersama Gus Ulil Abshar Abdalla) di Jakarta
September-Oktober : Pesantren Business Challenge (ajang pengembangan ekonomi dan bisnis di lingkungan pesantren)
18 – 20 September : Muktamar Pemikiran Santri Nusantara di Yogyakarta
19 September : Ketika Kyai, Nyai, Santri Berpuisi dan Pegon Exhibition di Yogyakarta
1 – 7 Oktober : Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) di Jambi
21 Oktober : Santriversary (Malam puncak Hari Santri) di Bandung

Mudah-mudahan bermanfaat untuk turut menyemarakkan suasana Hari Santri Nasional

Sabtu, 14 Oktober 2017

Kata Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019




Pada bulan Oktober sejak tahun 2015 ada yang berbeda dengan bulan yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal 22 Oktober 2015 sebagai hari santri nasional (HSN).

Penetapan ini disambut antusias oleh banyak pihak. Dasar penetapan tanggal penetapan hari santri tersebut adalah Resolusi Jihad yang dipimpin oleh K.H. Hasyim Asyari. Sedangkan makna dari penetapan hari santri tersebut bahwa penetapan Hari Santri Nasional itu bagian dari bentuk apresiasi atau pengakuan negara terhadap peran santri dalam perjuangan kemerdekaan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Untuk menyemarakkan Hari santri yang diperingati pada 22 Oktober 2019 ini, di bawah ini saya kumpulkan beberapa kata ucapan hari santri nasional, yang mudah-mudahan bermanfaat bagi bapak ibuk pembaca blog ini. Di antaranya adalah ucapan hari santri dari para tokoh dan juga warganet yang banyak diunggah melalui akun twitter mereka.

Biarkan langkah kaki menapaki jejak para kiai dan alim ulama negeri ini, dengan menjadi santri. Tak banyak yang kucita-citakan selain meneladani Rasulullah dan mengabdi pada negeri ini. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019

Menjadi Santri adalah pilihan hidup, ia adalah jalan untuk menapaki jejak Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam. Tempuhlah dan gapailah kesempurnaan hidup dunia dan akhirat dengan menjadi Santri sepanjang hayat. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019

Sejuta benang terpisah dari orang tua. Hidup di pondok pesantren, takzim di hadapan kiai tuk menempuh ilmu demi masa depan dunia dan akhirat. Menjadi santri, upaya memperbaiki diri dan bangsa ini. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019. 

Berbekal niat lurus dan suci, setelah kucium punggung tanganmu, ayah ibu, kulangkahkan kakiku memasuki gerbang pesantren, doakanlah agar aku selalu rajin, ulet dan tangguh menghadapi kehidupan di pesantren, sebagai bekal kelak hidup di masa depan. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019

Baca Juga :

Logo dan Tema Hari Santri Nasional 22 Oktober 2018
Kumpulan Meme Hari Santri Nasional
Meme Ucapan Hari Santri nasional

Kesejatian dan keabadian itulah yang menjadi dasar keyakinanku untuk menjadi santri. Kehidupan dunia lalui dengan sungguh-sungguh dengan keyakinan tersebut. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019

Menjadi Santri menjadi pilihan hati, karena tak ada lagi yang mengajakku tuk hidup seimbang di dua negeri, dunia dan akhirat. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019.

Berbekal doa restu ayah ibu, yang mengantar menemui kiai, kuyakinkan diri untuk menjadi santri. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019.

Menjadi santri bukan untuk menjadi sok suci. Menjadi santri bukan agar  menjadi manusia yang eksklusif. Menjadi santri adalah upaya menjadi manusia sejati dan meneladani Rasulullah Muhammad. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019.

Semoga dengan perayaan hari santri Nasional. Kita mampu mengingat peristiwa Resolusi Jihad yang dipimpin oleh Kiai Hasyim Asyari bersama para Kiai dalam mengusir penjajah. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019.

