Kini Kita Telah Merdeka – Bangkitlah Negeri Indonesia
2009
Kini kita telah merdeka. Merdeka dari teroris dan imperialis penjajah dari suku barbar Belanda dan bangsa Eropa lainnya. Kini tak ada lagi teriakan Bung Tomo yang dengan lantang menyatakan tidak akan menyerah kepada tentara barbar Inggris. Atau mungkin Komando dari seorang tokoh Islam bangsa Indonesia, Yaitu Panglima Besar Jenderal Sudirman dalam perjalanan gerilya melawan penjajah dan teroris dungu Belanda. Kita tinggal melangkah, menyusuri jalan yang dibangun dengan tetesan darah oleh CUt Nya Dien, Sultan Agung, Pangeran DIponegoro, Pattimura dan putra putra terbaik Indonesia tercinta ini.
Kini kita telah merdeka. Para teroris itu telah pergi karena perjuangan tak kenal lelah dari para pendahulu bangsa ini. Allahu AKbar, Bambu Runcing, gerilya, pekikan semangat merdeka atau mati telah membuat membuat mereka harus meninggalkan negeri Indonesia yang pernah mereka namakan Hindia BElanda.
Kini kita telah merdeka. Tinggal kita yang menentukan nilai kemerdekaan ini. Tinggal kita yang akan menentukan apakah kelak, nama kita dikenang oleh anak cucu kita kelak. Seperti ketika kita mengenang Bung Karno dan para pahlawan. Atau mungkin kita hanya mewariskan kehancuran bagi anak cucu kita kelak.
Kini kita telah merdeka, jangan cengeng menghadapi kehidupan ini. Tantangan membentang menunggu kita untuk menyelesaikan semua masalah. Lakukan yang terbaik untuk bangsa Indonesia. ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR , MERDEKA..!!
5 comments
Trackback e pingback
No trackback or pingback available for this article

MERDEKA BUNG!!! Ayo bangkit cari dolar di internet *lho*
MERDEKA!!!
mereka !!!!!!!!!!!!!!
Om Arif…mudah2an benar kita merdeka ya..amin..perasaan sih masih setengah-setengah tuh..hiksOm link Om dah Aye pasang di Blog of Gurus…mudah2an om gak keberatan kalau ane nanya ini nanya itu ke Om/Tengkyubelajardarikecil
@hakimtea, Merdeka saya dukung kontesnya om@aRai, MErdeka juga@hamka, siapa Mereka?@belajar dari kecil, wah apa kita memang setengah merdeka ya? BLog Of Gurus, wah belum pantes di sebut guru