Senin, 05 Juni 2017

Kumpulan Puisi tentang Petani untuk Anak SD dan SMP

Petani merupakan sebuah salah satu jenis pekerjaan yang cukup tua di Indonesia. Hal tersebut bisa terjadi karena Indonesia memiliki tanah yang subur sehingga mayoritas penduduknya bekerja mengolah sawah atau ladang. Biasanya pekerjaan petani merupakan pekerjaan yang bisa diwariskan. Misalnya ada seorang yang memiliki sawah, biasanya ia akan mengajak anaknya pergi ke sawah meskipun hanya sekadar membantu dengan pekerjaan ringan.

Sebagai wujud penghargaan saya, meskipun mungkin tidak berdampak pada para petani, izinkan saya membuat puisi tentang para petani di Indonesia. Puisi ini saya buat khusus untuk Anak-anak SD dan SMP


Pak Tani yang Bekerja Keras di Sawah


Di desaku yang damai
sebagian besar penduduknya
bekerja sebagai petani

kegiatan mereka sehari-hari
adalah pergi ke sawah

setiap pagi buta
sehabis menunaikan salat subuh
dengan bertelanjang kaki
dan cangkul di pundak

Pak Tani berangkat ke sawah

Di sana, Pak Tani segera bekerja keras
dengan mengayunkan cangkulnya
berkali-kali

hingga tanah yang semula padat
menjadi gembur

Pak Tani pulang
setelah matahari yang bersinar
di atas kepala
mulai meninggi

Pada siang hari
Pak Tani beristirahat sebentar
kemudian berangkat lagi ke sawah

Sungguh Pak Tani
selalu bekerja keras setiap hari


Harga Cabe naik, Ibu Tani sungguh senang


Hari ini
dengan riang
Ibu Tani berangkat ke sawah

tiba saatnya untuk memanen cabe
yang ditanam dengan susah payah

Tiba di sawah
dengan cekatan
Ibu Tani memetik pohon cabe
kemudian memasukkan
ke dalam selendang besar
yang diubah menjadi kantung
penyimpan cabe.

Setelah agak siang
Ibu Tani pun pulang
beristirahat sebentar

siang harinya berangkat lagi
ke sawah
untuk memetik buah cabe

sore harinya cabe sudah siap dijual
jika harga tinggi
Ibu Tani senang sekali
namun jika harga rendah
Ibu Tani jadi sedih


Panas Terik adalah Sahabat Petani


Pagi yang berkabut
dan sinar mentari yang baru saja memendar
adalah sahabat setiamu kala pagi hari

Berjalan dengan langkah pasti
kau arahkan kakimu menuju ke sawahmu

Disanalah engkau kerahkan seluruh tenagamu
juga harapanmu agar kerja keras yang berlangsung setiap hari
memberikan kebahagiaan bagi anak istri tercinta

panas Terik menjadi sahabatmu
setiap hari

Cahayanya yang panas
membuat kulitmu hitam

namun berbekal cinta dan harapan
kau tetap bekerja keras di sawah

Pak Tani, semoga semua jerih lelahmu
benar benar menularkan kebahagiaan
bagi anak istri tercinta


Pak Tani Panen Padi


Akhirnya tiba juga saatnya
untuk memanen padi
yang ditanam beberapa bulan yang lalu

Dengan sabit engkau potong satu demi satu
pohon padi yang sudah menguning
kemudian engkau letakkan di atas selembar
karung

Kemudian engkau kumpulkan menjadi
satu di pinggir sawah, untuk kemudian digiling
dengan mesin yang akan memisahkan antara padi dan pohonnya


Setelah selesai proses pemisahan
tiba saatnya untuk mengangkut puluhan karung berisi padi
ke halaman rumah untuk dijemur

Setelah kering, engkasu bagi padimu menjadi dua
sebagian untuk dijual
sebagiannya lagi disimpan
untuk makan sehari-hari

Selamat Panen Raya Pak Tani !

Artikel Terkait