Makna penting hari santri bagi santri adalah agar para santri mengerti dan memahami bahwa mereka adalah bagian dari bangsa Indonesia yang memiliki kewajiban suci menjaga bangsa dan negara dari berbagai ancaman. Selamat hari santri Nasional 22 Oktober 2019


Ucapan Hari Santri di twitter


Semoga tak ada lagi politisir ayat suci untuk kepentingan sesaat. Radikalisme, Intoleransi menjadi PR bersama. Selamat Hari Santri (twitter @Syahbari)

Banggalah mnjadi santri,karena santri adalah pasukan penerus perjuangan dakwah Rasulullah SAW (https:twitter.com/AdiendaZuhra)

Dari santri untuk negeri, santri identitas nusantara. Selamat Hari Santri ( https://twitter.com/Riazaromy3)

Santri berkontribusi terhadap bangsa Indonesia Kita.(https://twitter.com/derido18)

Santri juga garda bangsa & juga agama,santri juga bibit ulama..Semoga terhindar dari faham radikalisme,pluralisme dan liberalisme (https://twitter.com/ArryWijay4)

Resolusi Jihad 22 Okt 1945 satu penanda dari ribuan penanda pengorbanan umat Islam dalam mempertahankan Indonesia Merdeka #SelamatHariSantri (https://twitter.com/Mas_Wiranu)

Menjadi Santri itu Abadi... seperti halnya keabadian menuntut ilmu dan mengabdi untuk kebaikan #SelamatHariSantri (https://twitter.com/diensahmad)

Tuhan, semoga aku makin "Nyantri", aamiin (https://twitter.com/PunyaHilman)

Santri Nusantara berjuang Membela Islam dengan cara yang memuliakannya dan mengundang bukan "Menendang" #SelamatHariSantri (https://twitter.com/alfiarnimakhtaf)

Semoga menjadi santri beneran yg bukan cuman menyandang gelar santri namun perilaku lebih buruk dari yg bukan santri. #selamatharisantri (https://twitter.com/dickayordan)

Dari Santri untuk Negeri dengan mengabdi sepenuh hati. #selamatHarisantri (https://twitter.com/Jihadibrahim11)

Seluruh org muslim mengemban tugas santri, trus tiada henti mendalami ilmu agama&beribadat scr sungguh-sungguh #SelamatHariSantri (https://twitter.com/lim27buchari)

#SelamatHariSantri Bersama NU melawan fasisme, rasisme & radikalisme.

Saya memang ndak pernah nyantri mas, tapi saya bisa kok nyantriin anak-anak kita besok di ponpes yang kamu mau eh #selamatharisantri (https://twitter.com/mriaulfaaff)


Semoga hati para santri terus terpaut dengan Kanjeng Nabi. #SelamatHariSantri (https://twitter.com/azri_zakkiyah)

semoga santri santri di Indonesia bisa menjadi Generasi Pelurus Bangsa :) (https://twitter.com/Fha_Alpa)

Santri :Bukan hanya anak pesantren,anak yang berakhlakul Karimah juga disebut santri. #selamatharisantri. #darisantriuntuknegeri (https://twitter.com/haedardirdor)

Selamat hari santri. Bangga jadi santri. Bangga pernah mondok, mudah2an pondok bangga ama gua. Dari santri untuk negeri #SelamatHariSantri (https://twitter.com/viianiza)

Selamat hari santri :) 22 oktober..Semoga 3 matahari (iman,ikhlas,ikhsan) ada dalam diri kita :) (https://twitter.com/yandi_boomers)

Gue gak pernah belajar di Pesantren sih tapi paling kagak dulu di pengajian ikut Pesantren kilat hehe #SelamatHariSantri (https://twitter.com/KojekRapBetawi)

Kamis, 22 Desember 2016

Kumpulan Lirik Lagu tentang Ibu, Terbaik di Indonesia

Lirik lagu tentang Ibu selalu abadi untuk dikenang, karena biasanya dibuat dengan melibatkan emosi terdalam pencipta lagunya. Mendengarnya, bahkan bisa membuat kita menangis. Hal tersebut disebabkan karena Ibu merupakan simbol kasih sayang dan cinta umat manusia, siapa saja yang mengingat sosok Ibu, seketika akan terdiam, hening sejenak. Jangankan lirik, membuat puisi atau kata-kata mutiara tentang Ibu saja bisa membuat kita meneteskan air mata. Silakan coba jika tidak percaya. Pejamkan mata sejenak, kenang setiap waktu bersama ibu sedari kita kecil.

Di bawah ini kumpulan lirik lagu tentang ibu terbaik yang bisa anda gunakan untuk sejenak mengenang Ibu tercinta. Lirik tersebut diciptakan oleh musisi lintas genre mulai dari  dangdut, pop hingga punk.

