Kartu Katalog Di Perpustakaan Apa masih Perlu?

Silahkan Like Bisikan kebangsaan di Facebook , untuk informasi terbaru tentang blog ini.

Beberapa hari yang lalu saya mendengarkan ceramah tentang Perpustakaan (hanya tiga jam) di sebuah gedung di Purwodadi. Materi yang disampaikan oleh pemateri cukup mendasar yaitu Hal teknis antara lain tentang Klasifikasi, pembuatan kartu katalog, pembuatan kantong buku.

Selain itu, peserta juga mendapat DVD berisi Software Otomasi Perpustakaan (SLIMS), E-DDC dan beberapa software lain, total file sekitar 4 GB.

Namun dari materi yang disampaikan, sebenarnya ada hal yang sangat mengganggu saya. Yaitu tentang Kartu Katalog.  Apa fungsi Katalog Kartu?. Lebih lengkapnya apa Fungsi Kartu katalog  yang berukuran  7.5 x 12.5 cm jika sebuah Perpustakaan sudah menggunakan Sistem Komputer?.

Sekedar mengingatkan, saat ini perkembangan teknologi sudah sangat pesat, ditandai keberadaan sebuah alat bernama komputer, berhasil mempermudah kehidupan berbagai bidang kehidupan. Termasuk dalam bidang Perpustakaan.

Para programmer maupun Pustakawan yang memiliki kemampuan membuat program pun berusaha mengikuti perkembangan teknologi tersebut dengan membuat kemudahan dalam bidang Perpustakaan.

Hingga terciptalah Software seperti Spunik, Pusaka, NCI Bookman. Bahkan sebuah Software yang bisa didownload gratis bernama SLIMS (Senayan Library Management System) berhasil diciptakan oleh Pustakawan-pustakawan Kreatif Tanah Air.

Software software tersebut menawarkan berbagai kemudahan, tidak hanya dalam hal Sirkulasi akan tetapi juga mencakup statistik pengunjung, Statistik buku-buku yang paling diminati, pembuatan label, pembuatan Barcode, pembuatan Kartu Anggota dan lain-lain.

Jika kita kaitkan Software Otomasi Perpustakaan dengan pertanyaan saya di paragraf tiga di atas, saya bisa menjawab bahwa kartu katalog tidak perlu digunakan jika kita sudah menggunakan Software Otomasi Perpustakaan.

Sebagai contoh, salah satu Software yang pernah saya coba adalah Senayan (SLIMS). Software ini cukup lengkap. Fitur yang ditawarkan antara lain, OPAC (Online Public Access Catalog), Cetak Barcode, cetak label buku, cetak Kartu Anggota dan lain-lain.

Ketika menggunakan SLIMS, secara otomatis fungsi Kartu katalog sudah digantikan dengan OPAC.  Kelebihan Slims bisa digunakan di berbagai komputer (LAN) bahkan bisa online di internet.

Jika kita sudah menggunakan OPAC tapi masih menggunakan Katalog Kartu sepertinya justru menyebabkan pemborosan.

Akan tetapi jika kita menggunakan SLIMS, cukup menyediakan dua buah komputer/ laptop. Satu digunakan untuk administrasi dan yang kedua digunakan sebagai OPAC.

CMIIW.

sumber gambar : http://sebuahkaryailmiah.blogspot.com/2010_12_01_archive.html

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

  1. backup itu perlu… IMHO karena teknologi komputer sangat tergantung pada listrik… kartu katalog yang non elektronik seperti itu bisa menjadi cadangan… (tentunya basis data tentang perpustakaan itu juga harus punya cadangan yang non elektronik juga)
    Q-thrynx recently posted..About loveMy Profile

    • untuk backup data memang sangat perlu, akan tetapi untuk kartu katalog saya kira cukup dengan katalog digital (OPAC). Kalo permasalahannya pada listrik, cukup diatasi dengan menggunakan UPS..(ini alasan orang2 yang males membuat kartu katalog mas ha ha :)

  2. yang jelas pasti butuh untuk pegangan…coz komputer buatan manusia yang tak sempurna,yg sempurna buatan yg diatas….gimana klo istriknya matinya lamaaaaa…???? gimana klo komputernya error???? masih mending jika komputernya masih bisa di pakai…klo komputernya gak bisa dipakai sama sekali gimana???? seperti terkena reruntuhan gempa gimana????? itu lah gunanya manusia di berikan akal agar bisa meminimalisasi kerugian yg lebih parah lagi…sekian semoga memberikan masukan…wassalam

  3. saya dah dowlod berkali-kali ya mas. tpi kok belumm bisa??? cranya nginstal gmana itu mas????? kayak gak da petunjuknya ……… mkasiih mas

  4. Ternyata nggak cuma saya yang bertanya-tanya tentang fungis katalog. Hehe. Terimakasih. atas sharing dan diskusinya..Manual dan digital memang perlu..