Kumpulan lagu tentang Ibu terbaik
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuqRKHIjiACCS2VAENYo8EEa-Nqc7lkkFqWGDxolW6xe17WpVJDz3UFz-0fGRQotuht1Q49LH6omg2rDCaMPdHM5b6qnHvt-pmgO5F0Q-GYoqOYNK8G-E5dUIgpjGQKP9DrDe8hajMVXU/s1600/Lirik+Lagu+Ibu+oleh+Iwan+Fals.jpg


Sayangi Ibumu ( Noer Halimah/ Dangdut)


Seandainya engkau serahkan
Seluruh harta dunia
Belum cukup kau membalasnya
Keikhlasan budi jasa
Sampai kapan pun tak mungkin kau membalasnya

Murkanya ibumu murka Tuhan
Celaka kau tanpa ridlanya
Karena itu bertaubatlah
Memohon ampun padanya
Janganlah kau mendurhakai ibumu

Sembilan bulan ibu tersiksa
Mencekam melelahkan, melelahkan
Namun semua dipasrahkannya
Sejuta pengorbanan mulia
Semurni kasih-sayang, kasih-sayang
Yang tiada dua di dunia ini

Hormati patuhilah, jangan kau menyakitinya
Sayangi kasihanilah, dia ibumu


baca juga :
Kumpulan Kata-kata Mutiara Hari Ibu ( Sedih, Menyentuh Hati )
Download Pedoman Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016

Keramat ( Rhoma Irama/ Dangdut )


Hai manusia, hormati ibumu
Yang melahirkan dan membesarkanmu

Darah dagingmu dari air susunya
Jiwa ragamu dari kasih-sayangnya
Dialah manusia satu-satunya
Yang menyayangimu tanpa ada batasnya

Doa ibumu dikabulkan Tuhan
Dan kutukannya jadi kenyataan
Ridla Ilahi karena ridlanya
Murka Ilahi karena murkanya

Bila kau sayang pada kekasih
Lebih sayanglah pada ibumu
Bila kau patuh pada rajamu
Lebih patuhlah pada ibumu

Bukannya gunung tempat kau meminta
Bukan lautan tempat kau memuja

Bukan pula dukun tempat kau menghiba
Bukan kuburan tempat memohon doa
Tiada keramat yang ampuh di dunia
Selain dari doa ibumu jua


Ibuku Ibumu Ibumi (Marjinal/ Punk)


Jayalah slalu untuk dirimu Yang
senantiasa berjasa
Tak pernah ada hentinya dalam
sejarah manusia
Dia pula yang menaburkan warna
berbagai bahasa
Mengajari manusia berhati mulia
dan berbakti

Dia pula yang tak jemuh-jemuh
untuk mengasuh
Dia pula yang tak henti-henti untuk
memberi

Itulah IBU….
IBUku IBUmu IBUmi kita semua
Tanpa dia akkan pernah ada
Sejarahnya manusia…

Itulah IBU….
IBUku IBUmu IBUmi kita semua
Tanpa dia akkan pernah ada
Sejarahnya dunia…


Ibu ( Iwan Fals/ Country Pop)

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu

Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki penuh darah penuh nanah

Seperti udara kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas . . . . . . . .

Ibu . . . . . . . . . . ibu . . . . . . . . . .

Ingin kudekap dan menangis dipangkuanmu
Sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu

Lalu do'a-do'a baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas . . . . . . . . . . . . . . .

Ibu . . . . . . . . . . ibu . . . . . . . . . .


Bunda (Melly Goeslaw/ Pop) 


Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Ku pandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda

Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Reff:
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu dtimang

Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya

Tangan halus dan suci

Tlah mengangkat diri ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan

Back to reff

Oh bunda ada dan tiada dirimu
Kan slalu ada di dalam hatiku




Kumpulan Kata-kata Ucapan Hari Ibu ( Sedih, Menyentuh Hati )

Dalam rangka hari ibu, marilah sejenak kita menghentikan aktivitas kita sebentar, mengingat segala kebaikan tentang ibu, lalu mendoakan ibu kita. Bagi yang kebetulan ibunya sudah meninggal dunia, sehingga kita tak bisa lagi melihat senyumnya, tak bisa lagi mendengar suaranya, tak bisa lagi memanggil ibuuuu, bisa lagi menemani ibu,  mari doakan menurut agama dan kepercayaan kita agar beliau mendapat kebahagiaan di akhirat.

Kenanglah setiap waktu yang berlalu saat beliau masih hidup,
pada waktu kita masih kecil
kenanglah saat beliau dengan sabar mengasuh kita
kenanglah suara ibunda memanggil kita untuk makan...
kenanglah ketika kita nakal
ibu tak lelah mengingatkan kita..
lalu,
sebelum kita tidur pada malam hari
beliau mendongengkan cerita-cerita pengantar tidur
si Kancil, timun mas
lalu perlahan mata kita terpejam...tertidur
Ibu memandang wajah kita
lalu beliau membelai dengan penuh kasih sayang
sambil menitipkan doa dan harapan



Sementara, bagi mereka yang masih bisa melihat dan mendengar suara ibunda tercinta, mari doakan agar beliau selalu dikaruniai kesehatan dan kebahagiaan. Berdoalah, sambil berkomitmen jangan pernah menyakiti hatinya. Doa dan aktivitas kita sehari-hari mungkin tak mampu membalas jasa-jasanya kepada kita, namun itulah cara kita untuk menghargai jasa Ibu.

Selain itu, di bawah ini bapak Ibuk bisa membaca kumpulan kata-kata mutiara dalam rangka ibu yang bisa anda gunakan untuk mengingat ibunda tercinta.


Ibu, maafkan semua kesalahanku
selama ini tak pernah membuatmu bahagia
kini, di usia rentamu
aku hanya ingin bertobat
dengan cara membahagiakanmu
dan membuat hatimu gembira

baca juga : Kumpulan Puisi Hari Ibu Sedih Menyentuh Hati


Jauh sudah perjalanan ini
kuhela nafas panjang,
kuingat betapa setiap detik waktu berjalan
berisi penyesalan
atas semua kesalahanku padamu Ibu
maafkan aku


Ibu, doa yang keluar dari bibirmu
sehabis sholat
kini menjadi energi bagiku
untuk mengarungi kehidupan ini
menjadi manusia yang bisa engkau banggakan


Jika cinta itu berupa makhluk
yang diciptakan Allah di bumi ini
engkaulah makhluk itu
Ibu...


Ibu,
kata orang engkau penyabar,
waktu kecil, 
kau ajari aku kata-kata
iiii....bu
baa....paakkk...

lalu ketika aku mengucap dengan lancar
engkau tersenyum
lalu kau dekap aku 
dengan penuh kasih sayang...
terima kasih ibu....

baca juga : Puisi Pendek tentang Ibu Tercinta




Ibu
Di darahku mengalir darahmu
kuberharap doamu selau menyertaiku
...


Ibu
kupandangi foto lama 
pada album foto yang jarang kubuka
kumelihat
kau menggendongku

tak terasa air mata menetes
Ibu, semoga Allah selalu membahagiakanmu


Bunda,
dalam sujudmu tak lelah kau mendoakanku
tetapi
aku hanya sesekali mengingatmu
maafkan anakmu ini, Bunda


Ibu, 
rasanya ingin kuputar waktu
agar aku bisa mengisi setiap detiknya
dengan hal yang bisa membuatmu bahagia

Ibu,
baru kusadari ternyata engkaulah
wakil Allah di bumi ini
engkaulah perwujudan asmaul husna


Selamat Hari Ibu....

Download Naskah Pidato Sambutan Menteri PPPA Yohana Yembise pada Upacara Bendera Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016

Hari Ibu merupakan momentum untuk mengingat kembali jasa ibu. Pada setiap tanggal 22 Desember , bangsa Indonesia memberi kesempatan pada semua orang untuk mengenang dan merenungkan jasa ibu.
Tanggal 22 Desember merupakan waktu istimewa yang bisa kita gunakan untuk jeda sejenak dari rutinitas sehari-hari yang melelahkan. Allah SWT telah mengizinkan kita hadir ke dunia melalui seorang ibu. Beliau adalah simbol kasih sayang, "seperti udara kasih yang engkau berikan, tak mampu kumembalas, Ibu", kata Iwan Fals.
Maka, berbakti, mencintai dan mendoakannya agar beliau selalu dalam kebahagiaan merupakan kewajiban setiap anak. Selain itu, sangat penting bagi anda untuk membaca pidato Sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada Upacara Bendera Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016. Pidato tersebut penting dibaca siapa saja yang menginginkan perubahan bangsa ke arah yang lebih baik. Pidato Menteri tersebut adalah sebagai berikut.



Assalamu'alaikum Wr. Wb.,
Selamat pagi dan salam sejahtera.

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan karunia-Nya, pada pagi hari ini kita dapat hadir bersama untuk mengikuti Upacara Bendera sebagai salah satu rangkaian dari penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-88 Tahun 2016, dalam keadaan sehat wal'afiat. Syukur alhamdullilah, bahwa pada peringatan yang ke-88 Tahun zo16 ini, upacara bendera dapat dilaksanakan tepat pada tanggal 22 Desember 2016.

Peserta upacara yang saya hormati,

Peringatan Hari Ibu setiap tahunnya diselenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia, yang telah berjuang bersamasama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang meningkatkan kualitas hidupnya. Inilah yang membedakan Hari Ibu di Indonesia dengan Peringatan "Mother Days" di beberapa negara di dunia. Hari Ibu di
Indonesia dilandasi oleh tekad dan perjuangan kaum perempuan untuk mewujudkan kemerdekaan dilandasi oleh cita-cita dan semangat persatuan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tenteram, damai, adil, dan makmur sebagaimana dideklarasikan pertama kali dalam Kongres Perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

Peristiwa inilah yang kemudian dijadikan sebagai tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia dan diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Ibu, baik di dalam maupun luar negeri. Komitmen pemerintah juga dibuktikan dengan diterbitkannya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959, yang menetapkan bahwa tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu sekaligus Hari Nasional bukan hari libur.

Peringatan Hari Ibu juga menunjukkan bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia, telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukannya dengan kaum laki-laki, mengingat keduanya merupakan sumber daya potensial yang menentukan keberhasilan pembangunan. Momentum Hari Ibu juga dijadikan sebagai refleksi dan renungan bagi kita semua, tentang berbagai upaya yang telah dilakukan dalam rangka memajukan pergerakan perempuan di semua bidang pembangunan. Perjalanan panjang selama 88 tahun, telah mengantarkan berbagai keberhasilan bagi kaum perempuan dan kaum laki-laki dalam menghadapi berbagai tantantan global dan multi dimensi, khususnya perjuangan untuk mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia.

Sementara itu di era kekinian, Peringatan Hari Ibu diharapkan dapat mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa agar mempertebal tekad dan semangat unfuk bersama-sama melanjutkan dan mengisi pembangunan dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan.

Peserta upacara yang saya hormati,

Perempuan dan laki-laki memiliki peran dan kedudukan yang setara di dalam mencapai tujuan negara serta di dalam memperjuangkan kesejahteraan di semua bidang pembangunan seperti bidang pendidikan, ekonomi, sosial, politik, dan hukum. Perempuan dan laki-laki juga mempunyai kesempatan, akses serta peluang yant sama sebagai sumber daya pembangunan.

Hal ini juga sesuai dengan target yang harus dicapai dalam tujuan pembangunan nasional, baik jangka menengah dan jangka panjang ataupun target goals dari Suistainable Deueloptnent Goals (SDGs) sampai dengan tahun 2030 mendatang. Dengan mempertimbangkan kondisi dan isu-isu prioritas saat ini, PHI ke- 88 Tahun 2016 mengangkat tema "Kesetaraan Laki-Laki dan Perempuan untuk Mewujudkan Indonesa yang Bebas dari Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Perdagangan Orang dan Kesenjangan Akses Ekonomi terhadap Perempuan."

Hal ini didasari oleh situasi dan kondisi di masyarakat saat ini, manakala persoalan kekerasan, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi perempuan, masih sangat tertinggal dibandingkan laki-laki. Berbicara kekerasan dan perdagangan orang (humon trafficking), saat ini juga menjadi salah satu perhatian yang sangat serius dari pemerintah. Korban terbesar dari kasus-kasus kekerasan dan perdagangan orang, baik yang terlaporkan ataupun tidak terlaporkan adalah perempuan dan anak. Maraknya kekerasan khususnya kejahatan seksual terhadap anak juga menjadi permasalahan bangsa, yang harus segera dituntaskan oleh berbagai kalangan. Hal ini mengingat bahwa anak adalah tunas muda harapan bangsa, yang kelak akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa di masa mendatang.

Untuk itu seiring dengan perkembangan jaman dan globalisasi dunia yang tenrs berjalan, saat ini pun peran dan kontribusi perempuan dalam pembangunan tidak dapat dipungkiri lagi. Di Indonesia, saat ini telah banyak kaum perempuan yang memiliki peran dan posisi strategis di berbagai kehidupan. Hal ini membuktikan bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri. Perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara juga mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of
change).

Pergerakan perempuan dalam pembangunan, tentunya tidak terlepas dari dukungan semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha ataupun masyarakat. Untuk itu, semua rangkaian kegiatan dalam penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016 ini diharapkan mampu berjalan sesuai dengan prinsip "equal partnership". Prinsip ini mencerminkan bagaimana perempuan Indonesia bersama kaum laki-laki berperan membangun bangsa, sekaligus juga berperan aktif membangun kesejahteraan dan menjalin hubungan yang erat dengan berbagai bangsa di dunia, baik di tingkat regional maupun internasional.

Peserta upacara yang saya hormati,

Pada kesempatan PHI ke-88 Tahun 2016 ini, kami juga ingin menyampaikan bahwa pelibatan dan peningkatan peran kaum lakilaki dan keluarga dalam pembangunan, juga menjadi bagian yang penting dalam rangka penghapusan segala bentuk diskriminasi dan tindak kekerasan lainnya serta berbagi upaya untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa. Pelibatan laki-laki dalam berbagai upaya untuk mewujudkan kesetaraan gender juga sejalan dengan dideklarasikan kampanye global "He for She" di mana Bapak Presiden Joko Widodo, menjadi salah satu dari 10 (sepuluh) Kepala Negara di dunia yang didaulat untuk menjadi duta kampanye. Tentunya ini membawa makna positif bagi bangsa Indonesia, untuk terus menggaungkan pentingnya kesetaraan gender dalam berbagai dimensi pembangunan dan kehidupan masyarakat.

Sementara itu di lain sisi pentingnya ketahanan keluarga juga menjadi bagian yang harus "dikampanyekan" kembali dalam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Apabila kita cermati bersama, maraknya berbagai persoalan bangsa dan kompleksitas masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat seperti : kekerasan, traficking, p0rn0grafi, Infeksi Menular S*e*k*su*al dan HIV/AIDS, narkoba, kriminalitas dan lainnya disebabkan karena runtuhnya pondasi ketahanan dalam keluarga. Untuk itu ketahanan keluarga (melalui penanaman nilai-nilai budi pekerti dan iman dan takwa) menjadi salah satu pilar untuk menjawab dan mengatasi berbagai masalah sebagaimana tersebut di atas. Peran keluarga dituntut untuk lebih diperkuat, dibarengi dengan penanaman nilai-nilai kekeluargaan. Pentingnya peran keluarga, apabila dipahami secara mendalam telah diwariskan oleh para leluhur kita sejak puluhan tahun yang lalu.

Akhirnya, saya mengajak semua masyarakat khususnya kaum perempuan Indonesia untuk terus berkarya, mampu menjaga sosok yang mandiri, kreatif, inovatif,  percaya diri dan meningkatkan kualitas dan kapabilitas dirinya, sehingga bersama lakilaki menjadi kekuatan yang besar dalam membangun bangsa.

Selamat Hari Ibu ke-88 bagi kita semua. Semoga Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa melindungi semua langkah dan perjuangan dalam membangun bangsa dan negara tercinta.

Terima kasih
Wassalalmu'alaikum Wr. Wb


Demikian Naskah Pidato Sambutan Menteri PPPA Yohana Yembise pada Upacara Bendera Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016, silakan Download versi PDF.

Selasa, 20 Desember 2016

Download Pedoman Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016

A. Latar Belakang
1. Peringatan Hari Ibu (PHI) yang dilaksanakan pada tanggal 22 Desember setiap tahunnya, merupakan upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia yang telah berjuang dalam merebut kemerdekaan.

2. Tekad dan perjuangan kaum perempuan Indonesia untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia, dilandasi oleh cita-cita dan semangat persatuan dan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram, damai, adil dan makmur, telah dinyatakan semenjak Kongres Perempuan Indonesia yang pertama kali pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

3. Peristiwa tersebut merupakan tonggak sejarah bagi perjuangan kaum perempuan Indonesia dan senantiasa diperingati tiap tahunnya oleh bangsa Indonesia, baik laki-laki maupun perempuan, dimanapun berada baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

4. Pada Kongres Perempuan Indonesia ke III tahun 1938 di Bandung ditetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Kemudian oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional Yang Bukan Hari libur, Hari Ibu tanggal 22 Desember dijadikan hari nasional yang diperingati setiap tahun secara khidmat dan penuh makna oleh segenap bangsa Indonesia. Tahun 2016, Hari Ibu diperingati untuk yang Ke-88 kalinya.

5. Setiap kali penyelenggaraan PHI senantiasa menggugah ingatan dan pemikiran bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia ternyata sangat dirasakan manfaat dan hasilnya, terutama oleh kaum perempuan Indonesia pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.

6. Namun demikian, tekad dan perjuangan untuk meningkatkan peranan dan kedudukan kaum perempuan Indonesia dalam segala aspek kehidupan terus berlanjut, terutama di bidang politik. Hal ini ditandai dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik, dengan prinsip yang menonjol yaitu adanya nuansa kaidah demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat, aspirasi, keterbukaan, keadilan, tanggung jawab dan perlakuan tidak diskriminatif dalam NKRI. Undang-Undang inipun secara tegas mengatur bahwa pendirian dan pembentukan partai harus menyertakan paling rendah 30% keterwakilan perempuan. (Lihat Pasal 2 ayat (5), Pasal 20, dan Pasal 31 ayat (1) Undang- Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik).

7. Puncak acara PHI ke-88 akan dilaksanakan di Serang Provinsi Banten, sedangkan pelaksanaan di provinsi, kabupaten/kota dan perwakilan Indonesia di luar negeri diselenggarakan berdasarkan pedoman ini, serta disesuaikan dengan kondisi dan situasi setempat. Keterlibatan semua pihak dalam PHI ke-88 akan memperkuat dan mendorong tekad dan perjuangan kaum perempuan Indonesia.



B. Makna Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016

baca juga :

Alasan Pemerintah tidak Segera Mengangkat Guru Honorer


1. Peringatan Hari Ibu ke-88 menunjukkan bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia telah menempuh jalan panjang dalam mewujudkan peranan dan kedudukan perempuan Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam rangka menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram dan damai serta adil dan makmur.

2. Merupakan momentum untuk merenungkan tentang apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum
tercapai oleh kaum perempuan Indonesia untuk kepentingan perempuan Indonesia khususnya dan Bangsa Indonesia pada umumnya.

3. Memberikan kesempatan untuk mengoreksi kekurangan dan kelemahan yang dihadapi kaum perempuan Indonesia dalam memperjuangkan peranan dan kedudukannya dalam kancah kehidupan
berbangsa dan bernegara.

4. Sesungguhnya perjuangan meningkatkan peranan dan kedudukan kaum perempuan Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara masih panjang, namun keberhasilan yang telah dicapai selama ini hanyalah langkah awal dalam menuju cita-cita kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram dan damai serta adil dan makmur.

C. Dasar penyelenggaraan PHI Ke-88 Tahun 2016

1. Undang-undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita.

2. Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

3. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

4. Undang-undang Nomor 11 Tahun 2005 tentang Pengesahan Ratifikasi Konvensi Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya.

5. Undang-undang Nomor 12 Tahun 2005 tentang Pengesahan Ratifikasi Konvensi Hak Sipil dan Politik.

6. Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

7. Keputusan Presiden RI Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang bukan hari libur.

8. Peraturan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2015 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia.

9. Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan
Nasional.

10.Keputusan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 88 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan dan Pembentukan Panitia Nasional Peringatan Hari Ibu Ke-88 Tahun 2016.

D. Maksud dan Tujuaan Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016

1. Maksud Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016
a) Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-88 Tahun 2016 dimaksudkan untuk mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, untuk mempertebal tekad dan keyakinan dalam melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan dan pembangunan serta tekad untuk mewujudkan perdamaian yang dilandasi semangat persatuan dan kesatuan bangsa sebagai pengamalan Pancasila

b) Mengenang dan menyegarkan kembali ingatan kita akan pentingnya pemahaman dan penghayatan serta arti perjuangan dan kebangkitan kaum perempuan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kebangkitan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

c) Meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap peran dan kedudukan kaum perempuan Indonesia dalam upaya peningkatan keutuhan dan kesejahteraan keluarga dan masyarakat melalui peningkatan kualitas peran-sertanya baik peran pribadi, mandiri, maupun organisasinya dalam berbagai aktivitas pembangunan.

2. Tujuaan Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016
a. Tujuan Umum
Meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam setiap aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan.

b. Tujuan Khusus
(1). Mendorong terwujudnya kesetaraan antara perempuan dan laki-laki dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara;

(2). Meningkatkan kesetaraan hak dan kewajiban perempuan dan laki-laki dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan;

(3). Meningkatkan peran serta instansi pemerintah dan non pemerintah untuk menempatkan perempuan pada posisi pengambil kebijakan yang responsif gender.

Senin, 19 Desember 2016

Sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Terkait Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016

Maraknya kekerasan terhadap anak dan perempuan mengundang reaksi dari berbagai pihak. Meskipun sudah ada UU Perlindungan Anak dan Perempuan, kekerasan terhadap anak dan perempuan sepertinya tak surut. Salah satu penyebab mengapa kekerasan terhadap perempuan dan anak terus terjadi adalah karena korban enggan melapor kepada pihak yang berwajib.

Untuk itu, di bawah ini merupakan sambutan dari Menteri PPPA agar kaum perempuan dan anak jangan takut terhadap intimidasi apapun.

Menteri PPPA (Ibu Yohana Susana Yembise) tentang Hari Ibu 2016 menyampaikan sambutan dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-88.. Sambutan di bawah ini disalin dari buku Pedoman Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016.

Sambutan Menteri PPPA Hari Ibu
http://assets.kompas.com/data/photo/2014/10/26/2002022yohana-yembise780x390.JPG


Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia Nya, pada tahun 2016 ini kita dapat memperingati kembali Hari Ibu yang ke-88.

Hari Ibu Indonesia lahir dari pergerakan bangsa Indonesia. Dalam pergerakan kebangsaan kemerdekaan, peran perempuan Indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan panjang bangsa ini untuk meraih kemerdekaannya.

Keterlibatan perempuan dibuktikan melalui Kongres Perempuan Pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta yang telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia.

Hakekat Peringatan Hari Ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, PHI ditetapkan setiap tanggat 22 Desember sebagai hari nasional bukan hari libur.

PHI juga diharapkan mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. PHI juga diharapkan dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak dan kemajuan perempuan.

Di lain sisi juga memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

Saat ini bahkan terbukti perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara, mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of change).

Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang sadar dan memahami memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan lakilaki.

Prinsip kesetaraan yang mendasari tentang pentingnya pembagian tugas, peran dan tanggungjawab yang seimbang antara perempuan dan laki-laki mulai dari lingkup keluarga, masyarakat bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Perempuan dan laki-laki keduanya adalah "parthnership" sekaligus sumber daya insani yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional.

Bertepatan dengan PHI ke-88 Tahun 2016 ini telah diusung tema: "Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan".

Tema ini dibangun dengan melihat situasi dan kondisi bangsa Indonesia Tahun 2016 dan menyelaraskan dengan arah kebijakan pembangunan PP dan PA sebagaimana telah tercantum dalam RPJMN 2015-2019 serta mewujudkan Nawacita sebagai salah satu agenda nasional.

Telah banyak keberhasilan dan kemajuan yang dicapai perempuan Indonesia hingga saat ini, namun tidak dipungkiri bahwa kondisi perempuan dan juga anak sebagai kelompok masyarakat yang rentan dari berbagai kekerasan, eksploitasi dan perlakuan diskriminatif lainnya.

Perempuan dan anak dengan jumlah hampir 80 % dari total penduduk Indonesia keduanya merupakan sumber daya potensial dalam pembangunan.

Mengingat maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang akhir-akhir ini banyak terjadi di masyarakat, maka tema ini kami angkat untuk memberikan penyadaran kepada kita semua tentang pentingnya berbagai upaya untuk melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan dengan melibatkan semua komponen masyarakat.

Pelibatan laki-laki yang sudah dideklarasikan dalam kampanye global "Hefor She" juga bagian yang diutamakan dalam mewujudkan kesetaraan gender.

Untuk itu dengan terselenggaranya Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada 6 (enam) pimpinan organisasi perempuan yaitu OASE KK, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), TP PKK Pusat, Dharma Pertiwi, Dharma Wanita Persatuan Pusat, Bhayangkari dan mitra kerja lainnya yang selalu bersama-sama terlibat dalam penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu.

Selain itu kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Provinsi Banten, Kementerian, Lembaga, Provinsi, Kabupaten/Kota, Lembaga masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat yang sudah berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan sebagai rangkaian penyelenggaraan PHI ke-88 Tahun 2016 ini.

Harapan saya, Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016 ini dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki pada setiap aspek kehidupan baik di dalam keluarga, masyarakat, maupun bangsa dan negara untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Demikian, isi sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, semoga menginspirasi dan memberikan motivasi untuk melawan setiap jenis kekerasan terhadap perempuan dan anak.